PT Telkom Raih Dua Penghargaan ASEAN Engineering Award

Oleh : Herry Barus | Minggu, 18 November 2018 - 10:00 WIB

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)
PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali mendapat penghargaan atas komitmen membangun infrastruktur telekomunikasi digital yang mampu menciptakan pemerataan konektivitas di seluruh Indonesia.

"Telkom berkomitmen membangun infrastruktur telekomunikasi secara merata. Tidak hanya membangun di Pulau Jawa dan Sumatera saja, tetapi juga di luar Jawa, khususnya Kawasan Timur Indonesia," ujar Direktur Digital and Strategic Portfolio Telkom David Bangun melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (17/11/2018)

Penghargaan diserahkan oleh Chairman of The ASEAN Federation of Engineering Organisations (2018) Yeoh Lean Weng dan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Hermanto Dardak kepada Direktur Digital and Strategic Portfolio Telkom David Bangun dan Direktur Wholesale and International Service Telkom Abdus Somad Arief.

Penghargaan diberikan pada ajang ASEAN Engineering Award dalam Conference of ASEAN Federation of Engineering Organization (CAFEO-36) yang berlangsung di Singapura.

CAFEO merupakan forum untuk berbagi dan diskusi pengalaman dan keahlian para insinyur di seluruh ASEAN sekaligus untuk menciptakan kesadaran dan kepedulian pada tren dan pengembangan terkini di bidang rekayasa dan teknologi.

Telkom meraih dua kategori penghargaan dalam dua proyek pembangunan infrastruktur, yakni penyediaan link broadband berkecepatan tinggi untuk Indonesia Timur melalui Sulawesi Maluku Papua Cable System (SMPCS) dan keberhasilan perancangan, pembangunan, peluncuran, dan pengoperasian Satelit Merah Putih yang mampu memperluas akses internet hingga ke wilayah pelosok Indonesia.

David Bangun mengatakan, penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas kerja keras Telkom dalam membangun infrastruktur telekomunikasi di Indonesia.

Selain memperluas jaringan telekomunikasi, saat ini Telkom terus gencar melakukan modernisasi jaringan.

"Modernisasi jaringan ini juga merupakan komitmen Telkom untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan masyarakat, berupa konektivitas kecepatan tinggi yang berkualitas," ungkap David.

Sementara itu, Abdus Somad Arief menerangkan, infrastruktur backbone fiber optic milik Telkom yang didukung dengan satelit, serta sistem terestrial, saat ini sudah menjangkau sebagian besar wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke, sehingga sebagian besar masyarakat Indonesia sudah dapat menikmati akses komunikasi dan layanan internet kecepatan tinggi.

 "Ini merupakan salah satu upaya perusahaan dalam membangun masyarakat digital Indonesia dan berkontribusi terhadap perekonomian bangsa, khususnya memajukan ekonomi digital nasional," kata Abdus Somad Arief kepada awak media.

Kehadiran Satelit Merah Putih diharapkan mampu memenuhi kebutuhan transponder nasional dan mengurangi kesenjangan digital di Indonesia.

Satelit ini Merah Putih menghadirkan layanan komunikasi broadband di area-area yang tidak dapat dijangkau oleh teknologi fiber optic maupun sistem komunikasi lainnya, khususnya di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Selain membangun infrastruktur domestik, Telkom juga menggelar sistem komunikasi kabel laut diantaranya South East Asia, Middle East, Western Europe 5 (SEA-ME-WE 5) dan Southeast Asia  United States (SEA-US).

Untuk menghubungkan wilayah Asia, Eropa, dan Amerika, saat ini Telkom juga tengah menyelesaikan sistem kabel laut Indonesia Global Gateway (IGG). Seluruh jaringan yang dibangun Telkom mampu menjadikan Indonesia sebagai global digital hub.

 Jaringan infrastruktur yang telah dibangun Telkom, baik domestik maupun internasional, menjadi kekuatan Telkom dalam menghadirkan layanan telekomunikasi digital berkualitas bagi pelanggan, serta berkontribusi memajukan ekonomi digital nasional.

"Semoga prestasi yang telah diraih ini dapat memotivasi Telkom untuk terus memberikan yang terbaik bagi bangsa dan turut meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global," pungkas Abdus Somad Arief.

Melengkapi prestasi yang telah diraih di bidang Infrastruktur Telekomunikasi, Telkom juga memenangkan penghargaan Economic Challenges Awards 2018 untuk kategori Industri Infrastruktur. Penghargaan diterima langsung oleh Abdus Somad Arief di Jakarta, Selasa (13/11).

Penghargaan ini diberikan karena di era digital ini, Telkom dinilai telah berkontribusi terhadap kemajuan teknologi nasional dan pemerataan konektivitas di seluruh Indonesia melalui berbagai pembangunan infrastruktur broadband.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Dok Humas BUMN)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:00 WIB

Bangun TOD, Wujud Nyata Sinergi BUMN Bagi Penyediaan Hunian Layak Terjangkau

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno terus memberikan dukungan bagi penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat kecil dan menengah. Dukungan diberikan dengan…

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:26 WIB

Kabar Gembira, Indonesia Peringkat ke-4 Produsen Kopi Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 produsen kopi dunia dengan jumlah produksi sebesar 600.000 ton atau sekitar 6,6 persen…

Sucofindo-Pindad Produksi Industri Transportasi dan Generator Listrik (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:16 WIB

Sucofindo-Pindad Produksi Industri Transportasi dan Generator Listrik

Dua perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) PT Sucofindo (Persero) dan PT Pindad (Persero) bersinergi dalam wadah Nota Kesepahaman Bersama untuk meningkatkan efisiensi pengunaan asset dan…