Schneider Electric Perkenalkan Masterpact MTZ, Air Circuit Breaker Generasi Terbaru Berbasis IoT

Oleh : Hariyanto | Kamis, 08 November 2018 - 17:29 WIB

Schneider Electric Perkenalkan Masterpact MTZ
Schneider Electric Perkenalkan Masterpact MTZ

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi, otomasi serta proteksi listrik, memperkenalkan inovasi terbaru Masterpact MTZ, generasi berikutnya dari high power low voltage air circuit breaker (ACB) pintar berbasis Internet of Things (IoT) dengan kemampuan analisa prediktif yang dipadukan dengan alat pengukur daya kelas 1 di industri.


Masterpact MTZ menjadi yang pertama untuk kategori  air circuit breaker dengan tingkat akurasi pengukur daya teratas di kelasnya, dan tersertifikasi dengan standard internasional ISO 50001, IEC 61557-12 and IEC 60364-8.

“Sekarang masanya energi baru yang digerakkan oleh dekarbonisasi, desentralisasi dan digitalisasi, karena itu para pelaku bisnis perlu melakukan otomatisasi pengelolaan energi listrik dengan kemampuan analisa
prediktif untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan mengontrol biaya operasional akibat gangguan listrik yang tak terduga.” ungkap Xavier Denoly, Country President Schneider Electric Indonesia di Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Pelaku bisnis, tambah Xavier, tentunya mengharapkan distribusi listrik yang lebih aman, dapat diandalkan, efisien, berkelanjutan dan terhubung. "Masterpact MTZ terbaru dari Schneider Electric menawarkan kemampuan digital yang terhubung dan dapat diintegrasikan dengan arsitektur EcoStruxure bagi pelanggan akhir, konsultan, pembuat panel listrik dan kontraktor listrik yang membutuhkan pemutus daya tinggi sebagai bagian dari low-voltage solution untuk lokasi industri dan bangunan yang kritikal," tambahnya.

Solusi high power low voltage air circuit breaker (ACB) pintar berbasis Internet of Things (IoT) ini sangat cocok untuk bangunan-bangunan yang membutuhkan keandalan listrik setiap saat 24 jam / 7 hari dan memiliki sensitivitas tinggi terhadap terjadinya gangguan listrik seperti Rumah Sakit dan Data Center.

“Bisnis seperti Rumah Sakit dan Data Center yang sangat sensitif dan bergantung terhadap keandalan listrik, memastikan tidak adanya downtime dan gangguan listrik sangatlah krusial karena berdampak langsung terhadap reputasi perusahaan, kerugian finansial, keamanan data serta kenyamanan dan kepuasaan klien/pasien. Oleh karena itu pengadopsian IoT dalam manajemen energi gedung menjadi sebuah keharusan.” tambah Xavier.

Martin Setiawan, Vice President Building & Industrial Channel Schneider Electric Indonesia di sela-sela acara peluncuran Masterpact MTZ di Hotel Fairmont, Jakarta mengatakan bahwa solusi terbaru Masterpact MTZ berbasis IoT memungkinkan otomatisasi pemulihan daya bila terjadi gangguan listrik langsung melalui perangkat telepon genggam.

"Sehingga meminimalisir adanya jeda waktu, dan memiliki kemampuan analisa prediktif yang secara proaktif memberikan laporan bila terjadi penurunan performa peralatan listrik dan indikasi kemungkinan akan terjadinya gangguan listrik sehingga staf teknisi dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat sebelum terjadi kerusakaan yang lebih parah dan menekan pengeluaran biaya perawatan yang tinggi," kata Martin.

Lebih lanjut Martin mengatakan Inovasi terbaru Masterpact MTZ ini melengkapi solusi EcoStruxure Power yang membutuhkan sistem distribusi listrik yang pintar dan berkelanjutan untuk memudahkan pengintegrasian sistem pengelolaan bangunan dan energi listrik di suatu gedung/bangunan ke tahap selanjutnya.

Beberapa keunggulan dan keuntungan lainnya dari Masterpact MTZ antara lain: Akurasi dan presisi pengukur daya teratas di kelasnya; Kemampuan untuk memantau dan mengontrol pemutus sirkuit secara aman melalui telepon genggam sebagai Human Machine Interface (HMI) utama, bahkan ketika terjadi pemadaman listrik sehingga dapat meminimalisir kecelakaan kerja karena tidak perlu ada kontak fisik secara langsung

Selain itu juga mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan circuit breaker dengan modul digital untuk fleksibilitas tinggi dan efisiensi operasional tanpa downtime; Kemudahan dalam pengintegrasian dengan Smart Panel berkat koneksi Ethernet yang tertanam di dalam Masterpact.

Kemudian yang terakhir, mampu melindungi peralatan dan aktivitas terhadap kelebihan kabel, sirkuit pendek, dan kesalahan isolasi; menawarkan daya uptime yang luar biasa yang dituntut oleh jaringan distribusi listrik tegangan rendah, bahkan di lingkungan dengan daya listrik yang tidak stabil sekalipun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Joe Taslim Jadi Pemain Sekaligus Produser Film "Hit N Run"

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:06 WIB

Joe Taslim Produseri Sekaligus Bintangi Film Hit N Run Bergenre Aksi Komedi

Di tengah maraknya film bergenre horor dan drama, munculnya sebuah film bergenre Aksi Komedi tentu bakal menarik perhatian. Itulah yang ditawarkan oleh Screenplay Films yang bekerjasama dengan…

Dirut BRI Suprajarto (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 07:30 WIB

Taspen Gandeng BRI untuk Sejahterakan ASN dan Pensiunan dalam Program Sejahtera di Purnatugas

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk kembali tunjukkan dukungannya pada sektor pemberdayaan kesejahteraan masyarakat melalui partisipasinya pada acara Program Wirausaha ASN dan Pensiunan…

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (Foto Ist)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:30 WIB

BI Yakin Pasar Tidak "Wait and See" Jelang Pemilu

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini dunia usaha dan investor tidak akan ragu dan memilih menunggu (wait and see) untuk mengeksekusi kegiatan bisnis, meskipun di dalam negeri sedang…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:18 WIB

Kaltara Eksport Beras dan Krayan ke Malaysia

Jakarta - Padi Adan adalah salah satu komoditi yang menjadi andalan dari wilayah perbatasa Krayan Prop.Kaltara. Padi Adan sendiri merupakan bibit lokal hasil budidaya masyarakat di dataran tinggi…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:01 WIB

Segera Luncurkan Beras Basmati Asli Indonesia, Kementan: Beras Kita Layak Ekspor

Sukamandi - Kementerian Pertanian direncanakan akan merilis varietas beras basmati asli Indonesia pada pertengahan Februari nanti. Beras basmati selama ini dikenal sebagai beras aromatik asal…