Mercedes-Benz Jadi yang Pertama Dukung Konsep Ramah Lingkungan Bus Suroboyo

Oleh : Ridwan | Sabtu, 12 Januari 2019 - 10:25 WIB

Bus Soroboyo
Bus Soroboyo

INDUSTRY.co.id - Surabaya, PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI), sebagai agen tunggal penjualan resmi kendaraan komersial Mercedes-Benz di Indonesia menyerahkan 10 unit bus Mercedes-Benz O500U 1726 kepada pemerintah kota Surabaya.

Nantinya, Mercedes-Benz O500U 1726 tersebut akan digunakan sebagai armada baru Bus Suroboyo yang melayani masyarakat Surabaya dengan konsep ramah lingkungan yang sangat menarik.

Acara serah terima gelombang kedua tersebut diadakan di kantor Walikota Surabaya pada tanggal (4/1/2019) yang lalu dan dihadiri oleh Walikota Surabaya, Tri Risma Harini setelah sebelumnya diserahkan 8 unit bus di bulan April 2018.

Jung-Woo Park, Direktur Marketing Bus Truk Eropa dan Bus Daimler menyatakan, bahwa menciptakan solusi untuk transportasi dalam kota yang lebih efektif dan efisien merupakan fokus bus Mercedes-Benz.

Lebih dari itu, menurutnya, Bus Suroboyo beroperasi dengan skema pembayaran yang unik yakni memberikan layanan gratis bagi masyrakat dengan menukarkan botol plastik bekas.

“Kami sangat bangga untuk dapat menjadi bagian dari konsep yang luar biasa ini, meningkatkan kapasitas dan keandalan transportasi umum sekaligus melindungi lingkungan, dua poin mendasar yang juga terus dihadirkan oleh Mercedes-Benz melalui produk-produknya," kata Park.

Ditambahkan Park, berbicara mengenai ramah lingkungan, pihaknya berharap masyarakat Surabaya dapat turut mendukung program ini dengan beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi umum, terutama menggunakan Bus Suroboyo.

Mercedes-Benz O500U 1726 LE dibangun dengan desain low entry untuk memenuhi kebutuhan sistem transportasi umum jalan raya. Menggunakan mesin Euro 3 OM 906 LA III yang terbukti telah mencapai 1,000,000 km tanpa mengalami engine overhaul, tipe bus ini mampu beroperasi dengan aman, efisien dan terus stabil pada berbagai kondisi lalu lintas tengah kota.

Bus ini dilengkapi dengan sistem Engine Management untuk efisiensi bahan bakar serta kneeling system yang berfungsi untuk mengatur jarak antara bus ddengan trotorar, menjadikan bus ini mudah digunakan oleh penumpang dengan kebutuhan khusus.

“Kami percaya bahwa saat ini semakin banyak orang di kota besar seperti Surabaya yang memilih transportasi umum untuk mencapai tujuan mereka. Untuk mendukung hal ini, Daimler akan terus berinovasi untuk menghadirkan produk dengan teknologi terkemuka dan efisien serta berbagai layanan pendukung yang komprehensif," ungkap Jung-Woo Park.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

MRT Jakarta

Senin, 25 Maret 2019 - 12:35 WIB

Kadin: MRT Mampu Dorong Produktivitas Pekerja Dan Untungkan Dunia Usaha

Moda angkutan Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mulai beroperasi pada akhir Maret 2019. Kehadiran transportasi massal ini diperkirakan mampu mendorong produktivitas para pekerja dan menguntungkan…

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia

Senin, 25 Maret 2019 - 12:30 WIB

Optimalisasi Sumber Ekonomi Baru sebagai Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Riau

Optimalisasi sumber ekonomi baru menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah. Di Provinsi Riau (Prov. Riau), sektor pertanian dan pertambangan masih menjadi sektor andalan…

Ilustrasi inflasi

Senin, 25 Maret 2019 - 12:20 WIB

Inflasi Jakarta Pada Level Rendah

Jakarta - Stabilitas harga menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya Provinsi DKI Jakarta. Kerjasama yang erat dan koordinasi yang terjalin antara Bank Indonesia…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 25 Maret 2019 - 11:53 WIB

Capres Prabowo Subianto: Torang Samua Basudara

Calon Presiden Prabowo Subianto mengawali kampanye terbuka di Kota Manado, Sulawesi Utara. Dalam pidatonya di depan ribuan warga Manado, Prabowo menyatakan pentingnya persatuan dan jangan sampai…

Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro

Senin, 25 Maret 2019 - 11:20 WIB

Terjaring OTT, Kekayaan Direktur Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro Capai Rp 14,6 Milyar

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Minggu (24/3/2019) melaporkan harta kekayaan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro Rp 14.638.045.481.