GO-LIFE, Apkikasi Terbaru Dari GO-Jek

Oleh : Ridwan | Jumat, 24 Februari 2017 - 07:32 WIB

Ilustrasi media sosial. (Thomas Trutschel/Getty Images)
Ilustrasi media sosial. (Thomas Trutschel/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Setelah sukses dengan beragam layanan dan sudah didownload lebih dari 33 juta kali, kali ini GO-JEK berinovasi dengan meluncurkan aplikasi terbarunya GO-LIFE.

GO-LIFE merupakan on-demand mobile platform yang menyediakan berbagai layanan mulai dari pijat profesional GO-MASSAGE, layanan kebersihan GO-CLEAN, layanan solusi otomotif GO-AUTO dan layanan kecantikan GO-GLAM.

Keempat layanan tersebut terdapat di dalam aplikasi GO-JEK, namun kini seluruh pengguna bisa memesan layanan tersebut melalui aplikasi GO-LIFE.
 
"Kami berkomitmen untuk selalu memberi kemudahan bagi para pengguna setia kami dalam mendapatkan berbagai layanan sesuai kebutuhan dengan mudah, kapanpun dan di manapun. Kami juga terus berinovasi untuk memberikan pengalaman yang lebih baik dari segi penggunaan aplikasi. Oleh karena itu, kami menjadikan layanan GO-MASSAGE, GO-CLEAN, GO-AUTO dan GO-GLAM ke dalam satu aplikasi terbaru kami yaitu GO-LIFE," ungkap CO-Founder GO-LIFE, Dayu Dara Permata di Jakarta (23/2/2017).
 
GO-LIFE merupakan solusi bagi padatnya aktivitas masyarakat yang seringkali menjadikan mereka kehilangan waktu untuk pemenuhan kebutuhan kecantikan, kesehatan, kebersihan, ataupun kendaraannya. Hadirnya aplikasi GO-LIFE akan memudahkan pelanggan dalam memilih layanan yang diinginkan.
 
GO-LIFE menghubungkan pelanggan dengan lebih dari 7.000 tenaga profesional di bidang kebersihan, otomotif, kecantikan hingga terapis pijat. Seluruh mitra GO-LIFE telah berpengalaman di bidangnya dan telah melewati seleksi serta pelatihan.
 
Kami melakukan serangkaian proses seleksi dan pelatihan bagi semua mitra GO-LIFE. Tidak hanya pelatihan sesuai bidang dan layananannya masing-masing, kami juga memberikan pelatihan Bahasa Inggris. Semua ini kami lakukan demi kepuasan pelanggan" tambah Dayu.
 
Saat ini layanan GO-LIFE dapat dinikmati di beberapa kota di mana GO-JEK beroperasi. Layanan GO-MASSAGE saat ini tersedia di Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakata, Surabaya, Bali dan Medan. Layanan GO-GLAM tersedia di Jabodetabek, Bali, Surabaya, Semarang dan Medan. Layanan GO-CLEAN saat ini tersedia di area Jabodetabek, Bandung, Bali, Surabaya, Semarang dan  Medan. Sementara untuk GO-AUTO saat ini dapat dinikmati oleh pelanggan di area Jakarta.
 
"Kami akan terus mengembangkan layanan-layanan ini hingga dapat dinikmati semua pelanggan di 15 kota di mana GO-JEK beroperasi saat ini. Kami juga sudah menambahkan fitur 24 jam dan booking advanced pada layanan GO-LIFE" ujarnya.
 
Untuk dapat menikmati beragam layanan GO-LIFE di manapun dan kapanpun, pengguna cukup mengunduh aplikasi GO-LIFE yang ada di Appstore atau Playstore. Seluruh pengguna akan dimanjakan dengan tampilan yang menarik dan berbagai kemudahan dalam mengakses layanan. 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:40 WIB

OTT di Lapas Sukamiskin Hanya Puncak Gunung Es

Pengamat hukum Margarito Kamis menilai terjadinya OTT KPK terhadap kalapas Sukamiskin menunjukkan sistem yang bekerja di Kementerian Hukum dan HAM berjalan tidak baik.

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:20 WIB

Kasus Suap di Lapas Sangat Logis Atasannya Mengetahui

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menyatakan berulang kali kasus suap di dalam lembaga pemasyarakatan terbongkar hingga sangat logis pejabat atasannya sebenarnya sudah…

Film Aquaman (Foto: Warner Bros)

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:00 WIB

Segera Tayang, Ini Penampakan Superhero DC Aquaman

Warner Bros telah merilis poster film superhero terbaru Aquaman. film ini akan dirilis akhir tahun mendatang yang akan menyuguhkan film superhero terbaru dari DC.

Wahid Husein Kapalaps Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 20:00 WIB

Wahid Husein Kalapas Sukamiskin Diduga Minta Mobil Secara Gamblang

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan permintaan, mobil, uang, dan sejenisnya oleh Kepala Lapas Sukamiskin Bandung Wahid Husein diduga secara gamblang.

 Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso (kmps)

Minggu, 22 Juli 2018 - 19:18 WIB

Penerapan Mata Uang Digital Masih Perlu Kajian

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menjelaskan perubahan gaya hidup masyarakat dan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, telah membuat menjamurnya bisnis berbasis digital yaitu…