Dua Perusahaan Listing di BEI, Ini Harapan Ketum Kadin

Oleh : Ridwan | Kamis, 10 Januari 2019 - 14:15 WIB

Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani saat ikut serta dalam meresmikan pencatatan umum perdana saham (Listing) PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) dan PT Pollux Investasi Internasional Tbk (POLI) di Bursa Efek Indonesia (BEI)
Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani saat ikut serta dalam meresmikan pencatatan umum perdana saham (Listing) PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) dan PT Pollux Investasi Internasional Tbk (POLI) di Bursa Efek Indonesia (BEI)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani ikut meresmikan pencatatan umum perdana saham (Listing) PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) dan PT Pollux Investasi Internasional Tbk (POLI) di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Terkait hal ini, pihaknya berharap kehadiran dua emiten baru tersebut dapat ikut memberikan kontribusi terhadap perkembangan pasar modal Indonesia khususnya.

"Pastinya kepada PT Estika dan Pollux diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata kepada perekonomian indonesia karena tentunya dengan mencatatkan diri kepada BEI diharapkan tata kelola atau capability perusahaan harus ditingkatkan sehingga ini juga memberikan aset manfaat buat kita semua," kata Rosan. 

Ia juga mengungkapkan bila perdagangan saham kedua perusahaan tersebut bukan merupakan perdagangan yang dibentuk. Hal tersebut terpampang dari kinerja saham BEEF dan POLI saat perdana mencatatkan saham di BEI. 

"Kalau kita lihat alhamdulillah mencapai kenaikan yang cukup tinggi disertai frekuensi yang sangat aktif. Jadi kalau kita lihat ini adalah pasar yang rill bukan pasar yang dibentuk," ungkapnya. 

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada BEI yang mencetak rekor berkaitan dengan jumlah perusahaan baru yang melantai di pasar modal melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). 

"Tentunya saya juga memgucapkan selamat kepada BEI yang tahun lalu mencatatkan rekor dalam segi pencatatan saham ada 57 emiten yang merupakan rekor tertinggi sejak privatisasi BEI," kata Rosan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WIB

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential

United Overseas Bank Limited (UOB) hari ini mengumumkan telah diperbaruinya perjanjian strategis bancassurance regional dengan Prudential Group untuk 15 tahun. Biaya sebesar SGD1,15 miliar akan…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:30 WIB

Rawan Penyelundupan, Penertiban Kawasan Batam Segera Dilakukan

Pemerintah meluncurkan Program Nasional Penertiban Kawasan Bebas Batam dan Pesisir Timur Sumatera, demi memastikan penegakan hukum di daerah yang rawan penyelundupan.

Dirut BTN Maryono (Fot Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:00 WIB

Himbara: Industri Perbankan Memerlukan Pengaturan Suku Bunga Deposito

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan suku bunga deposito agar tidak terjadi perlombaan kenaikan suku bunga yang "tidak kondusif"…

Ilustrasi Gula Rafinasi (ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 06:00 WIB

Kemenperin: Kebutuhan GKR untuk Industri Naik 6 Persen per Tahun

Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi naik sebesar 5-6 persen per tahun.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (Foto Ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 05:30 WIB

BCA Pastikan Akuisisi Bank Kecil Selesai Tahun Ini

PT Bank Central Asia Tbk memastikan proses akuisisi bank umum kegiatan usaha I (BUKU I) atau bank bermodal di bawah Rp1 triliun akan selesai pada tahun ini, setelah rencana tersebut tak kunjung…