Citilink Akan Berlakukan Ketentuan Baru Penerapan Tarif Bagasi Untuk Penerbangan Domestik

Oleh : Hariyanto | Jumat, 11 Januari 2019 - 14:13 WIB

Pesawat Citilink Indonesia (ist)
Pesawat Citilink Indonesia (ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Citilink Indonesia akan memberlakukan ketentuan baru yaitu penerapan tarif untuk bagasi bagi penumpang yang hendak bepergian dengan membawa bagasi tercatat pada rute-rute penerbangan domestik.

"Ketentuan yang akan diberlakukan untuk bagasi tercatat penumpang merupakan penyesuaian dari Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 185 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi," kata Pjs. VP Sales & Distribution Amalia Yaksa di Jakarta, Kamis (10/1/2019). 

Namun, ketentuan bagasi tercatat ini hanya akan diberlakukan untuk penerbangan domestik saja, khusus penumpang Citilink Indonesia rute internasional (seperti Jakarta-Penang, Banyuwangi - Kuala Lumpur dan Denpasar – Dili) serta penumpang yang telah menjadi member Supergreen atau Garudamiles member akan tetap mendapatkan 10 kg gratis dengan pembelian di page member.

Amalia menambahkan sesuai Pasal 3, PM 185 Tahun 2015, bahwa Citilink Indonesia termasuk dalam kategori maskapai dengan pelayanan "no frills" (pelayanan dengan standar minimum).

"Maka sesuai dengan kelompok pelayanan yang tertera pada Pasal 22 khususnya butir c PM 185 tahun 2015 yang menyatakan bahwa maskapai no frills dapat mengenakan biaya untuk pengangkutan bagasi tercatat," tambahnya. 

Saat ini, manajemen Citilink Indonesia sedang melakukan koordinasi dengan stakeholders baik external (termasuk otoritas) maupun internal guna mempersiapkan seluruh infrastruktur pendukung yang diperlukan bagi pelaksanaan ketentuan bagasi tercatat yang baru ini mulai dari SOP hingga kesiapan SDM, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Citilink Indonesia mengharapkan bahwa ketentuan terbaru terkait bagasi tercatat ini dapat berjalan dengan baik dengan terus menjaga kualitas pelayanan penerbangan yang selalu mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan bagi seluruh penumpangnya.

“Selain itu, ketentuan ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam dinamika iklim industri penerbangan nasional yang positif dengan persaingan yang sehat,” ujarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 16 Januari 2019 - 09:00 WIB

PUPR Lanjutkan Pembangunan Jalan Trans Papua

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus melanjutkan pembangunan Jalan Trans Papua demi meningkatkan konektivitas, membuka daerah terisolir dan mengurangi tingkat kemahalan harga…

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, (Foto Dok Industry.co.id_

Rabu, 16 Januari 2019 - 09:00 WIB

20 Peserta Terbaik Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu Wujud Optimisme Generasi Muda

Menjadi seorang sociopreneur atau menjalankan usaha berbasis pemberdayaan masyarakat/sosial, belakangan ini menjadi pilihan populer di kalangan generasi muda Indonesia. Kreativitas tinggi, didukung…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar saat konferensi pers kinerja akhir tahun (Foto: Kemenperin)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:30 WIB

Empat Program Kerja Prioritas Kemenperin

Kementerian Perindustrian siap mengerjakan empat program kerja prioritas 2019 sebagai langkah strategis untuk membangun industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian agar lebih…

Ilustrasi hujan deras. (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:25 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Petir di Jaksel dan Jakbar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu (16/1/2019) siang hingga…

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WIB

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential

United Overseas Bank Limited (UOB) hari ini mengumumkan telah diperbaruinya perjanjian strategis bancassurance regional dengan Prudential Group untuk 15 tahun. Biaya sebesar SGD1,15 miliar akan…