Mensos: Transformasi Rastra ke BPNT Selesai Februari

Oleh : Herry Barus | Kamis, 08 November 2018 - 09:56 WIB

Agus Gumiwang Menteri Sosial (Foto Dok Industry.co.id)
Agus Gumiwang Menteri Sosial (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Yogyakarta - Menteri Sosial(Mensos), Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan tranformasi program beras sejahtera (Rastra) ke bantuan pangan non-tunai(BPNT) selesai pada Februari 2019.

"Jika saat ini ada daerah yang belum siap akan kita carikan jalan keluarnya, dan hal itu menjadi 'pekerjaan rumah' kita bersama " katanya usai membuka Forum Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Bantuan Sosial Pangan Direktorat Penanganan Fakir Miskin Perkotaan Wilayah II 2018, di Yogyakarta, Rabu (7/11/2018)

Ia mengatakan, forum ini bertujuan melakukan evaluasi pelaksanaan transformasi program Rastra ke BPNT. Evaluasi melibatkan sejumlah pihak yang berperan serta dalam penyaluran bantuan sosial pangan tersebut.
 

"Evaluasi perlu dilakukan untuk melihat realisasi program bantuan sosial pangan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya sehingga dapat dicarikan jalan keluarnya," kata Mensos.

Melalui evaluasi, menurut dia, kendala dalam penyaluran Rastra dan BPNT yang membuat tidak maksimalnya manfaat yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat diatasi.

"Dengan demikian, transformasi program Rastra ke BPNT dapat berjalan sesuai harapan dan selesai 100 persen pada Februari 2019," kata Mensos.

Ia mengemukakan, Kemensos saat ini sedang mengkaji penggunaan teknologi biometrik dalam penyaluran bantuan sehingga kendala yang ada dan hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalkan.

"Melalui inovasi penggunaan teknologi dalam penyaluran bantuan dengan sistem 'face recognition' itu diharapkan pelaksanaan program bantuan sosial pangan dapat berjalan sesuai harapan," ujar Mensos.

Ia mengatakan, pada 2019 anggaran bantuan sosial di Kemensos mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding 2018.

Pada 2018 anggaran bantuan sosial sebesar Rp43,2 triliun, naik menjadi Rp58,9 triliun pada 2019.

"Dengan kenaikan jumlah anggaran Bansos itu, saya optimistis angka kemiskinan pada akhir 2019 dapat ditekan, dan berada di kisaran 9,3 - 9,5 persen," kataMensos.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Joe Taslim Jadi Pemain Sekaligus Produser Film "Hit N Run"

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:06 WIB

Joe Taslim Produseri Sekaligus Bintangi Film Hit N Run Bergenre Aksi Komedi

Di tengah maraknya film bergenre horor dan drama, munculnya sebuah film bergenre Aksi Komedi tentu bakal menarik perhatian. Itulah yang ditawarkan oleh Screenplay Films yang bekerjasama dengan…

Dirut BRI Suprajarto (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 07:30 WIB

Taspen Gandeng BRI untuk Sejahterakan ASN dan Pensiunan dalam Program Sejahtera di Purnatugas

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk kembali tunjukkan dukungannya pada sektor pemberdayaan kesejahteraan masyarakat melalui partisipasinya pada acara Program Wirausaha ASN dan Pensiunan…

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo (Foto Ist)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:30 WIB

BI Yakin Pasar Tidak "Wait and See" Jelang Pemilu

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meyakini dunia usaha dan investor tidak akan ragu dan memilih menunggu (wait and see) untuk mengeksekusi kegiatan bisnis, meskipun di dalam negeri sedang…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:18 WIB

Kaltara Eksport Beras dan Krayan ke Malaysia

Jakarta - Padi Adan adalah salah satu komoditi yang menjadi andalan dari wilayah perbatasa Krayan Prop.Kaltara. Padi Adan sendiri merupakan bibit lokal hasil budidaya masyarakat di dataran tinggi…

Beras (Foto/Rizki Meirino)

Jumat, 18 Januari 2019 - 06:01 WIB

Segera Luncurkan Beras Basmati Asli Indonesia, Kementan: Beras Kita Layak Ekspor

Sukamandi - Kementerian Pertanian direncanakan akan merilis varietas beras basmati asli Indonesia pada pertengahan Februari nanti. Beras basmati selama ini dikenal sebagai beras aromatik asal…