Mendag; Revolusi Industri 4.0 Membawa Perubahan Besar

Oleh : Herry Barus | Selasa, 13 November 2018 - 09:00 WIB

Mendag Enggartiasto Lukita (Foto Dok Industry.co.id)
Mendag Enggartiasto Lukita (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Singapura- Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memaparkan revolusi industri 4.0 dalam ASEAN Economic Community Council (AECC) ke-17 yang berlangsung di Suntec Convention Centre, Singapura, Senin (12/11/2018)

Menteri Perdagangan RI selaku Alternate ASEAN Economic Community Council (AECC) Indonesia memimpin Delegasi RI pada Pertemuan ke-17 AECC itu.

Pada pertemuan tersebut Mendag mengatakan bahwa revolusi Industri 4.0 membawa perubahan besar, karena kecepatan serta dampaknya pada berbagai sistem.

Dengan demikian, masyarakat ASEAN harus menyesuaikan dengan perkembangan agar tidak tertinggal.

Pada pertemuan tersebut, para menteri AECC membahas perkembangan kerja sama ekonomi, seperti revolusi industri 4.0, monitoring dan evaluasi prioritas ASEAN tahun 2018 dan FTA Assessment.

Pada 4 April 2018, Presiden Joko Widodo meluncurkan peta jalan (roadmap) terkait revolusi industri ke-4 atau industry 4.0.  Dalam Regional Conference on Industrial Development (RCID) di Bali, Kamis (8/11) Indonesia menggandeng negara Asia Pasifik untuk melakukan akselerasi Industri 4.0.

Pada pertemuan tersebut, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa transformasi terhadap industri 4.0 akan membawa suatu negara ke model bisnis baru pada industri manufaktur yang dapat memberi daya saing dan nilai tambah yang lebih tinggi.

Airlangga menjelaskan bahwa untuk mengubah menjadi negara yang kompetitif di era revolusi industri 4.0, diperlukan integrasi konektivitas, teknologi, informasi dan komunikasi. Upaya ini mampu mengarahkan proses industri yang lebih efisien dan menghasilkan produk yang lebih berkualitas.

Peta jalan ini mendukung visi Presiden Jokowi untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Peta jalan Making Indonesia 4.0 itu ditetapkan oleh Presiden sebagai salah satu agenda nasional Indonesia.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Skandinavia

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:02 WIB

Lakukan Serah Terima Kunci, Apartemen Skandinavia Sudah Siap Dihuni

Puluhan unit apartemen Skandinavia telah mulai diserah terimakan sejak 11 December 2018. Setiap harinya mulai tanggal tersebut, PT Pancakarya Griyatama selaku pengembang Skandinavia apartemen,…

Taman Krueng Daroy

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:42 WIB

Krueng Daroy Contoh Baik Program Kolaborasi Penataan Kawasan di Banda Aceh

Keberhasilan penataan kawasan yang dilaksanakan secara paralel dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertujuan untuk…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:25 WIB

Festival Ekonomi Syariah Sepakati Bisnis Senilai Rp 6,75 Triliun

Bank Indonesia menyebutkan selama penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia (Indonesia Sharia Economic Festival/ISEF) pada 11-15 Desember 2018 terjadi kesepakatan bisnis para pelaku…

i Synergy Group Limited platform pemasaran afiliasi asal Malaysia mengucurkan investasi senilai 42 juta dolar Australia untuk mengembangkan afiliasi pemasaran dan business training centrenya di Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 - 19:32 WIB

Jaring Pelaku E-commerce, i Synergy Luncurkan Bisnis Pemasaran Afiliasi

Semarak dunia digital dan ramainya lini e-commerce pun tersaji di negeri ini. Sebuah era baru yang begitu dinamis sekaligus menantang. Karenanya, i Synergy Group Limited platform pemasaran afiliasi…

Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) Tiongkok promosikan 10 Bali Baru (Foto: Kemenpar)

Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:05 WIB

Lewat Pagelaran Budaya, GenWI Tiongkok Promosikan 10 Bali Baru

Sebuah terobosan dilakukan Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) Tiongkok. Bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) cabang Chongqing dan ranting Chengdu, GenWI Tiongkok…