Investasi Hijau Bermanfaat untuk Pendanaan Infrastruktur

Oleh : Herry Barus | Jumat, 12 Oktober 2018 - 12:00 WIB

Menkeu Sri Mulyani (Foto Setkab)
Menkeu Sri Mulyani (Foto Setkab)

INDUSTRY.co.id - Nusa Dua- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, investasi hijau mempunyai manfaat untuk mendukung pengadaan infrastruktur yang jumlahnya masih terbatas guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Kita memerlukan investasi ramah lingkungan untuk mencegah perubahan iklim dan kondisi yang mengurangi manfaat positif pertumbuhan ekonomi," kata Sri Mulyani dalam diskusi "How to Mobilize Private Investment for Green Infrastructure Promoting Intraregional Connectivity" di Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018)

Sri Mulyani mengatakan, keterbatasan sarana infrastruktur telah membatasi kinerja perekonomian untuk tumbuh lebih optimal sehingga dibutuhkan upaya yang lebih kompetitif guna meningkatkan partisipasi swasta dalam pembangunan infrastruktur.

Namun, pembangunan infrastruktur ini tidak boleh mengorbankan lingkungan sehingga sangat penting untuk mendorong investasi hijau yang bisa memenuhi kebutuhan infrastruktur tanpa menyebabkan masalah perubahan iklim di masa depan.

Proyek infrastruktur hijau tersebut, tambah dia, harus memperhatikan aspek konsep penataan ruang mulai dari tahapan perencanaan hingga pembangunan dengan mengaplikasikan beberapa prasyarat yang berbasis ramah lingkungan.

"Pemerintah harus melakukan intervensi agar 'green financing' dan 'green infrastructure' dapat terus berkembang. Kita perlu mengoreksi pasar bebas yang cenderung tidak memperhitungkan dampak proyek yang tidak ramah lingkungan," kata Sri Mulyani.

Meski demikian, skema pembiayaan melalui investasi hijau, yang diantaranya dapat terwujud melalui penerbitan sukuk hijau, masih mempunyai risiko yang harus diperbaiki untuk memikat investor swasta dan memberikan hasil optimal dalam jangka panjang.

Untuk itu, keterlibatan pemerintah dibutuhkan untuk menciptakan kepastian bagi investor hijau dengan memperbaiki persoalan regulasi maupun mengatasi perkembangan teknologi ramah lingkungan yang dirasakan terlalu mahal.

"Tidak ada satu model 'green financing' yang berhasil untuk semua negara. Kebijakan dan pilihan investasi yang inovatif dan membawa manfaat harus sesuai dengan masing-masing kondisi negara, didukung oleh strategi yang komprehensif," ujar Sri Mulyani.

Selama ini, menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia, pemerintah sudah berupaya untuk mengembangkan ekonomi hijau guna mengurangi pemanfaatan karbon dan mengatasi persoalan iklim yang diterjemahkan dalam RPJMN.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:42 WIB

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun

Medan Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus menyuarakan dukungan terhadap proyek energi bersih terbarukan itu. Mereka menuding, penolakan…

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:00 WIB

Dukungan Pemda Penting Bagi Industri Sawit

Keberadaan perkebunan dan industri sawit sebagai investasi padat karya telah menjadi solusi Pemerintah untuk mendorong peningkatan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja daerah.

KAI bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:51 WIB

KAI Jadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat memajukan dan mencerdaskan bangsa.

Foto Ilustrasi Kawasan Kumuh

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:33 WIB

Tahun Ini, Pemerintah Bakal Tata Kawasan Kumuh Capai 24 Ribu Hektar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan melakukan melaksanakan penataan terhadap 888 hektare (ha) kawasan kumuh pada 2019.

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut Kemenperin Endang Suwartini bersama Chairman PT TSM Sam Ali, dan CEO PT TSM Yovita Bellina (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:15 WIB

Makin Berdaya Saing, Dua Produk IKM Teknologi Karya Anak Bangsa Bakal Unjuk Gigi di Barcelona

PT. Tata Sarana Mandiri (TSM), yang berfokus pada inovasi produk telekomunikasi dan pengembangan transformasi digital, meliputi perangkat keras dan perangkat lunak. Dua produk unggulannya yang…