Petani Menilai Bibit Jagung Pemerintah Tingkatkan Produksi

Oleh : Herry Barus | Selasa, 08 Januari 2019 - 14:30 WIB

Tanaman jagung
Tanaman jagung

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Serikat Tani Nasional (STN) menilai, bantuan bibit jagung yang didistribusikan Pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) membantu meningkatkan produksi tanaman.

"Produksinya (jagung) meningkat, kualitasnya juga bagus," kata Ketua STN Ahmad Rifai.

Menurut Rifai, pemberian bibit ini merupakan langkah maju yang harus diapresiasi karena mampu mengurangi beban petani. Apalagi, kelangkaan jagung yang terjadi akhir-akhir ini membuat wilayah Bima terus berbenah untuk menjadi salah satu lumbung jagung dengan kualitas baik.

"Saya pikir sudah saatnya kita harus memberi apresiasi atas sikap dan program pemerintah yang sudah memberikan bibit jagung kepada seluruh petani di Indonesia," katanya.

Rifai menambahkan, bibit ini dinilai sudah sesuai dengan yang diusulkan dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). "Prinsip kami adalah pemberian bibit dari pemerintah itu tidak sia-sia, apalagi gagal. Di NTB malah bagus dan produksinya juga meningkat," jelasnya.

Sementara itu, Anwar, salah satu petani di Bima, mengaku tidak mempersoalkan bibit tanam yang didistribusikan pemerintah. Menurut dia, selama bibit itu bentuknya adalah bantuan, maka ia dan para petani lain tidak mempersoalkan.

"Kekurangan memang ada, tapi bukan berarti gagal karena sebagian bibit sudah tumbuh dengan baik," pungkasnya seperti dilansir Antara.

Seperti diberitakan, Pemerintah melalui Kementan memang memiliki program yang dinamakan Upaya Khusus (Upsus) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale). Lewat program ini Pemerintah terus mengupayakan peningkatan produksi Pajale, dengan memberikan berbagai bantuan bagi petani. Di antaranya bibit dan alat mesin pertanian. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar saat konferensi pers kinerja akhir tahun (Foto: Kemenperin)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:30 WIB

Empat Program Kerja Prioritas Kemenperin

Kementerian Perindustrian siap mengerjakan empat program kerja prioritas 2019 sebagai langkah strategis untuk membangun industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian agar lebih…

Ilustrasi hujan deras. (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:25 WIB

BMKG Prakirakan Hujan Petir di Jaksel dan Jakbar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan disertai petir di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Rabu (16/1/2019) siang hingga…

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 08:00 WIB

UOB Memperbarui Perjanjian Strategis Bancassurance dengan Prudential

United Overseas Bank Limited (UOB) hari ini mengumumkan telah diperbaruinya perjanjian strategis bancassurance regional dengan Prudential Group untuk 15 tahun. Biaya sebesar SGD1,15 miliar akan…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:46 WIB

IHSG Bergerak Menguat Terbatas

Jakarta - Secara teknikal IHSG break out resistance dan upper bollinger bands sehingga terus bergerak menguat menguji FR261.8% dikisaran 6424. Indikator Stochastic bergerak terkonsolidasi pada…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 16 Januari 2019 - 07:30 WIB

Rawan Penyelundupan, Penertiban Kawasan Batam Segera Dilakukan

Pemerintah meluncurkan Program Nasional Penertiban Kawasan Bebas Batam dan Pesisir Timur Sumatera, demi memastikan penegakan hukum di daerah yang rawan penyelundupan.