11.760 Lontong Cap Go Meh di Semarang Pecahkan Rekor

Oleh : Irvan AF | Senin, 20 Februari 2017 - 09:29 WIB

Pecinan Semarang. (Foto: Barcroft Media)
Pecinan Semarang. (Foto: Barcroft Media)

INDUSTRY.co.id, Semarang - Sebanyak 11.760 porsi lontong sayur ludes di perayaan Cap Go Meh yang berlangsung di Balai Kota Semarang, Minggu malam, sekaligus memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri).

Rekor Muri sebelumnya dicetak pada perayaan Cap Go Meh yang berlangsung di Berau, Kalimantan Timur, dengan jumlah 11 ribu porsi, atau selisih 760 porsi dibandingkan dengan perayaan Cap Go Meh di Semarang itu.

Perayaan Cap Go Meh itu semula direncanakan berlangsung di halaman Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang, namun akhirnya dipindah ke Balai Kota Semarang karena mendapatkan reaksi penolakan dari sejumlah organisasi kemasyarakatan Islam.

Perwakilan dari Muri, Sri Widayati selaku Eksekutive Manager menyerahkan piagam penghargaan dengan nomor 7826/R/MURI/2017 itu kepada beberapa pihak, yakni Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jawa Tengah Dewi Susilo Budiharjo.

Kemudian, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, PSMTI, dan PT Java Prima Abadi, produsen Luwak White Koffie selaku pemrakarsa, penyelenggara, dan pendukung sajian lontong Cap Go Meh terbanyak yang berhasil memecahkan rekor Muri itu.

Sementara itu, Ketua PSMTI Jateng Dewi Susilo Budiharjo mengatakan sebenarnya bukan rekor Muri itu yang dipentingkan, melainkan bagaimana indahnya gambaran keharmonisan masyarakat dari berbagai suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

"Bukan soal 10 ribu, 11 ribu, atau 12 ribunya (orang yang hadir, red.), tetapi kami ingin mewartakan betapa indahnya harmoni yang ada di Semarang ini. Bagaimana kebersamaan dalam kebhinnekaan dalam keindahan budaya Semarang," pungkasnya.

Sebagai penyelenggara, PSMTI Jateng juga akan mengundang sejumlah tokoh agama, seperti KH. Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), Habib Luthfi bin Yahya, Bhante Dhammasubho Mahathera, Romo Aloysius Budi Purnomo, dan Marga Singgih.

Rangkaian kegiatan perayaan Cap Go Meh itu, di antaranya makan lontong Cap Go Meh secara bersama oleh masyarakat yang hadir, kemudian dialog budaya, serta berbagai pertunjukan budaya, seperti tari-tarian dan atraksi barongsai.

Namun, dua tokoh yakni Gus Mus dan Habib Luthfi bin Yahya yang dijadwalkan mengisi dialog budaya yang menjadi rangkaian acara dalam perayaan Cap Go Meh di Balai Kota Semarang itu berhalangan hadir karena kondisi kesehatan.

Meski sempat mendapat reaksi penolakan, masyarakat tetap antusias berdatangan ke Balai Kota Semarang untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh itu, terutama makan lontong secara bersama yang sudah disediakan panitia secara gratis.

Seperti diungkapkan, Yanto (27), warga Boja, Semarang, yang rela datang jauh-jauh ke balai kota untuk menyaksikan kegiatan itu karena selama ini perayaan budaya semacam itu sangat jarang digelar di Semarang, padahal menarik.

"Ini malah saya dengar ada penolakan. Kan sebelumnya mau digelar di halaman MAJT, kemudian dipindah ke sini (balai kota). Ya, kalau menurut saya tidak perlu lah dipersoalkan karena di halaman masjid, bukan di masjidnya," katanya.

Hadir pula sejumlah tokoh pada kesempatan tersebut, di antaranya mantan Gubernur Jateng Ali Mufiz, Ketua Badan Pengelola MAJT Semarang Dr. Noor Achmad, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng KH Ahmad Darodji.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 26 September 2018 - 09:20 WIB

IHSG Dalam Zona Negatif

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Diperkirakan IHSG masih akan bergerak pada zona negatif meskipun terbatas dengan rentan pergerakan 5781-5903. Saham-saham yang masih dapat…

Gondola Climbing

Rabu, 26 September 2018 - 08:50 WIB

Jebsen &Jessen; dan Solusinya Industri Indonesia untuk Tingkatkan National Competitiveness

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Chairman Jebsen & Jessen (SEA), Heinrich Jessen mengemukakan bahwa group perusahaan memberikan dukungan terhadap agenda pertumbuhan ekonomi…

Samsung Salurkan Donasi Senilai Rp 1,5 Miliar Untuk Korban Gempa Lombok

Rabu, 26 September 2018 - 08:20 WIB

Gandeng PMI, Samsung Salurkan Donasi Senilai Rp 1,5 Miliar Untuk Korban Gempa Lombok

Samsung Peduli Lombok Bersama PMI Bangun 500 Hunian Sementara, Pengadaan 200.000 liter Air Bersih, dan Layanan Kesehatan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Rabu, 26 September 2018 - 08:02 WIB

Menteri PUPR Dukung BUMN Karya Kembangkan Sayap Go International

Kemampuan memenuhi standar mutu internasional diperlukan untuk meningkatkan ekspor jasa konstruksi nasional. Salah satu negara yang telah menjadi tujuan ekspor jasa konstruksi Indonesia adalah…

TP-Link Hadirkan Rangkaian Produk Inovatif

Rabu, 26 September 2018 - 07:54 WIB

Maksimalkan Internet of Things, TP-Link Hadirkan Rangkaian Produk Inovatif

Kehadiran IoT yang Didukung Perangkat Internet Canggih Membuat Aktivitas Manusia Menjadi Semakin Mudah