Akademi Komunitas Presiden Gandeng Beberapa Perusahaan dan Institusi Pendidikan Atasi Masalah Pengangguran

Oleh : Hariyanto | Rabu, 07 November 2018 - 13:13 WIB

Dok. Presidentpost
Dok. Presidentpost

INDUSTRY.co.id - Cikarang – Akademi Komunitas Presiden (AKP) gandeng 10 perusahaan dan 2 institusi pendidikan bersinergi untuk mengurangi pengangguran di Kabupaten Bekasi yang ditandai dengan penandatanganan kerja sama yang dilakukan di Senior Living D’Khayangan Jababeka Cikarang, Selasa (6/11/2018).

Acara penandatanganan kerjasama tersebut juga dihadiri oleh perusahaan lainnya yang sebelumnya sudah melakukan Memorandum of Understanding (MoU).

AKP merupakan institusi pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP), yang memberikan solusi bagi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan siap kerja dengan para lulusan SMK, pesantren dan juga komunitas khusus.

Pendidikan yang ditawarkan oleh AKP berupa D1 dengan skema 70 persennya adalah magang kerja. Sehingga siswa bisa dengan cepat bisa belajar dan beradaptasi terhadap kebutuhan perusahaan sejak dini.

“AKP kita persiapkan sebagai tempat pendidikan dan keterampilan untuk merespon kebutuhan pasar kerja, yang terkadang tidak link and match antara skill yang dimiliki calon pekerja dengan kebutuhan industrinya.” kata Direktur AKP, Erman Soeparno seperti dikutip dari presidentpost.

Menteri Ketenagakerjaan era Presiden SBY tersebut menambahkan, kurikulum AKP adalah by order. "Jadi bukan kita menyodorkan menu kepada industri tapi kita minta menu-nya dari mereka lalu kita persiapkan. Didukung oleh dosen-dosen profesional, entrepreneur, dosen ahli dari kita untuk kita yang siap membantu AKP." tambahnya.

Sebagai penasihat Asosiasi Pengusaha Indonesia, Erman menyebutkan tahu kebutuhan industri akan tenaga kerja. “Kadang-kadang mereka butuh tapi tidak terpenuhi, terpenuhi tapi tidak match dengan kebutuhan. Tidak hanya bagi yang ingin bekerja, namun ke depannya bagi siswa yang ingin mandiri berwirausaha dan membuka lapangan pekerjaan juga akan kami persiapkan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Erman juga mengajak para pengusaha dan akademisi di institusi pendidikan untuk bersama-sama saling sinergi membantu pemerintah dalam menanggulangi pengangguran dan kemiskinan. "AKP siap memenuhi kebutuhannya,” tutupnya.

Nada optimis juga datang dari para perwakilan perusahaan dan juga institusi pendidikan yang hadir. Presiden Direktur PT Solusindo Sistem, Agus Cahyo Wirawan menyampaikan, ada take and give antara dunia usaha dan pendidikan.

"Sehingga yang dibilang Pak Erman tadi pas. Disatu sisi kita membutuhkan SDM yang terlatih dan disisi lainnya SDM tersebut disiapkan. Link and Match nya ketemu, apalagi dari awal kita sudah mengklasifikasi kebutuhan kita apa.” kata dia.

Sementara Presiden Direktur PT Multiniaga Internusa, Sutito Zainudin menilai bagus dengan adanya AKP yang kerjasama dengan para mitra perusahaan-perusahaan yang ada serta para sekolah maupun pesantren. "Hal tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat yang miskin dan tidak mampu sekolah untuk diperdayakan agar memiliki skill," katanya.

Berikut adalah daftar perusahaan dan institusi pendidikan yang hadir dan bekerja sama dengan Akademi Komunitas Presiden:

1. PT Nuh Sukses Abadi

2. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia

3. PT Solusindo Sistem Pratama

4. PT Foodex Inti Ingredients

5. PT Prikast Metal Indonesia

6. PT Art Tehnika

7. PT Candi Sukuh Permai

8. PT Master Global Fattah

9.PT Multiniaga Internusa

10.PT Bathara Tiara Celebes

11. PT Jababeka Long Life City

12. Pondok Pesantren Alfath Jalen

13. SMK Tridaya Bekasi

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).