Ekonomi Syariah dan UMKM Dapat Dukungan BI Banten

Oleh : Herry Barus | Selasa, 11 Desember 2018 - 15:02 WIB

Ilustrasi Syariah (Foto:Suaranews)
Ilustrasi Syariah (Foto:Suaranews)

INDUSTRY.co.id - Serang - Bank Indonesia Perwakilan Banten terus mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah untuk dapat menjadi sumber pertumbuhan baru ekonomi Indonesia.

"Selain itu program pemberdayaan usaha pesantren dan pengembangan ekosistem halal 'value chain', khususnya makanan, fesyen dan pariwisata akan terus diperluas," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Rahmat Hernowo di Serang, Senin (10/12/2018)

Berbicara dalam pertemuan tahunan Bank Indonesia 2018 yang dihadiri pimpinan dan anggota DPRD Banten, pimpinan lembaga negara yang tergabung dalam Forkompinda serta bupati/wali kota se Provinsi Banten, Hernawan mengatakan di Banten saat ini terdapat empat pesantren yang mengikuti program pemberdayaan usaha pesantren bersama Bank Indonesia.

"Saat ini pemberdayaan yang dilakukan oleh BI baru mencakup proses bisnis dan pemasaran, sementara faktor produksi lainnya diutamakan dimiliki oleh pesantren," katanya seraya menambahkan peningkatan level ekonomi dan kemandirian pesantren menjadi fokus tujuan utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia juga mengatakan bahwa program pengembangan klaster UMKM akan diperluas. Klaster UMKM komoditas pangan strategis di berbagai daerah seperti beras, cabai merah, bawang merah dan putih serta sapi berperan penting dalam pengendalian inflasi.

"Klaster UMKM di bidang kerajinan sesuai keunikan budaya daerah diarahkan untuk pasar ekspor dan menunjang pariwisata. Klaster UMKM binaan kami terus diikusertakan dalam berbagai pameran bertaraf nasional dan internasional," kata Hernawan.

Di wilayah Banten saat ini terdapat delapan UMKM binaan Bank Indonesai yang terdiri dari empat UMKM komoditas pangan strategis (cabai merah, bawang merah, dan padi) dan empat klaster kerajinan keunikan budaya daerah.

Kedepan, kata Hernowo, jumlah UMKM binaan akan terus ditingkatkan dalam rangka mendorong ketersediaan stok bahan pangan strategis serta peningkatan jumlah klaster kerjainan berorientasi ekspor di wilayah Provinsi Banten.

Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban yang hadir pada pertemuan tersebut, seperti dilansir Antara menanggapi apa yang telah dipaparkan oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Banten tentang pertumbuhan ekonomi Banten sangat baik.

Tanto sangat bersyukur di tengah ketidakpastian pertumbuhan ekonomi dunia, pertumbuhan ekonomi Banten masih terjaga.

"Kami berharap sinergitas antara Bank Indonesia dengan pemerintah daerah terus dilakukan dalam mengawal dan memmperkuat struktural perekonomian, menuju Kabupaten Pandeglang yang maju, sejahtera, mandiri dan berdaya saing," kata Tanto.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Rabu, 20 Maret 2019 - 08:04 WIB

Pertamina, RNI dan PTPN III Bersinergi Kembangkan Energi Terbarukan

Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina, RNI dan PTPN III menandatangani Nota Kesepahaman terkait kerjasama penyediaan bahan baku crude palm oil (CPO), Refined Bleached Deodorized…

Kerbau di persawahan

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:38 WIB

Kementan tingkatkan pengawasan terhadap pemasukan daging kerbau asal India

Jakarta, Adanya pemberitaan di beberapa media online terkait kejadian kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa negara bagian di India, telah meningkatkan sikap kehati-hatian dan kewaspadaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…