Padukan Business dan Leisure Travel Pariwisata Ajak Wisman Kunjungi Indonesia

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 17 Februari 2017 - 19:25 WIB

Acara Forum Wartawan Pariwisata Indonesia yang mengangkat tema "Pariwsata Indonesia Mengejar Kualitas atau Kuantitas Wisatawan Mancanegara"
Acara Forum Wartawan Pariwisata Indonesia yang mengangkat tema "Pariwsata Indonesia Mengejar Kualitas atau Kuantitas Wisatawan Mancanegara"

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Untuk mewujudkan jumlah wisatawan mancanegara tahun 2019 mendatang yang ditargetkan 20 juta wisman berkunjung ke Indonesia, segala macam cara sudah dilakukan untuk mewujudkannya.

Potensi pariwisata di Indonesia juga beraneka ragam mulai dari alamnya, hingga budaya yang merupakan faktor daya tarik para wisata mancanegara yang datang berkjunjung.

Menurut Chirstina L Raudatin, Praktisi MICE PNJ mengatakan bahwa, kualitas dan kuantitas itu penting dalam hal sektor pariwisata. Terbukti bussiness dan leisure travel dari luar negeri banyak yang melakukan kegiatan bisnis di Indonesia dan mereka juga tertarik untuk menjelajahi Indonesia.

"Di Indonesia ada 16 destinasi yang difokuskan oleh pemerintah untuk memfokuskan MICE, tetapi nyatanya sampai saat ini mayoritas masing terkonsentrasi di Jakarta dan Bali saja. Hal ini dikarenakan soal aksesibilitas dan fasilitas. Jadi, untuk MICE mau tidak mau harus fokus satu-satu pada beberapa destinasi yang memang sudah dianggap siap terlebih dahulu," ujar Chirstina L Raudatin dalam acara yang digelar oleh Forum Wartawan Pariwisata Indonesia yang mengangkat tema "Pariwsata Indonesia Mengejar Kualitas atau Kuantitas Wisatawan Mancanegara" di Hotel Ibis, Harmoni, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Dari kriteria sebuah destinasi MICE memang Jakarta dan Bali yang hampir memenuhi kriteria diantaranya dengan adanya aksesbiliti paling tidak direct flight internasional dari Jakarta dan Bali jauh lebih banyak dari pada kota-kota lainnya. Tentu saja jika kita mengadakan kegiatan MICE disebuah destinasi, nomor satu mereka ingin adanya kemudahan menuju ke destinasi tersebut, dan keimigrasian, kami bersyukur bahwa kebijakan bebas visa menjadi salah satu kemudahan, lanjutnya.

"Indonesia baru sekitar tujuh destinasi yang dianggap mampu untuk dikembangkan menjadi fokus MICE. Potensi wisata MICE yang lainnya antara lain Jogja, Bandung, Surabaya, Solo, Medan dan Semarang," pungkas, Chirstina L Raudatin, Praktisi MICE PNJ.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Telepon Seluler (istimewa)

Jumat, 22 September 2017 - 04:00 WIB

Kemenperin Pacu Pabrikan Produk Telekomunikasi Tingkatkan Daya Saing

Kementerian Perindustrian terus mendorong para pabrikan produk telekomunikasi di Tanah Air agar semakin meningkatan daya saingnya sehingga mampu berkompetisi dengan barang-barang impor.

Menlu Retno Marsudi (Foto Istimewa)

Jumat, 22 September 2017 - 03:58 WIB

Menlu Retno Bahas Batas Maritim Negara Palau

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertemu Menlu Palau Faustina K Rehuher-Marugg di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York, Rabu, membahas percepatan perundingan batas maritim dan…

Ilustrasi obat ilegal PCC (Foto Ist)

Jumat, 22 September 2017 - 03:45 WIB

Surabaya Hanya Sebagai Gudang Transt Pil PCC

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan Kota Surabaya hanyalah sebagai gudang untuk transit pil Paracetamol Caffein Carisoprodol (PCC), sebelum diedarkan kembali…

Masjid Istiqlal, Jakarta (Chodijah Febriyani/Industry.co.id)

Jumat, 22 September 2017 - 03:39 WIB

Realisasikan 1 Muharam dengan Perubahan

Sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Dr Ansari Yamamah mengatakan umat Islam di Indonesia harus mampu merealisasikan peringatan 1 Muharram sebagai Tahun Baru Islam dengan…

Etnis Rohingya butuh pertolongan dunia interasional

Jumat, 22 September 2017 - 03:35 WIB

Sebagian Pengungsi Rohingya Akhirnya Manfaatkan Tenda Indonesia

Sebagian pengungsi Rohingya di Distrik Cox's Bazar Bangladesh akhirnya dapat memanfaatkan tenda bantuan dari pemerintah Indonesia.