Apindo Prediksi Rupiah di Bawah Rp14 Ribu 2019

Oleh : Herry Barus | Kamis, 06 Desember 2018 - 17:01 WIB

Ketua Umum asosiasi pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani
Ketua Umum asosiasi pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memprediksi mata uang rupiah akan menguat hingga di bawah Rp14 ribu per dolar Amerika Serikat pada 2019, mengingat tren harga minyak dunia sedang turun.

Selain itu, kata Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani di Jakarta, Rabu (5/12/2018)  ada upaya untuk mengurangi penggunaan mata uang AS itu dalam transaksi perdagangan. Ia menjelaskan bahwa pengusaha dapat menggunakan mata uang di luar dolar AS, tergantung dengan negara asal mitra dagang.

Dalam konteks itu, ia menyebutkan, mata uang Renminbi (RMB) dapat menjadi alternatif bagi para pengusaha, mengingat saat ini China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia. "Nilai perdagangan antara Indonesia dan China per tahun mencapai US$ 60 miliar. Jadi kalau kita bisa konversi 20-30 persennya ke Renminbi, itu sudah bagus untuk mengurangi ketergantungan rupiah ke dolar AS," sebut Hariyadi.

Apabila banyak pengusaha sudah mengurangi penggunaan dolar AS dalam bertransaksi, rupiah dapat menguat hingga Rp13.800-Rp13.900 per dolar AS. Untuk mencapai sasaran tersebut, Hariyadi mengatakan, Apindo tengah melakukan pendataan terhadap perusahaan-perusahaan besar yang dapat diajak untuk melakukan konversi mata uang.

"Tahapannya itu, kami mendata pemain-pemain besar. Setelah tercatat, lalu kita duduk bersama dengan Bank indonesia, serta pihak perbankan untuk mensosialisasikan rencana konversi mata uang, serta alasannya," jelas Hariyadi.

Hingga saat ini, Hariyadi menyebut, Apindo telah mencatat 31 perusahaan besar yang akan diajak duduk bersama dengan BI untuk mewujudkan rencana konversi tersebut.

Namun, ia belum dapat menyebut secara mendetail nama-nama perusahaan besar yang dimaksud. Nilai impor Indonesia dari China pada kuartal III 2018 mencapai 36 miliar dolar AS, naik sedikit dari 2017 yang sebesar 35 miliar dolar.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Humas BUMN)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:00 WIB

Bangun TOD, Wujud Nyata Sinergi BUMN Bagi Penyediaan Hunian Layak Terjangkau

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno terus memberikan dukungan bagi penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat kecil dan menengah. Dukungan diberikan dengan…

Peluncuran Realme U1 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:53 WIB

Disiapkan Untuk Jadi Smartphone Selfie, Realme Hadirkan Realme U1 Dengan Kamera SelfiePro 25MP

Smartphone Realme secara resmi telah memperluas rangkaian produk mereka ke Asia Tenggara dengan meluncurkan jajaran smartphone baru yang mengintegrasikan kinerja yang cepat, kamera selfie yang…

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:26 WIB

Kabar Gembira, Indonesia Peringkat ke-4 Produsen Kopi Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 produsen kopi dunia dengan jumlah produksi sebesar 600.000 ton atau sekitar 6,6 persen…