Petani Kembali Olah Sawah di Parigi Sulawesi Tengah

Oleh : Herry Barus | Kamis, 11 Oktober 2018 - 16:46 WIB

Ilustrasi petani (ist)
Ilustrasi petani (ist)

INDUSTRY.co.id - Palu- Sejumlah petani di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai beraktivitas kembali mengolah lahan pertanian sawah pascagempa mengguncang Kota Palu, Donggala, dan Sigi.

"Meski diguncang gempa, kondisi pertanian sudah membaik dan para petani mulai turun ke sawah," ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Parigi Moutong Nelson Metubun yang dihubungi dari Palu, Rabu (10/10/2018)

Parigi Moutong menjadi salah satu kabupaten yang dekat dengan Kota Palu, Sigi, dan Donggala. Kabupaten tersebut turut serta merasakan guncangan gempa 7,4 Skala Richter pada Jumat 28 September 2018.

Akibatnya ratusan bangunan termasuk rumah-rumah warga roboh hingga menimbulkan korban jiwa.

Dua hari pascagempa kata Nelson, ia bersama Bupati Kabupaten Parigi Moutong Syamsurizal Tombolotutu dan sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Parigi Moutong meninjau sejumlah wilayah di antaranya Dusun Masari dan Toini Desa Nambaru yang merupakan salah satu wilayah terparah.

Ia menyebut, di Desa Nambaru mayoritas warganya adalah petani yang juga sebagai salah satu sentra beras, meski terdampak cukup parah namun kegiatan pertanian masih tetap berjalan seperti sedia kala.

"Mereka juga korban, meski begitu mereka tetap melakukan rutinitasnya sebagai seorang petani," tambahnya.

Kabupaten itu merupakan salah satu daerah yang sedang berkembang dari sektor pertanian, di mana Parigi Moutong memiliki dua komoditas  unggulan yakni padi dan jagung sebagai penyangga ketahanan pangan Sulteng.

Sementara di sektor kelautan dan perikanan, kabupaten tersebut juga sangat potensial.

"Saat ini sudah memasuki musim tanam padi sehingga para petani mulai mengolah sawah mereka dan mempersiapkan benih," ujarnya.

Ia mengatakan kelompok tani di daerah itu ikut membantu meringankan beban korban gempa di wilayah Parigi Moutong bekerja sama dengan masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT).  Bantuan pangan disalurkan berupa beras sebanyak satu ton lebih dan uang tunai Rp1.000.000. (Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 13:22 WIB

Menperin: Konsumsi Olahan Buah Masih Rendah, Indonesia Miliki Peluang Besar di Industri Mamin

Menteri Airlangga mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis penghasil buah-buahan eksotis mempunyai potensi dalam pengembangan produk olahan buah seperti buah dalam kaleng, minuman sari buah,…

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 12:42 WIB

Dukung Industri 4.0, Re.juve Datangkan Teknologi High-Pressure Pertama di Indonesia

PT Sewu Segar Primatama (anak perusahaan PT Sewu Sentral Primatama), perusahaan nasional pemroduksi coId-pressed juice dengan merek dagang Re.juve, meresmikan Real CoId-Pressed Facility (CPF)…

Para Pemain, Sutradara, dan Produser film Down Swan

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:54 WIB

Film Down Swan Angkat Tema Tentang Anak Down Syndrom

Di tengah booming-nya film horor, production house (PH) baru bernama Adiksi Film siap memproduksi film drama keluarga yang bercerita seputar dunia anak anak berkebutuhan khusus, berjudul Down…

Natasha Demetra, Cheryl Halpern, Imam Prihadiyoko, Sri Anglung Prabu Punta dan Damien Dematra dalam sesi diskusi "vision of peace"i

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:41 WIB

Visions of Peace Jadi Tema Lomba Karya Seni Film, Lukisan dan Puisi

Dalam rangkaian peringatan Hari Toleransi Sedunia yang jatuh tanggal 10 Desember setiap tahunnya, Majelis Adat Budaya Keraton Nusantara (Madukara), Menara62 Muhammadiyah dan International Festivals…

Ilustrasi Petani Kakao

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:05 WIB

Indonesia sebagai Produsen Kakao Dunia Bukan Mimpi

Bogor, Jawa Barat Hasil riset Peneliti Kementerian Pertanian menawarkan solusi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas biji kakao Indonesia. Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan…