Aktivis Tolak Pabrik Semen Rembang Diperkarakan dengan Kasus Pemalsuan Dokumen

Oleh : Irvan AF | Kamis, 16 Februari 2017 - 07:56 WIB

Aksi protes petani Rembang menolak pembangunan pabrik semen. (Donal Husni/NurPhoto via Getty Images)
Aksi protes petani Rembang menolak pembangunan pabrik semen. (Donal Husni/NurPhoto via Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Semarang - Polisi menetapkan salah seorang aktivis penolak pembangunan pabrik PT Semen Indonesia di Rembang, Joko Priyanto, sebagai tersangka dugaan pemalsuan dokumen dukungan warga penolak pabrik tersebut yang berisi nama-nama dengan identitas tidak lazim.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Djarod Padakova, di Semarang, Rabu (15/2/2017), mengatakan penanganan perkara yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum tersebut sudah dinaikkan ke penyidikan.

"Sudah naik ke penyidikan. Penyidik sudah mengantongi bukti kuat," katanya lagi.

Menurut dia, penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara.

Selain Joko Priyanto, penyidik juga menetapkan lima orang lain yang merupakan warga penolak pabrik semen sebagai tersangka pula.

Keenam tersangka tersebut, lanjut dia, dijerat dengan pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen.

Selanjutnya, kata dia, keenam penolak pabrik semen tersebut akan kembali dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka.

Sebelumnya, sejumlah nama tidak lazim tercatat dalam dokumen penolak pabrik PT Semen Indonesia yang diserahkan ke Mahkamah Agung.

Dalam dokumen yang ditandatangani sekitar 2.500 warga tersebut tercantum nama seperti Saiful Anwar bertempat tinggal di Manchester dan pekerjaan sebagai Presiden RI tahun 2025.

Ada pula warga bernama Zaenal Mukhlisin yang ditulis bekerja sebagai Power Rangers.

Sejumlah nama dalam dokumen tersebut diduga fiktif dan tidak jelas.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…