Menristekdikti Harap Hasil Studi Mobil Listrik Pacu Perguruan Tinggi Berkontribusi Dalam Penelitian Baru

Oleh : Ridwan | Rabu, 07 November 2018 - 09:36 WIB

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyambut baik hasil studi komprehensif ketenagalistrikan tahap pertama yang melibatkan akademisi dari perguruan tinggi negeri dan industri otomotif dalam pengembangan kendaraan bertenaga listrik (electrified vehicle).

Mohamad Nasir mengungkapkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah memfasilitasi 6 perguruan tinggi negeri (UI, ITB, UNS, UGM, ITS, dan Udayana) untuk melakukan riset ‘Mobil Listrik Nasional’ secara mandiri.

Ia berharap hal tersebut dapat memacu perguruan tinggi lainnya untuk turut berkontribusi dalam penelitian-penelitian baru lainnya.

“Kolaborasi pemerintah dengan perguruan tinggi ini diharapkan dapat berjalan terus agar selalu ada hasil penelitian baru sehingga menghasilkan produk Indonesia yang berkualitas,” ucap Menristekdikti dalam sambutannya pada Laporan Akhir Fase 1 Studi Komperhensif Electrified Vehicle di Kementerian Perindustrian, Jakarta (6/11).

Dalam hasil studi yang dipaparkan tersebut secara garis besar menunjukkan bahwa penggunaan mobil listrik baik jenis hybrid atau plug in hybrid lebih efisien dan hemat dalam penggunaan energi. Terutama jika dibandingkan menggunakan kendaraan bukan elektrik atau dalam jenis internal combustion engine.

"Mobil listrik jenis hybrid bisa melakukan penghematan dalam menggunakan energi sebesar 50 persen. Sedangkan, untuk jenis mobil listrik plug in hybrid penghematan energi bisa mencapai 75-80 persen," terangnya. 

Lebih lanjut Menristekdikti menyebutkan melalui 10 bidang strategis yang menjadi perhatian pemerintah dalam Rencana Induk Riset Nasional (RIRN), riset mengenai transportasi dan energi baru terbarukan harus memiliki arah yang jelas dan menghasilkan inovasi yang menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat.

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyebutkan, saat ini pemerintah berupaya mendorong pemanfaatan teknologi otomotif yang ramah lingkungan melalui program LCEV (Low Carbon Emission Vehicle) sebagai bagian komitmen pemerintah menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca sebesar 29% pada tahun 2025, dan juga sekaligus menjaga energi sekuriti khususnya di sektor transportasi darat.

Selain melibatkan 6 perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) juga menggandeng Toyota Indonesia untuk bersama melakukan riset dan studi secara komprehensif tentang pentahapan teknologi electrified vehicle di dalam negeri.

Sebagai salah satu sektor andalan di dalam roadmap Making Indonesia 4.0, Menperin berharap industri otomotif nasional dapat menjadi basis produksi kendaraan bermotor baik internal combustion engine (ICE) maupun electrified vehicle (EV) untuk pasar domestik maupun ekspor.

“Nanti hasil studi akan menjadi masukkan bagi pemerintah dalam menerapkan kebijakan pengembangan kendaraan listrik, sehingga target 20 persen untuk produksi kendaraan emisi karbon rendah (low carbon emission vehicle/LCEV) tahun 2025 dapat tercapai” ucapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Milasari Kusumo Anggraini (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:25 WIB

Milasari Kusumo:Mulailah Membangun Ekosistem Ekonomi Kerakyatan

Tidak banyak calon legislatif (caleg) yang hadir di tengah masyarakat dengan membawa konsep perbaikan ekonomi. Dari yang sedikit itu terdapat Milasari Kusumo Anggraini SE, caleg DPR RI dari…

PT Jasa Tirta Energi selaku BUMN yang bergerak di sektor bisnis energi dan konstruksi akan mengoptimalkan pembangkit listrik tenaga minihidro untuk mengaliri aliran listrik di seluruh pelosok Indonesia.

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:13 WIB

Ambisi Jasa Tirta Energi Aliri Listrik di Pelosok

Pemerintah menargetkan hingga 2025 rasio elektrifikasi mencapai 100 persen dimana permintaan akan listrik bertambah 7.000 MW setiap tahunnya. Peluang inilah yang mendasari PT Jasa Tirta Energi…

Pramugari Garuda Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:00 WIB

GI Maskapai Global dengan Capaian OTP Terbaik di Dunia Periode Desember 2018-Februari 2019

Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia berhasil mencatatkan capaian tertinggi On Time Performance (OTP) terbaik untuk kategori maskapai penerbangan global dengan jumlah penerbangan di…

Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Rabu, 20 Maret 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Dorong Industri Tenun dan Batik Gunakan Benang Bemberg

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) terus mendorong penyediaan bahan baku untuk industri tenun dan batik nasional.

Titiek Soeharto (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 19:00 WIB

Titiek Soeharto: Capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Pasti Menang

Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Titiek Soeharto, optimistis pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 itu akan menang dalam…