Resmikan Kapal Seapup 3, Wamen ESDM Minta TKDN Ditingkatkan

Oleh : Ridwan | Selasa, 23 Oktober 2018 - 07:50 WIB

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar saat peresmian Kapal Seapup 3 milik PT. Swadaya Sarana Berlian di kawasan pelabuhan Marunda, Jakarta (Foto: Kemenperin)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar saat peresmian Kapal Seapup 3 milik PT. Swadaya Sarana Berlian di kawasan pelabuhan Marunda, Jakarta (Foto: Kemenperin)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Wakil Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar meresmikan pengoperasian Kapal Self Elevated and Propelled Utility Platform (SEAPUP) 3 milik PT Swadaya Sarana Berlian.

Dalam peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan disaksikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto tersebut, Wakil Menteri ESDM berpesan kepada pemilik kapal dan pengusaha yang hadir untuk mengoptimalkan penggunaan komponen dalam negeri dalam industrinya.

"Kita sangat mendorong pelaku-pelaku di industri oil and gas di Indonesia untuk menggunakan komponen dalam negeri. Dalam skema gross split yang kita pergunakan saat ini, apabila Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 30% maka diberikan insentif 2% dari gross product, jika menggunakan TKDN lebih dari 50% maka diberikan insentif 3% dan jika lebih dari 70% maka diberikan insentif 4%," ujar Arcandra di Jakarta (22/10/2018).

Kapal Seapup merupakan kapal yang digunakan untuk mendukung kegiatan sektor minyak dan gas bumi lepas pantai (offshore), dengan menggunakan kapal Seapup ini, kegiatan servis di offshore dapat dilakukan lebih stabil jika dibandingkan dengan menggunakan kapal biasa.

Kapal Seapup 3 saat ini hanya menjangkau servis di dalam laut dangkal, karenanya keberadaan kapal ini menurut Arcandra akan dapat mengisi kekosongan servis didalam laut dangkal.

"Kapal Seapup 3 itu diharapkan mampu mengisi kekosongan teknologi yang mungkin diperlukan untuk kegiatan eksplorasi di laut dangkal, karena kemampuan kapal ini kemungkinan besar hanya sampai 300 feet, dan kalau kita bicara laut dangkal ini mungkin teknologi yang pas karena sebagian besar wilayah laut Indonesia berada pada kedalaman dibawah 100 meter," ungkap Arcandra.

Kapal Seapup 3 merupakan penyempurnaan dari kapal pendahulunya Seapup 1 dan Seapup 2. Beroperasinya kapal Seapup 3 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi kegiatan industri migas di Indonesia.

"Kita di Kementerian ESDM berterima kasih dengan adanya kapal Seapup 3 ini, semoga kedepan akan ada yang Seapup 4, dan 5 yang bentuknya lain, karena teknologinya itu terus berkembang," harap Arcandra.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli (Foto Ist)

Minggu, 18 November 2018 - 12:18 WIB

Selaras Pemikiran Rizal Ramli, Pemerintah dan Bank Indonesia Wajibkan Eksportir Bawa Pulang Devisa

Rencana Bank Indonesia (BI) dalam menerbitkan aturan baru yang mewajibkan eksportir membawa devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri pada 1 Januari 2019 selaras dengan ide dan gagasan ekonom…

Peneliti berprestasi ke Taiwan

Minggu, 18 November 2018 - 11:15 WIB

Kementerian Pertanian Berangkatkan Peneliti Berprestasi ke Taiwan

INDUSTRY.co.id -

Taiwan Kementerian Pertanian memberangkatkan Peneliti Berprestasi untuk mempelajari inovasi teknologi pertanian modern khususnya bidang Hortikultura…

Petani Padi (Ilustrasi)

Minggu, 18 November 2018 - 10:46 WIB

Agroekologi Bisa Jadi Solusi Pertanian Masa Depan

Agroekologi sesungguhnya memiliki kemampuan menghasilkan produksi pertanian lebih tinggi dibanding pola pertanian konvensional. Sayangnya, agroekologi masih belum mendapatkan perhatian dan dukungan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:34 WIB

KTT APEC akan Bahas Konektivitas Untuk Pertumbuhan Inklusif

Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2018 hari kedua, Minggu (18/11/2018) di Port Moresby, Papua Nugini, antara lain akan membahas konektivitas untuk pertumbuhan…

Presiden Jokowi(Foto Setkab)

Minggu, 18 November 2018 - 10:29 WIB

Presiden Jokowi Hadiri Pertemuan Dewan Bisnis APEC

Presiden Joko Widodo menghadiri pertemuan Dewan Bisnis Asia-Pacific Economic Cooperation atau APEC Business Advisory Council (ABAC) di Port Moresby, Papua Nugini, Sabtu (17/11/2018).