Tingkatkan Kualitas Produk Perangkat Lunak, Anabatic Technologies Siap Lakukan Penetrasi ke Pasar Global

Oleh : Hariyanto | Kamis, 06 Desember 2018 - 15:10 WIB

PT Anabatic Technologies
PT Anabatic Technologies

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) siap melakukan penetrasi ke pasar global dengan melakukan peningkatan kualitas portofolio produk perangkat lunak lokal buatan perseroan.

Sementara, untuk strategi perseroan jangka menengah Direktur ATIC, Adriansyah mengatakan, perseroan akan mempertajam fokus bisnis dan meningkatkan kualitas produk dan jasa yang ditawarkan, menuju predikat sebagai perusahaan TI kelas dunia. 

"Penetrasi pasar global menjadi salah satu hal penting yang menjadi sasaran kami," kata Ardiyansyah di Jakarta beberapa waktu lalu. 

Adriansyah menambahkan peningkatan kualitas portofolio produk perangkat lunak lokal buatan perseroan menjadi salah satu fokus penting di tahun ini. Selain itu, Anabatic juga memperkuat kemampuan SDM dan management proyek untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. 

"Kami juga terus meningkatkan penetrasi pasar regional dengan memperkuat pemasaran produk dalam hal branding dan jaringan ke negara seperti Philipina, Malaysia, Singapura, dan Indochina," terangnya.

Adapun perseroan masih akan fokus menawarkan produk dan jasa kepada para pelanggan melalui tiga lini bisnis utama yaitu Mission Critical Digital Solution (MCDC), Digital Enriched Outsourcing Service (DEOS) dan Cloud & Digital Platform Partner (CDPP). 

Sementara itu Direktur Independen ATIC, Hendra Halim mengungkapkan pada tahun depan akan mengalakokasikan belanja modal (Capital expenditure/capex) sekitar Rp105 miliar atau hampir sama dengan alokasi belanja modal di tahun sebelum. 

"Kalau capex tahun ini itu sekitar Rp105 miliar untuk investasi. Kalau untuk tahun depan masih akan kita bahas terlebih dahulu, kira-kira besarannya mirip dengan yang dianggarkan pada 2018 yaitu senilai Rp105 miliar," ujarnya.

Adapun belanja modal ini akan dialokasikan unTuk pengembangan bisnis, serta mendukung rencana akuisisi perusahaan. "Selain akuisisi, kita tetap fokus ke pengembangan pasar dan produk karena produk juga butuh investasi," pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Humas BUMN)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:00 WIB

Bangun TOD, Wujud Nyata Sinergi BUMN Bagi Penyediaan Hunian Layak Terjangkau

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno terus memberikan dukungan bagi penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat kecil dan menengah. Dukungan diberikan dengan…

Peluncuran Realme U1 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:53 WIB

Disiapkan Untuk Jadi Smartphone Selfie, Realme Hadirkan Realme U1 Dengan Kamera SelfiePro 25MP

Smartphone Realme secara resmi telah memperluas rangkaian produk mereka ke Asia Tenggara dengan meluncurkan jajaran smartphone baru yang mengintegrasikan kinerja yang cepat, kamera selfie yang…

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:26 WIB

Kabar Gembira, Indonesia Peringkat ke-4 Produsen Kopi Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 produsen kopi dunia dengan jumlah produksi sebesar 600.000 ton atau sekitar 6,6 persen…