RS Premier Grup Galang Kerjasama dengan FORMAKSI

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 09 Januari 2019 - 11:31 WIB

Perusahaan asuransi yang tergabung dalam Forum Asuransi Kesehatan Indonesia (FORMAKSI) pada Selasa (08/01/2018)melakukan penandatanganan kerjasama dengan Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia atau RS. Premier Group (RS. Premier Bintaro dan RS. Prem
Perusahaan asuransi yang tergabung dalam Forum Asuransi Kesehatan Indonesia (FORMAKSI) pada Selasa (08/01/2018)melakukan penandatanganan kerjasama dengan Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia atau RS. Premier Group (RS. Premier Bintaro dan RS. Prem

INDUSTRY.co.id -Jakarta-Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia atau RS. Premier Grup ( RS. Premier Bintaro dan RS. Premier Jatinegara) pada Selasa (08/01/2019) melakukan seremoni penandatanganan Kesepakatan Addendum Kerjasama Layanan Cashless atas pasien Coordination of Benefit (COB) BPJS Kesehatan dengan perusahaan asuransi swasta yang tergabung dalam Forum Asuransi Kesehatan Indonesia (FORMAKSI)

FORMAKSI sendiri merupakan suatu forum yang mewadahi perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum yang memasarkan produk asuransi kesehatan. FORMAKSI berdiri tahun 2009 dan beranggotakan 12 perusahaan asuransi.  Sedangkan yang hari ini akan melakukan penandatanganan kerjasama adalah dari 10 perusahaan Asuransi yaitu : Asuransi Sinar Mas,  AVRIST Insurance, Allianz Life Indonesia, Equity Life Indonesia, BNI Life Insurance, Centra Asia Raya ( CAR) Insurance, Asuransi ABDA, Asuransi Sinar Mas MSIG, Asuransi MAG dan Lippo General Insurance.

Kerjasama yang bertempat di Sultan Hotel Jakarta, itu, merupakan addendum dari Kerjasama Penjaminan langsung atau Direct Billing yang sudah berjalan sebelumnya antara masing-masing Perusahaan Asuransi dengan RS Premier Grup. Dengan adanya jaminan BPJS Kesehatan maka kerjasama ini diperluas untuk pasien CoB BPJS Kesehatan.

Coordination of Benefit (COB) sendiri adalah dua atau lebih perusahaan penanggung (BPJS Kesehatan dan asuransi swasta) yang menanggung orang (nasabah) yang sama untuk manfaat asuransi kesehatan yang sama. Tujuannya mengoptimalkan manfaat yang diberikan kepada nasabah.

Saat ini bagi pasien BPJS Kesehatan yang juga memiliki Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) yang mereka beli dari Asuransi Swasta, mereka harus membayar terlebih dahulu selisih biaya yang terjadi jika memilih perawatan diatas haknya (naik kelas kamar). Selisih ini dalam istilah asuransi dikenal dengan nama ekses.

Dengan adanya perluasan kerjasama ini, maka pasien BPJS Kesehatan yang juga memiliki AKT tidak perlu membayar ekses tersebut di Rumah Sakit karena ekses yang timbul akan langsung ditagih oleh Rumah Sakit ke Perusahaan Asuransi yang menerbitkan Polispasien (Layanan Cashless), tentu sesuai dengan Syarat dan Kondisi serta Batasan Jaminan Polis. Hal tersebut akan memberikan kemudahan bagi pasien yang memiliki jaminan BPJS Kesehatan dan yang sekaligus membeli Asuransi Kesehatan Tambahan dari 10 Asuransi tersebut .

 Saat ini bagi pasien BPJS Kesehatan yang memiliki Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) harus membayar terlebih dahulu selisih biaya yang terjadi jika memilih perawatan diatas haknya (naik kelas kamar). Selisih ini dalam istilah asuransi dikenal dengan nama ekses.

Dengan adanya perluasan kerjasama ini, maka pasien BPJS Kesehatan yang juga memiliki AKT mendapat kemudahan karena ekses yang timbul  akan langsung ditagih oleh Rumah Sakit ke Perusahaan Asuransi yang menerbitkan Polis AKT pasien sesuai dan benefit limit yang dimiliki oleh pasien dimaksud.

“Kerjasama yang ditandatangani hari ini merupakan addendum dari Kerjasama Direct Billing yang sudah berjalan sebelumnya. Dengan adanya Adendum PKS ini, maka kerjasama ini diperluas untuk pasien CoB BPJS Kesehatan”, jelas Dumasi M M Samosir, Direktur Eksekutif FORMAKSI, di Jakarta pada Selasa (08/01/2018).

“Kami berharap perluasan kerjasama ini akan memberi kemudahan bagi pasien yang memiliki jaminan BPJS Kesehatan dan membeli asuransi kesehatan tambahan. Adendum PKS ini juga ditujukan untuk memaksimalkan penggunaan asuransi yang dimiliki”, tambah Dumasi.

“10 Perusahaan asuransi yang tergabung dalam FORMAKSI akan memberikan dukungannya sebagai pihak Penjamin Kedua (Asuransi Kesehatan Tambahan), sementara pihak BPJS Kesehatan sebagai Penjamin Pertama sesuai aturan Permenkes No. 4 Tahun 2017 “, lanjut Dumasi.

Penandatanganan Adendum kerjasama dengan RS. Premier Group ini merupakan  penandatanganan kerjasama yang kedua dengan Rumah Sakit untuk hal yang sama. Sebelumnya pada September 2018, penandatanganan kerjasama layanan cashless untuk pasien CoB BPJS Kesehatan juga telah dilakukan dengan RS Hermina Group.

FORMAKSI merupakan suatu forum yang mewadahi perusahaan asuransi jiwa dan asuransi umum yang memasarkan produk asuransi kesehatan. Didirikan pada tahun 2009, kini FORMAKSI beranggotakan 12 perusahaan asuransi yaitu PT Asuransi Allianz Life Indonesia; PT Asuransi Bina Dana Arta, Tbk; PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya; PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG; PT Asuransi Multi Artha Guna, Tbk; PT Asuransi Sinar Mas; PT Astra Aviva Life; PT Avrist Assurance; PT BNI Life Insurance, PT Equity Life Indonesia, PT Lippo General Insurance, Tbk dan PT Asuransi Jiwa Tugu Mandiri.

Misi FORMAKSI diantaranya adalah memberikan perlindungan kepada para Tertanggung (Peserta Asuransi Kesehatan) agar mendapatkan perlindungan yang wajar atas hak-haknya sebagai peserta asuransi kesehatan dan juga menumbuhkan hubungan timbal balik yang sehat antara asuransi dan Pemberi Pelayanan Kesehatan.

 Beberapa program kerja yang telah dijalankan oleh FORMAKSI seperti Seminar untuk 136 RS di Jabodetabek dan Bandung, pembuatan standarisasi Formulir Klaim Rawat Inap dan Rawat Jalan FORMAKSI, menjadi nara sumber dan pembicara dalam diskusi panel mengenai SJSN, Sosialisasi Jaminan Asuransi kepada Rumah Sakit Provider, Diskusi tarif biaya perawatan dengan beberapa Rumah Sakit Provider dan Penyeragaman materi PKS Rumah Sakit Provider.

 Terdapat hampir 3 juta peserta asuransi kesehatan yang saat ini terdaftar di perusahaan yang tergabung dalam FORMAKSI yang dapat menggunakan layanan ini.

 Dengan adanya kerjasama ini, FORMAKSI dan RS. Premier Group memiliki komitmen serta prioritas untuk memberikan kemudahan pelayanan bagi pasien yang memiliki fasilitas asuransi kesehatan tambahan. Ini selaras dengan upaya memberikan dukungan terhadap peraturan pemerintah dan untuk mempermudah dan memaksimalkan manfaat dari Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Rabu, 16 Januari 2019 - 09:00 WIB

PUPR Lanjutkan Pembangunan Jalan Trans Papua

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus melanjutkan pembangunan Jalan Trans Papua demi meningkatkan konektivitas, membuka daerah terisolir dan mengurangi tingkat kemahalan harga…

Triawan Munaf, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, (Foto Dok Industry.co.id_

Rabu, 16 Januari 2019 - 09:00 WIB

20 Peserta Terbaik Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu Wujud Optimisme Generasi Muda

Menjadi seorang sociopreneur atau menjalankan usaha berbasis pemberdayaan masyarakat/sosial, belakangan ini menjadi pilihan populer di kalangan generasi muda Indonesia. Kreativitas tinggi, didukung…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar saat konferensi pers kinerja akhir tahun (Foto: Kemenperin)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:30 WIB

Empat Program Kerja Prioritas Kemenperin

Kementerian Perindustrian siap mengerjakan empat program kerja prioritas 2019 sebagai langkah strategis untuk membangun industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian agar lebih…

Ilustrasi hujan deras. (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:25 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Petir di Jaksel dan Jakbar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu (16/1/2019) siang hingga…

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WIB

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential

United Overseas Bank Limited (UOB) hari ini mengumumkan telah diperbaruinya perjanjian strategis bancassurance regional dengan Prudential Group untuk 15 tahun. Biaya sebesar SGD1,15 miliar akan…