Pencegahan Terorisme Diutamakan BNPT Sepanjang 2019

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 29 Desember 2018 - 05:00 WIB

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkuat program pencegahan terorisme tahun 2019 sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan program 2018 yang dinilai berjalan sangat baik, terutama dalam strategi pendekatan lunak.

"Strategi pendekatan lunak yang dilakukan BNPT sudah diaplikasikan dengan baik dan dapat dijadikan sebagai acuan untuk institusi dan bahkan negara lain," kata Kepala BNPT Komjen Polisi Suhardi Alius saat membuka Rapat Penyusunan Indikator Kinerja Utama BNPT di Jakarta, Jumat (28/12/2018)

Salah satu pendekatan lunak itu adalah pelibatan anak muda sebagai duta damai dunia maya dan mantan teroris dalam upaya deradikalisasi.

Menurut Komjen Suhardi, capaian kerja BNPT pada 2018 sudah maksimal dan sesuai dengan perencanaan pada tahun lalu. Salah satunya adalah program sinergi antarkementerian, lembaga dalam penanggulangan terorisme, yang dipuji langsung oleh Menkopolhukam Wiranto.

Program sinergi itu sudah diterapkan di lima daerah di Sulawesi Tengah, yakni Kota Palu, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Tojo Una-Una, serta tiga daerah di Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

Program ini akan diperluas lagi ke wilayah lain, salah satunya Jawa Timur.Menurut Suhardi, program ini akan dijadikan acuan untuk mengoordinasi kementerian, lembaga, dan badan untuk bersama-sama menuju ke satu fokus permasalahan. "BNPT menjadi 'leading sector' (pimpinan) di situ, menjadi panduan. Kalau bisa kita jadi acuan terus untuk ke depannya," tutur mantan Kabareskrim Polri ini.

Suhardi berharap pada 2019 program ini dapat menyentuh lebih banyak daerah untuk memberi wawasan kebangsaan dalam rangka pencegahan terorisme. Selain itu, program kontraradikalisasi dan deradikalisasi akan tetap dimaksimalkan agar masyarakat dapat teredukasi dan terbentengi dari radikalisme secara lebih luas dan menyeluruh.

Rapat ini dihadiri oleh seluruh pejabat di BNPT seperti Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT Irjen Pol Budiono Sandi, Deputi Bidang Kerja Sama Internasional BNPT Irjen Pol Hamidin, serta pejabat eselon I-IV BNPT.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kerbau di persawahan

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:38 WIB

Kementan tingkatkan pengawasan terhadap pemasukan daging kerbau asal India

Jakarta, Adanya pemberitaan di beberapa media online terkait kejadian kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa negara bagian di India, telah meningkatkan sikap kehati-hatian dan kewaspadaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.