Pupuk Indonesia Peroleh Kredit Rp11 Triliun

Oleh : Herry Barus | Jumat, 23 November 2018 - 18:45 WIB

Pupuk Ilustrasi
Pupuk Ilustrasi

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Konglomerasi Grup Pupuk Indonesia mengantongi kredit modal kerja hingga Rp11 triliun dari PT. Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk yang akan dipergunakan untuk ekspansi usaha, terutama pengembangan produk pupuk unsur hara nitrogen, fospor dan kalium (NPK).

Direktur Keuangan Pupuk Indonesia Indarto Pamoengkas di Jakarta, Kamis (22/11/2018)  mengatakan plafon pinjaman dari BRI merupakan pinjaman bersama (Joint Borrower) yang akan digunakan secara fleksibel oleh masing-masing perusahaan anggota Grup Pupuk Indonesia.

Skema "Joint Borrower" ini juga ditujukan agar mekanisme pinjaman bisa lebih dinamis antar masing-masing perusahaan sehingga menghindari kredit yang tidak dipergunakan (idle facility).

"Dengan sinergi Pupuk Indonesia Grup dan BRI, kini kami dapat melebarkan sayap untuk melakukan ekspansi usaha ke arah Pengembangan strategis terutama pengembangan produk NPK," kata Indarto.

Total terdapat 11 perusahaan yang bersama-sama dapat memanfaatkan fasilitas kredit dari BRI tersebut yaitu PT Pupuk Indonesia (Persero) sebagai Induk Usaha, dan para anggota holding diantaranya PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Iskandar Muda, PT Rekayasa Industri, PT Pupuk Indonesia Energi,  PT Pupuk Indonesia Logistik, PT Pupuk Indonesia Pangan dan PT Mega Eltra.

Pinjaman dari BRI ini, menurut Indarto, akan meningkatkan ekspansi bisnis perusahaan yang berorientasi untuk meningkatkan ketahanan pangan Indonesia. Ekspansi bisnis itu antara lain dengan peningkatan bisnis di sektor pupuk, bahan-bahan kimia (non pupuk) untuk pertanian, saprotan dan saprodi, energi listrik, logistik dan transportasi, jasa EPC dan jasa perdagangan umum. "Dukungan pembiayaan tersebut merupakan wujud komitmen BRI untuk mendukung Industri Pupuk Nasional yang tergabung dalam Holding PT Pupuk Indonesia Persero," ujarnya.

Saat ini total pembiayaan BRI baik untuk belanja operasional dan belanja modal kepada seluruh perusahaan yang tergabung dalam Grup PT Pupuk Indonesia Persero telah mencapai Rp14,7 trilyun.

Ke depan, BRI siap mendukung ekspansi bisnis PT Pupuk Indonesia Persero antara lain untuk rencana pembangunan pabrik pupuk NPK dan proyek investasi lainnya. Selain kredit, BRI juga telah menjalin kerja sama layanan perbankan berupa Bank Garansi (BG) Online, Pembiayaan Perdagangan Online dan Pembiayaan Supply Chain bagi Pupuk Indonesia Grup dan para mitra kerja.

Selain kredit modal kerja, Grup Pupuk Indonesia juga menyepakati fasilitas untuk transaksi valuta asing senilai 168 Juta dolar AS.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pejualan Indihome di masyarakat.

Senin, 25 Maret 2019 - 20:24 WIB

The Next IndiHome Luncurkan Digital Movement

Jakarta - IndiHome sebagai layanan triple play milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berkiprah turut serta membangun masyarakat digital Indonesia. The Next IndiHome membawa…

Dok Foto (Samsung)

Senin, 25 Maret 2019 - 20:15 WIB

Samsung Menghadirkan Produk Terbaru yang Meningkatkan Pengalaman Hidup Terkoneksi

Samsung Electronics Co., Ltd hari ini memperlihatkan inovasi terbarunya serta menguraikan visi dan strategi perusahaan untuk pengalaman Internet of Things (IoT) yang cerdas di Samsung Forum…

Rapat Komite Kebijakan Menetapkan Plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) dihadiri oleh, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Sumarno, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dirut Perum Jamkrindo Diding S Anwar (Ahmad Fadli/INDUSTRY.co.id)

Senin, 25 Maret 2019 - 19:01 WIB

Bunga Dipangkas, Kucuran KUR capai 17% hingga akhir Februari

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, hingga Februari 2019, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai 17% dari target tahun ini.

Dok Vivo mobile Indonesia

Senin, 25 Maret 2019 - 18:00 WIB

Vivo Umumkan Kolaborasi dengan Tencent Games dan PUBG Corporation untuk PUBG MOBILE Club Open 2019

Vivo mengumumkan kemitraan dengan mobile game – Player Unknown's Battlegrounds Mobile (PUBG MOBILE) yang dikembangkan oleh Tencent Games dan PUBG Corporation, sebagai sponsor utama dari PUBG…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau proses pengemasan nanas dalam kaleng di pabrik PT Great Giant Pinapple,Lampung (Foto: Kemenperin)

Senin, 25 Maret 2019 - 17:15 WIB

Menperin Siapkan Tiga Strategi Jitu Dongkrak Industri Mamin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meyiapkan tiga strategi jitu guna memacu pertumbuhan industri makanan dan minuman berbasis industri 4.0.