Chandra Asri Petrochemical Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tsunami Selat Sunda

Oleh : Herry Barus | Rabu, 09 Januari 2019 - 19:02 WIB

Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) Peduli Banten (Foto Dok Industry.co.id)
Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) Peduli Banten (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Kota Cilegon dan Palang Merah Indonesia (PMI) sebesar Rp. 500 juta untuk Kabupaten Pandeglang pasca tsunami Selat Sunda yang terjadi akhir Desember tahun lalu.

Bantuan ini diserahkan langsung kepada Plt Walikota Cilegon, Drs. H. Edi Ariadi, M.Si di kantor beliau dan disaksikan oleh berbagai pemangku kepentingan dari Cilegon.

 “Sebagai bentuk kepedulian kami, Chandra Asri Petrochemical ingin turut membantu saudara-saudara kami di yang terkena dampak bencana tsunami. Saat ini kami fokuskan agar bantuan ini dapat mencukupi kebutuhan tanggap darurat yang dikoordinasikan oleh Pemerintah Kota Cilegon dan Palang Merah Indonesia,” ujar Suryandi.

“Untuk jangka panjang, kami akan menggandeng Yayasan Habitat for Humanity yang juga telah menjadi mitra kami sejak dulu untuk proses pembangunan kembali,” tambah Suryandi.

 Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada 2 Januari 2019, jumlah korban tewas tsunami Selat Sunda mencapai 437 orang, luka-luka sebanyak 14.075 orang dan jumlah masyarakat yang turut mengungsi sebanyak 36.923 orang.

 Untuk bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena dampak tsunami Selat Sunda, CAP memberikan dukungan dalam dua fase. Fase awal, atau fase emergency ini diserahkan kepada Walikota Cilegon dan PMI, dan fase jangka panjang dalam masa recovery dimana CAP akan bekerja sama dengan Yayasan Habitat for Humanity membangun hunian sementara dan sarana kebersihan seperti toilet dan kamar mandi. Jumlah total bantuan kemanusiaan yang diberikan oleh CAP untuk kedua fase ini adalah sebesar Rp 2 miliar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WIB

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential

United Overseas Bank Limited (UOB) hari ini mengumumkan telah diperbaruinya perjanjian strategis bancassurance regional dengan Prudential Group untuk 15 tahun. Biaya sebesar SGD1,15 miliar akan…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46 WIB

IHSG Bergerak Menguat Terbatas

Jakarta - Secara teknikal IHSG break out resistance dan upper bollinger bands sehingga terus bergerak menguat menguji FR261.8% dikisaran 6424. Indikator Stochastic bergerak terkonsolidasi pada…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:30 WIB

Rawan Penyelundupan, Penertiban Kawasan Batam Segera Dilakukan

Pemerintah meluncurkan Program Nasional Penertiban Kawasan Bebas Batam dan Pesisir Timur Sumatera, demi memastikan penegakan hukum di daerah yang rawan penyelundupan.

Dirut BTN Maryono (Fot Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:00 WIB

Himbara: Industri Perbankan Memerlukan Pengaturan Suku Bunga Deposito

Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memandang saat ini industri perbankan masih memerlukan pengaturan suku bunga deposito agar tidak terjadi perlombaan kenaikan suku bunga yang "tidak kondusif"…

Ilustrasi Gula Rafinasi (ist)

Rabu, 16 Januari 2019 - 06:00 WIB

Kemenperin: Kebutuhan GKR untuk Industri Naik 6 Persen per Tahun

Kementerian Perindustrian memproyeksi kebutuhan gula kristal rafinasi (GKR) untuk sektor industri makanan dan minuman serta industri farmasi naik sebesar 5-6 persen per tahun.