Berbagi Inspirasi Dunia Kuliner Melalui Karya Titi Soenardi

Oleh : Ahmad Fadli | Sabtu, 03 November 2018 - 21:24 WIB

Wendi Winduwasono putra mendiang dari Almh Tuti Soenardi pakar lengendaris kuliner dan ahli gizi Indonesia meluncurkan buku Tuti Soenardi, berjudul 48 Tahun Mengabdi dan Berkarya di Dunia Gizi dan Kuliner yang berlangsung hari ini, Sabtu (3/11/2018).
Wendi Winduwasono putra mendiang dari Almh Tuti Soenardi pakar lengendaris kuliner dan ahli gizi Indonesia meluncurkan buku Tuti Soenardi, berjudul 48 Tahun Mengabdi dan Berkarya di Dunia Gizi dan Kuliner yang berlangsung hari ini, Sabtu (3/11/2018).

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Wendi Winduwasono putra mendiang dari Almh Tuti Soenardi pakar lengendaris kuliner dan ahli gizi Indonesia meluncurkan buku Tuti Soenardi, berjudul 48 Tahun Mengabdi dan Berkarya di Dunia Gizi dan Kuliner yang berlangsung hari ini, Sabtu (3/11/2018).

Titi Soenardi ujarnya merupakan sosok yang selalu bersemangat khusus dalam memasyarakatkan ilmu kuliner, melalui symposium, seminar-seminar kepada sekolah-sekolah baik level SMK hingga ke universitas. Sehingga menginspirasi anak-anaknya untuk meneruskan usaha sang ibunda.

Dikatakannya, sang ibunda merintis usaha catering bagi orang sakit untuk recovery, daripada dia menginap dirumah sakit mahal, diberikan opportunity dengan menyediakan makanan dirumah sehingga lebih ekonomis.

Ketika ditanyakan apa yang menjadi harapan dari peluncuran buku ketiga Almh Tuti Soenardi. “Saya dan keluarga berharap bisa meneruskan mengangkat pangan lokal menjadi komiditi nasional maupun internasional,”ujarnya.

Dalam peluncuran buku ini, dibahas pula mengenai tren kuliner yang mengalami pergeseran di era digital. Marketing Manager Zomato Indonesia, Deri Slyrova mengatakan bahwa keberadaan startup di bidang food technology merupakan peluang besar bagi para pebisnis kuliner saat ini.

Meski demikian hal ini juga seperti dua sisi mata uang di mana hadirnya beragam aplikasi juga membuat konsumen dimudahkan untuk memberikan tanggapan balik seputar rasa dan pelayanan dari industri kuliner.

"Keberadaan Startup Food Tech bagi pebisnis Kuliner merupakan peluang yang terbuka lebar. Meski demikian, tetap dibutuhkan komitmen dan konsep yang sederhana namun kuat untuk bisa dijual ke pelanggan. Ketika konsumen tidak puas mereka bisa meresponnya dengan memberi rating jelek. Dan pada gilirannya akan membuat calon pelanggan jadi enggan untuk datang," jelasnya

Sebagai informasi, Tuti Soenardi wanita kelahiran 18 Oktober 1934 itu dikenal sebagai penulis buku andal mengenai kesehatan dan gizi, terutama komposisi makanan/menu sehat yang menggunakan bahan-bahan dari pangan lokal. Beberapa karyanya yang sudah diterbitkan di antaranya Toeti Soenardi 40 Tahun Berkarya: Pengabdian Abadi untuk Dunia Gizi & Kuliner, 100 Resep Hidangan Lezat untuk menurunkan Kolesterol, Teori Dasar Kuliner: Teori Dasar Memasak untuk Siswa, Peminat, dan Calon Profesional, serta 500 Resep Makanan Sehat untuk Bayi & Balita.

Tuti merupakan lulusan Akademi Pendidikan Nutrisionist dan Ahli Diet Bogor—sekarang sudah menjadi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Jakarta—pada tahun 1959. Ia mengawali kariernya sebagai asisten dosen di Akadami Pendidikan Nutritionist Bogor dan Ahli Diet Bogor, kemudian menjadi ahli gizi di RSCM, Jakarta sambil terus mengajar sebagai dosen.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Skandinavia

Sabtu, 15 Desember 2018 - 21:02 WIB

Lakukan Serah Terima Kunci, Apartemen Skandinavia Sudah Siap Dihuni

Puluhan unit apartemen Skandinavia telah mulai diserah terimakan sejak 11 December 2018. Setiap harinya mulai tanggal tersebut, PT Pancakarya Griyatama selaku pengembang Skandinavia apartemen,…

Taman Krueng Daroy

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:42 WIB

Krueng Daroy Contoh Baik Program Kolaborasi Penataan Kawasan di Banda Aceh

Keberhasilan penataan kawasan yang dilaksanakan secara paralel dengan Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang digulirkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bertujuan untuk…

BRIsyariah berpartisipasi di ISEF

Sabtu, 15 Desember 2018 - 20:25 WIB

Festival Ekonomi Syariah Sepakati Bisnis Senilai Rp 6,75 Triliun

Bank Indonesia menyebutkan selama penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Indonesia (Indonesia Sharia Economic Festival/ISEF) pada 11-15 Desember 2018 terjadi kesepakatan bisnis para pelaku…

i Synergy Group Limited platform pemasaran afiliasi asal Malaysia mengucurkan investasi senilai 42 juta dolar Australia untuk mengembangkan afiliasi pemasaran dan business training centrenya di Indonesia

Sabtu, 15 Desember 2018 - 19:32 WIB

Jaring Pelaku E-commerce, i Synergy Luncurkan Bisnis Pemasaran Afiliasi

Semarak dunia digital dan ramainya lini e-commerce pun tersaji di negeri ini. Sebuah era baru yang begitu dinamis sekaligus menantang. Karenanya, i Synergy Group Limited platform pemasaran afiliasi…

Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) Tiongkok promosikan 10 Bali Baru (Foto: Kemenpar)

Sabtu, 15 Desember 2018 - 18:05 WIB

Lewat Pagelaran Budaya, GenWI Tiongkok Promosikan 10 Bali Baru

Sebuah terobosan dilakukan Generasi Wonderful Indonesia (GenWI) Tiongkok. Bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok (PPIT) cabang Chongqing dan ranting Chengdu, GenWI Tiongkok…