Tokoh Bangsa Menyelesaikan Konflik, Wapres JK Terima Penghargaan Muhammadiyah Award

Oleh : Herry Barus | Senin, 19 November 2018 - 05:00 WIB

Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Ist)
Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Ist)

INDUSTRY.co.id - Solo- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menerima penghargaan Muhammadiyah Award dalam acara puncak peringatan Milad ke-106 Muhammadiyah yang digelar di Pura Mangkunegaran Solo, Jawa Tengah, Minggu (18/11/2018)

Pada acara penyerahan Muhammadiyah Award kepada Wapres Jusuf Kalla tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan disaksikan ribuan orang para tamu undangan yang hadir di bangunan bersejarah Pura Mangkunegaran.

Menurut Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir penghargaan Muhammadiyah Award untuk Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sebagai tanda terima kasih dan penghormatan PP Muhammadiyah kepada beliau sebagai tokoh bangsa yang sangat berperan penting dan penuh pengabdian dalam menyelesaikan konflik dan membangun perdamaian serta kemanusiaan.

Wapres JK dinilai memiliki kedekatan dengan tokoh dan warga Muhammadiyah serta banyak membantu dan bekerja sama dengan Muhammadiyah dalam menyelesaikan masalah organisasi, umat, dan bangsa.

Haedar Nashir mengatakan pada peringatan Milad 106 Muhammadiyah yang digelar di Pura Mangkunegaran, Surakarta dengan tujuan sebagai ajang konsolidasi sebelum diselenggarakannya Muktamar Muhammadiyah ke-48, pada 2020. Sedangkan Pura Mangkunegaran dipilih sebagai tempat acara, selain karena representatif dan juga karena nilai historis Pura Mangkunegaran sebagai pusat peradaban Islam juga karena hubungannya dengan Muhammadiyah.

Padan 1985, Pura Mangkunegaran menjadi tempat Pembukaan Muktamar. Saat Muktamar Surakarta, Muhammadiyah menerima dan menetapkan Pancasila sebagai asas organisasi dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara.

Milad kali ini mengangkat tema "Ta'awun untuk Negeri". Alasan diangkat tema itu, karena belakangan ini, Indonesia tengah diuji oleh banyak musibah bencana alam, persoalan keumatan dan kebangsaan.

Oleh karena itu, melalui milad ke 106 ini, Pimpinan Pusat Muhammadiyah berkeinginan untuk menggelorakan semangat tolong menolong, kerja sama, dan membangun kebersamaan di tubuh umat dan bangsa agar Indonesia negeri tercinta ini menjadi negeri yang "baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur".

Muhammadiyah dalam konteks keumatan dan kebangsaan, bahkan dalam konteks kemanusiaan universal terus menggelorakan praksis Islam, yakni nilai-nilai Islam yang mewujudkan dalam program-program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, dan usaha-usaha pemberdayaan yang benar-benar membawa pada perubahan.

Haedar mengatakan Muhammadiyah mempunyai komitmen untuk terus membantu korban bencana yang terjadi di beberapa daerah. Seperti di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Seperti dilansir Antara, Haedar berpesan agar semua tergerak untuk peduli, berbagi untuk meringankan beban para korban. Agar masyarakat di daerah yang menjadi korban bencana bisa segera bangkit dan bisa beraktivitas seperti sedia kala. Pada kesempatan Milad 106 ini, Muhammadiyah juga meluncurkan penanggulangan bencana dalam proses akselerasi.

Pada cara Milad Muhammadiyah di Solo tersebut selain dihadiri ribuan warga Muhammadiyah, juga para tamu undangan dan pejabat negara seperti Mendikbud Muhadjir Effendy, Menteri Agraria dan Tata ruang Sofyan Djalil, Menkominfo Rudiantara, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Ketua KPU Arief Budiman, dan sejumlah anggota DPR RI.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Skandinavia

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:02 WIB

Lakukan Serah Terima Kunci, Apartemen Skandinavia Sudah Siap Dihuni

Puluhan unit apartemen Skandinavia telah mulai diserah terimakan sejak 11 December 2018. Setiap harinya mulai tanggal tersebut, PT Pancakarya Griyatama selaku pengembang Skandinavia apartemen,…

Taman Krueng Daroy

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:42 WIB

Krueng Daroy Contoh Baik Program Kolaborasi Penataan Kawasan di Banda Aceh

Keberhasilan penataan kawasan yang dilaksanakan secara paralel dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertujuan untuk…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:25 WIB

Festival Ekonomi Syariah Sepakati Bisnis Senilai Rp 6,75 Triliun

Bank Indonesia menyebutkan selama penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia (Indonesia Sharia Economic Festival/ISEF) pada 11-15 Desember 2018 terjadi kesepakatan bisnis para pelaku…

i Synergy Group Limited platform pemasaran afiliasi asal Malaysia mengucurkan investasi senilai 42 juta dolar Australia untuk mengembangkan afiliasi pemasaran dan business training centrenya di Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 - 19:32 WIB

Jaring Pelaku E-commerce, i Synergy Luncurkan Bisnis Pemasaran Afiliasi

Semarak dunia digital dan ramainya lini e-commerce pun tersaji di negeri ini. Sebuah era baru yang begitu dinamis sekaligus menantang. Karenanya, i Synergy Group Limited platform pemasaran afiliasi…

Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) Tiongkok promosikan 10 Bali Baru (Foto: Kemenpar)

Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:05 WIB

Lewat Pagelaran Budaya, GenWI Tiongkok Promosikan 10 Bali Baru

Sebuah terobosan dilakukan Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) Tiongkok. Bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) cabang Chongqing dan ranting Chengdu, GenWI Tiongkok…