Bukaan 8, Film Komedi Pertama Chicco Jerikho

Oleh : Amazon Dalimunthe | Senin, 20 Februari 2017 - 16:53 WIB

Chico Jerikho dan Lala Karmela dalam film Bukaan 8
Chico Jerikho dan Lala Karmela dalam film Bukaan 8

INDUSTRY.co.id - Di tengah gempuran film komedi yang memasang para pelawak sebagai pemerannya, munculnya film “Buka’an 8” sungguh menghembuskan angin segar.  Film bertipe komedi situasi  memang termasuk jarang diproduksi karena minimnya penulis dan sutradara yang mampu menelurkan genre ini.

Visinema Pictures bekerjasama dengan Chanex Ridhall Pictures dan Kaninga Pictures akan merilis ‘Film Buka’an 8’ pada Kamis (23/2) mendatang. Film garapan sutradara Angga Dwimas Sasongko ini bercerita tentang Alam (Chicco Jerikho) dan Mia (Lala Karmela). Mia segera akan melahirkan anak pertamanya sementara Alam masih sibuk dengan pekerjaaanya yang semua dikendalikan lewat HP nya.

Selain bekerja lewat alat komunikasinya, Alam juga sedang menghadapi serangan dari pesaing-pesaing yang ingin menjatuhkan idealismenya. Di sinilah balutan politik mewarnai film yang skenarionya ditulis oleh Salman Aristo.

Belum lagi tekanan keluarga Mia yang sebenarnya tidak menyetujui hubungan keduanya, karena menganggap Alam bukan laki laki yang bertanggungjawab mengingat dia tidak punya pekerjaan yang jelas.

Di bawah tekanan seperti itu, Istri  mau melahirkan, klien yang menagih janji, tagihan hutang, serta keluarga istri yang cerewet, membuat film ini begitu riuh rendah. Untung saja sutradara Angga Dwimas mampu membangun suasana tersebut hingga tetap focus pada konflik batin yang di alami oleh Alam.

 

Film Buka’an 8 kembali mempertemukan Angga dengan duet dua produser Anggia Kharisma dan Chicco Jerikho, yang sukses dengan 2 film sebelumnya, Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014) dan Filosofi Kopi The Movie (2015).

 

Angga Dwimas Sasongko menuturkan, “Buka’an 8 merupakan film komedi pertama yang saya buat mengangkat cerita generasi millenial yang addictive pada media sosial dan internet. Film ini terinspirasi dari proses menanti kelahiran anak pertama saya yang kebetulan pada saat itu ditemani oleh Chicco Jerikho dan tercetuslah ide untuk membuat film ini”

 

Produser dan Pemeran Utama Film Buka’an 8, Chicco Jerikho, menuturkan harapannya agar Buka’an 8 mendapat sambutan positif dari publik. “Kami berusaha menyuguhkan film yang memotret problematika pasangan muda yang tengah berjuang mendapatkan restu dari orang tua, menceritakan kedekatan emosional yang tercipta antara anak dan orang tua pada proses kelahiran dengan genre komedi. Mengombinasikan realita, cerita pribadi, dan berbagai kekonyolan yang terjadi di keseharian. Film ini memiliki cerita yang sangat dekat dengan mereka yang sangat menikmati hiruk – pikuk media sosial saat ini.”

 

CEO Chanex Ridhall Pictures, Rosa Rai Djalal, menuturkan keterlibatannya dalam film ini karena cerita yang diangkat sejalan dengan perannya sebagai seorang Ibu. “Chanex Ridhall Pictures didirikan salah satunya karena Saya ingin membagikan pesan positif dengan bahasa universal yang bisa dinikmati semua kalangan. Film ‘Buka’an 8’ menunjukkan kepada saya konten film yang sangat pribadi dan mungkin bisa menyentuh pasangan muda maupun para orang tua, dengan balutan genre komedi yang lebih mudah dinikmati oleh berbagai kalangan.”

 

Produser Eksekutif Kaninga Pictures, Willawati menuturkan, "Harapan saya, film Buka'an 8 ini dapat menjadi sebuah film drama komedi penyegar di tengah situasi politik yang kian memanas ini. Selain itu, saya melihat kisah yang dialami oleh tokoh Alam dan Mia dalam film Buka'an 8 ini dapat menjadi sebuah kisah yang relatable bagi pasangan-pasangan yang hendak mengekspektasikan anak pertama mereka. Drama komedi yang tidak hanya menghibur, tapi juga membuat kita berfikir."

 

Skenario film Buka’an 8 ditulis oleh Salman Aristo, yang pernah bekerja dengan Angga menggarap film Hari untuk Amanda. Para pemain yang terlibat selain Chicco dan Lala antara lain Tyo Pakusadewo, Sarah Sechan, Dayu Wijanto, Uli Herdiansyah, Ary Kirana, Melissa Karim, Maruli Tampubolon, TJ, Ivy Batuta, Marwoto, Roy Marten, Nadine Alexandra dan Adriano Qalbi. (Amz)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meresmikan pabrik farmasi PT Ethica

Kamis, 23 November 2017 - 18:12 WIB

Kemenperin Perdalam Struktur Industri Farmasi Nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya strategis ini untuk mengurangi…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip, Apling, MA., PhD. bersama Lansia

Kamis, 23 November 2017 - 18:00 WIB

Selain Jawa Tengah, NTT Rawan Perdagangan Manusia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana S Yembise mengatakan Nusa Tenggara Timur masuk dalam zona merah "human trafficking" atau perdagangan manusia.

Menperin Airlangga resmikan Pabrik Farmasi di Cikarang Bekasi

Kamis, 23 November 2017 - 17:01 WIB

Menteri Airlangga Resmikan Pabrik Farmasi Senilai Rp1 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Kamis (23/11/2017) meresmikan pabrik farmasi milik PT Ethica di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Kamis, 23 November 2017 - 16:54 WIB

Kemenperin Bentuk Balai Litbang di Pekanbaru Guna Tingkatkan Nilai Tambah CPO

Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik, dengan didorong oleh aktivitas industri pengolahan kelapa sawit.

Menhub Budi Karya S (humas kemenhub)

Kamis, 23 November 2017 - 16:30 WIB

Menhub Budi Karya Tnjau Pengoperasian Kereta Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta, menggunakan kereta inspeksi, Kamis (23/11/2017)