Paket "Jogja Heboh" Bakal Semarakan Pariwisata Yogyakarta

Oleh : Irvan AF | Rabu, 15 Februari 2017 - 06:30 WIB

Yogyakarta. (John Eik III/Getty Images)
Yogyakarta. (John Eik III/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Yogyakarta - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta mulai menggencarkan pemasaran paket Jogja Heboh melalui berbagai sarana untuk mendongkrak okupansi hotel.

"Pemasaran mulai kami gencarkan baik di berbagai pusat informasi pariwissta hingga maskapai penerbangan," kata ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Istijab M Danunagoro di Yogyakarta, Selasa (14/2/2017).

Sejak pertama diluncurkan pada akhir Januari 2017 hingga pertengahan Februari, dia mengakui belum banyak wisatawan yang tertarik membeli paket itu. "Sampai sekarang belum banyak dan masih perlu promosi," kata dia.

Menurut dia, paket wisata murah hasil kerja sama Dinas Pariwisata DIY, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) DIY, serta sejumlah maskapai penerbangan itu akan menyasar wisatawan domestik maupun mancanegara.

"Namun untuk tahap awal kami utamakan menyasar wisatawan domestik," kata dia.

Menurut Istijab, sejak awal Januari 2017 hingga saat ini rata-rata okupansi atau tingkat hunian kamar hotel baik berbintang atau nonbintang (melati) di DIY masih berkisar 30-40 persen. Persentase itu merosot tajam dari masa liburan Natal dan Tahun Baru lalu yang mampu menyentuh 100 persen.

Dengan paket itu, ia optimistis okupansi mampu naik mencapai 60-70 persen setelah paket itu diluncurkan.

Sebanyak 28 hotel yang bergabung dalam paket itu akan menawarkan diskon hingga 60 persen. Adapun biro perjalanan akan memberikan paket perjalanan murah.

Menurut dia, 28 hotel yang mengikuti paket murah itu antara lain Hotel The Cube, Hotel Pesona Malioboro, Gallery Prawirotaman, Grand Zuri, Hotel Abadai, Hotel Tentrem, Hotel Prima, Hotel Prayogo, Villa Kali Opak, Hotel Neo Awana.

Kemudian, Hotel Hom Platinum, Hotel Nueve, Hotel Cakra Kembang, Hotel Student, Hotel Cavinton, Hotel Rosalia, Ros In, De Laxton, Hotel Jojakarta Plaza, Hotel fave Kotabaru, Hotel 101, Hotel Quin Colombo, Hotel Ruba Graha, Hotel Zest, Hotel Horison, LPP Convention, LPP Garden, serta Atrium Resort Yogyakarta.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:36 WIB

Industri Daur Ulang Jadi Jalan Keluar Atasi Masalah Sampah Plastik

Ketua Umum Asosisasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim, mengungkapkan, daur ulang adalah solusi jitu dalam mengatasi sampah botol plastik.

Pelayanan di kantor Bank DKI

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:34 WIB

2018, Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9 Persen

Jakarta - Menutup tahun 2018, kinerja keuangan Bank DKI menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 27,9%, dari semula sebesar…

Peresmian Kerjasama Proyek KPBU

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:24 WIB

Pemerintah Dorong Skema KPBU Dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.

MoU BNI Syariah dengan Universitas Juanda Bogor

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:45 WIB

BNI Syariah Gandeng Unida Terkait Produk dan Jasa Perbankan

Jakarta - BNI Syariah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Juanda Bogor (Unida). Nota kesepahaman ini terkait dengan pemanfaatan…

Pengurus KTNA

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:23 WIB

KTNA: Bertani Kini Lebih Mudah dan Menguntungkan

Jakarta - Menjalani aktifitas pertanian kini lebih mudah dan menguntungkan. Kementerian Pertanian sudah tepat sasaran dalam membantu petani.