Tahun Ini, Kemenkominfo Targetkan 20 Ribu Orang Digital Talent

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 09 Januari 2019 - 14:53 WIB

Perusahaan komputasi awan milik Alibaba Group, hari ini, Rabu (9/1/2019) meiuncurkan data center kaduanya di Indonesia untuk menjawab permintaan pelanggan yang semakin meningkat.
Perusahaan komputasi awan milik Alibaba Group, hari ini, Rabu (9/1/2019) meiuncurkan data center kaduanya di Indonesia untuk menjawab permintaan pelanggan yang semakin meningkat.

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika ingin mencetak  sumber daya manusia yang unggul di bidang digital. Oleh karena itu, Kominfo menargetkan 20 ribu SDM untuk dilatih dalam program digital talent scholarship atau beasiswa pelatihan intensif talenta digital bagi masyarakat.

“Tahun ini kami menargetkan 20 ribu orang digital talent, dimana tahun sebelumnya 1.000 orang digital talent. Kami juga meminta Alibaba turut partisipasi dalam mendukung digital talent scholarship,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara seusai peluncuran pusat data kedua Alibaba Cloud di Indonesia, di Hotel Mulia, Rabu (9/1/2019).

Rudiantara mendesak kepada raksasa e-commerce Alibaba untuk melatih ribuan entrepreneur bidang teknologi di Indonesia. Kendati sebelumnya, pendiri Alibaba Jack Ma telah berkomitmen untuk fokus ke talenta teknisi.

Lanjutnya, kendati belum siap untuk mendirikan institut teknologi besutan Alibaba, setidaknya mereka memiliki silabus yang bagus untuk diterapkan di Indonesia. “Bawa saja silabusnya ke Indonesia nanti kita periksa kemudian disesuaikan kebutuhan di Indonesia. Padahal kan teknologinya sudah masuk ke Indonesia,” pintanya.

Lanjutnya, dalam kurun tiga hingga lima tahun mendatang perkembangan ekonomi digital itu yang banyak berperan berasal dari sumber daya manusia dari Indonesia. Meskipun talent-talent dari Indonesia banyak tapi mereka itu berada di negara orang, karena mereka tidak boleh pulang lah di iming-imingi kewarganeragaan , fasilitas lain dan lainnya.

Indonesia sendiri memang disebut-sebut kekurangan engineer terlatih dalam bidang teknologi. Kehadiran Jack Ma Institute ini diharapkan bisa melatih ratusan pengembang dan engineer di bidang cloud computing untuk membantu bisnis Indonesia lebih mengarah ke digital.

Bagi Alibaba sendiri, Indonesia merupakan salah satu pasar yang penting. Bahkan pada Maret lalu, Alibaba Cloud juga meluncurkan pusat datanya di Indonesia.

Jack Ma mengatakan, perusahaannya akan terus berinvestasi di Indonesia.

"Tidak hanya dalam bidang e-Commerce, tetapi juga cloud computing, logistik, dan infrastruktur di Indonesia. Tujuannya membantu bisnis lokal terus tumbuh," kata Jack Ma

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi inflasi

Senin, 25 Maret 2019 - 12:20 WIB

Inflasi Jakarta Pada Level Rendah

Jakarta - Stabilitas harga menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya Provinsi DKI Jakarta. Kerjasama yang erat dan koordinasi yang terjalin antara Bank Indonesia…

Capres Prabowo Subianto (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 25 Maret 2019 - 11:53 WIB

Capres Prabowo Subianto: Torang Samua Basudara

Calon Presiden Prabowo Subianto mengawali kampanye terbuka di Kota Manado, Sulawesi Utara. Dalam pidatonya di depan ribuan warga Manado, Prabowo menyatakan pentingnya persatuan dan jangan sampai…

Dealer baru Piaggio Indonesia

Senin, 25 Maret 2019 - 11:26 WIB

Piaggio Indonesia Perluas Jaringan Diler Baru di Wilayah Tangerang dan Selatan Jakarta

PT Piaggio Indonesia berkolaborasi dengan PT Anugerah Sinergi Pratama membuka diler pertama di tahun 2019 guna memperluas jaringan untuk memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik bagi pelanggan…

Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro

Senin, 25 Maret 2019 - 11:20 WIB

Terjaring OTT, Kekayaan Direktur Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro Capai Rp 14,6 Milyar

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Minggu (24/3/2019) melaporkan harta kekayaan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro Rp 14.638.045.481.

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 25 Maret 2019 - 11:17 WIB

BMKG: Equinox, Fenomena Biasa, Masyarakat Dihimbau Tenang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi beredarnya berita yang menyebutkan adanya fenomena Equinox yang menyebabkan peningkatan suhu ekstrem berakibat sun stroke dan…