Rupiah Senin Sore Menguat di Posisi Rp14.586

Oleh : Herry Barus | Senin, 19 November 2018 - 17:53 WIB

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)
Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (19/11/2018) ini menguat sebesar sembilan poin menjadi Rp14.586 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.595 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Senin (19/11/2018) mengatakan munculnya penilaian sejumlah kalangan analis bahwa the Fed tidak akan agresif menaikan suku bunga menjadi faktor yang membuat fluktuasi mata uang negara berkembang terjaga, termasuk rupiah.

"Pelaku pasar menilai ulang laju kenaikan suku bunga AS di masa yang akan datang. Perlambatan ekonomi dunia dapat menahan agresifitas the Fed terhadap suku bunganya," katanya.

Ia menambahkan pelaku pasar juga mulai kembali melirik instrumen investasi di negara berkembang mengingat kurs dolar AS telah menguat cukup tinggi pada tahun ini akibat pengetatan suku bunga Fed.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada seperti dilansir Antara  menambahkan pergerakan kurs rupiah kembali mengalami kenaikan setelah sempat tertekan pada sesi pagi tadi.

Menurut dia, penguatan rupiah salah satunya terpengaruh sentimen eksternal, terutama dari Eropa menyusul kuatnya harapan tercapainya penyelesaian masalah keuangan Italia.

"Apalagi, situasi di dalam negeri juga cukup positif sentimennya," katanya.

Ia mengemukakan, kebijakan Bank Indonesia menaikan suku bunga acuan yang bertujuan untuk menyelamatkan defisit transaksi berjalan masih direspon positif pelaku pasar uang di dalam negeri.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (19/11), tercatat mata uang rupiah menguat menjadi Rp14.586 dibanding sebelumnya (16/10) di posisi Rp14.594 per dolar AS

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Skandinavia

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:02 WIB

Lakukan Serah Terima Kunci, Apartemen Skandinavia Sudah Siap Dihuni

Puluhan unit apartemen Skandinavia telah mulai diserah terimakan sejak 11 December 2018. Setiap harinya mulai tanggal tersebut, PT Pancakarya Griyatama selaku pengembang Skandinavia apartemen,…

Taman Krueng Daroy

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:42 WIB

Krueng Daroy Contoh Baik Program Kolaborasi Penataan Kawasan di Banda Aceh

Keberhasilan penataan kawasan yang dilaksanakan secara paralel dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertujuan untuk…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:25 WIB

Festival Ekonomi Syariah Sepakati Bisnis Senilai Rp 6,75 Triliun

Bank Indonesia menyebutkan selama penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia (Indonesia Sharia Economic Festival/ISEF) pada 11-15 Desember 2018 terjadi kesepakatan bisnis para pelaku…

i Synergy Group Limited platform pemasaran afiliasi asal Malaysia mengucurkan investasi senilai 42 juta dolar Australia untuk mengembangkan afiliasi pemasaran dan business training centrenya di Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 - 19:32 WIB

Jaring Pelaku E-commerce, i Synergy Luncurkan Bisnis Pemasaran Afiliasi

Semarak dunia digital dan ramainya lini e-commerce pun tersaji di negeri ini. Sebuah era baru yang begitu dinamis sekaligus menantang. Karenanya, i Synergy Group Limited platform pemasaran afiliasi…

Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) Tiongkok promosikan 10 Bali Baru (Foto: Kemenpar)

Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:05 WIB

Lewat Pagelaran Budaya, GenWI Tiongkok Promosikan 10 Bali Baru

Sebuah terobosan dilakukan Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) Tiongkok. Bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) cabang Chongqing dan ranting Chengdu, GenWI Tiongkok…