Karyawan Incoray Tuntut Hak Pensiun Secara Proporsional

Oleh : Wiyanto | Kamis, 10 Januari 2019 - 16:58 WIB

Herry SB karyawan Incoray Nitrama dan kawan bersama kuasa hukumnya
Herry SB karyawan Incoray Nitrama dan kawan bersama kuasa hukumnya

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Beberapa karyawan PT Incoray Nitrama menghadiri undangan Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Selatan. Kehadiran mereka untuk menyelesaikan pengajuan pensiun karyawan ke PT Incoray. Penyelesaiannya ini secara Tripartite, yaitu pihak karyawan, Perusahaan dan difasilitasi oleh Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Selatan.

Herry SB bersama tiga rekannya, sebagai karyawan PT Incoray mengajukan pensiuan yang diharapkan hak-hak pensiuan didapatkan pihaknya.

"Ini kita ke Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Selatan minta Penyelesaian pensiunan yang harus diselesaikan oleh perusahaan beserta kewajiban dan hak kita yang harus ditunaikan Incoray," kata dia di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Herry SB menjelaskan, tuntutan pensiuan adalah hak dirinya dan ketiga kawannya tersebut. Diuraikan akar permasalahannya, ketika dirinya dan kawan kawan yang usia 57 tahun tidak lagi terpakai sebagai jasa teknisi, di kantor diabaikan dan tidak terpakai di lapangan.

Atas dasar jasa tenaganya tidak terpakai lagi, Herry SB dan ketiga kawannya mengajukan surat pensiun ke perusahaan pada November 2018. Usulan pengajuan pensiun tidak mendapatkan respon dari Incoray. Melihat perkembangan tersebut, Herry SB cs meminta bantuan hukum ke Rellina & Co untuk menjadi penasehat hukum atas hal ini.

Atas somasi dari penasehat hukum ke Incoray, terjadilah pertemuan Bipartit. Mempertemukan antara karyawan yang mengajukan pensiuan dan hak yang harus diselesaikan oleh perusahaan. Maka pada awal Desember 2018, Bipartit terjadi dengan janji satu minggu segala permasalahan pengajuan hak dapat dijawab oleh Incoray.

"Namun sampai saat ini kita enggak dapat jawaban apa-apa dari perusahaan. Ini kita kesel banget," katanya.

Ketika Bipartit tidak selesai, maka Selasa 10 Januari 2019, terjadilah pertemuan Tripartite. Pertemuan tersebut kata Herry SB, pihak Incoray akan menjawab dalam tempo sepuluh hari kedepannya atas hasil pembicaraan Tripartite di Dinas Ketenagakerjaan Jakarta Selatan.

Kuasa Hukum Herry SB dari Rellina & Co, Previany Annisa Rellina mengungkapkan, pihak Incoray harus bertanggung jawab atas pengajuan pensiun oleh karyawanya. Sebab sebagai perusahaan yang mempekerjakan karyawan harus memenuhi kewajiban ke karyawan yang mau pensiun.

"Jumlah angka atau nilai pensiuan yang kita ajukan belum bisa dibuka. Ada hitungan - hitungannya. Kita minta dan himbau Incoray melaksanakan dan mengikuti seluruh ajuan pensiuan dari pihak Herry dan kawan-kawan," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar saat konferensi pers kinerja akhir tahun (Foto: Kemenperin)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:30 WIB

Empat Program Kerja Prioritas Kemenperin

Kementerian Perindustrian siap mengerjakan empat program kerja prioritas 2019 sebagai langkah strategis untuk membangun industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian agar lebih…

Ilustrasi hujan deras. (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:25 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Petir di Jaksel dan Jakbar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu (16/1/2019) siang hingga…

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WIB

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential

United Overseas Bank Limited (UOB) hari ini mengumumkan telah diperbaruinya perjanjian strategis bancassurance regional dengan Prudential Group untuk 15 tahun. Biaya sebesar SGD1,15 miliar akan…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46 WIB

IHSG Bergerak Menguat Terbatas

Jakarta - Secara teknikal IHSG break out resistance dan upper bollinger bands sehingga terus bergerak menguat menguji FR261.8% dikisaran 6424. Indikator Stochastic bergerak terkonsolidasi pada…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:30 WIB

Rawan Penyelundupan, Penertiban Kawasan Batam Segera Dilakukan

Pemerintah meluncurkan Program Nasional Penertiban Kawasan Bebas Batam dan Pesisir Timur Sumatera, demi memastikan penegakan hukum di daerah yang rawan penyelundupan.