Pendidikan Vokasi Diminta Siapkan SDM Hadapi Revolusi Industri 4.0

Oleh : Herry Barus | Rabu, 07 November 2018 - 15:37 WIB

Pabrik Vivo Mobile Indonesia di Cikupa (Ist)
Pabrik Vivo Mobile Indonesia di Cikupa (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pendidikan vokasi atau kejuruan diminta mempersiapkan diri menyongsong pergeseran industri 3.0 menuju Revolusi Industri 4.0 dengan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

"Sistem pendidikan vokasi di tengah persaingan global, itu menjadi short cut (terobosan) dari pendidikan formal. Pendidikan vokasional harus menyiapkan SDM agar industri cepat switching (bergeser) ke 4.0 ini,"  kata Staf Ahli Menteri Perindustrian bidang Keuangan dan Struktur Industri Soerjono di Jakarta, Selasa (6/11/2018)

Dalam Rapat Kerja Nasional LP3I yang bertema "The Vocational Energy of LP3I for Industry 4.0" di Gedung Pusdiklat Kepegawain  Kemendikbud, Depok Jawa Barat, dia menegaskan salah satu hal yang harus dipersiapkan menuju Industri 4.0 adalah pendidikan yang tepat agar SDM Indonesia tidak ketinggalan.

Menurut dia, LP3I mempunyai tantangan besar dalam mencetak SDM yang berdaya saing dalam industri 4.0. Namun, pihaknya mengharapkan lembaga pendidikan seperti LP3I akan semakin banyak.

Direktur Bina Produktivitas Ditjen Pelatihan dan Produktivitas Kemenaker M Zuhri Bahri menambahkan peringkat produktivitas SDM di Indonesia menduduki nomor 4 versi World Economic Forum (WEF).  "Peningkatan SDM ngga hanya di gantungkan pada pendidikan tapi pelatihan juga," ujarnya.

Saat ini,  lanjutnya, pendidikan vokasi tengah berbenah untuk menjadi salah satu tonggak yang menghasilkan SDM berkualitas sebagaimana terjadi di Jerman. "Pendidikan yang tepat agar tidak ketinggalan ke depan harus bisa diandalkan. SDM harus disiapkan. Prosesnya seperti LP3I, harus dilakukan kalau banyak yang seperti ini semakin mudah bagi Indonesia masuk ke Industri 4.0," katanya.

Presiden Komisaris LP3I Syahrial Yusuf kepada Antara menyatakan pihaknya selama 29 tahun sudah berkontribusi pada pendidikan vokasional.   "Tentunya sudah banyak menciptakan tenaga kerja yang siap pakai sesuai dengan bidang pekerjaan. Kami berkomitmen untuk terus menerus mengembangkan konsep dan sistem pendidikan vokasi agar lulusan LP3I berkompeten dan siap bersaing," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).