Bos IMF Apresiasi Cara Indonesia Bantu Promosikan Produk Asli Indonesia Dengan QR Code

Oleh : Ridwan | Kamis, 11 Oktober 2018 - 14:25 WIB

BLANJA.com fasilitasi QR Code di Indonesia Pavilion pada Ajang Annual Meeting IMF-World Bank (Foto: Dok. BLANJA.com)
BLANJA.com fasilitasi QR Code di Indonesia Pavilion pada Ajang Annual Meeting IMF-World Bank (Foto: Dok. BLANJA.com)

INDUSTRY.co.id - Bali, Indonesia memamerkan kesiapan negara dalam menghadapi revolusi industri 4.0 di era digital. Bersinergi dengan Telkom Group, BLANJA.com ambil bagian dalam Annual Meeting IMF-World Bank yang digelar di Indonesia Pavilion.

"Sebagai anak perusahan PT Telkom Indonesia, BLANJA.com turut berpartisipasi memanfaatkan momen ini sebagai ajang mempromosikan produk UMKM Asli Indonesia. Salah satunya dengan perpaduan kemajuan teknologi dan ekonomi digital melalui QR Code yang terpajang pada setiap produk yang ada di pameran." ujar Jemy Confido, CEO BLANJA.com di Bali, Kamis (11/10/2018).

Lebih lanjut Jemy menjelaskan, QR Code disediakan untuk mempermudah para delegasi mencari informasi produk Asli Indonesia seperti harga ataupun deskripsi produk ketika ingin membelinya.

"Cukup Scan QR Code-nya mereka bisa langsung mengetahui detail produk dan melakukan pembayaran melalui aplikasi BLANJA.com. Produknya pun bisa langsung diambil di tempat atau dikirim ke negara asal para delegasi IMF," terangnya. 

Perpaduan kemajuan teknologi dan ekonomi digital yang diusung BLANJA.com mendapat respon positif dari Managing Director atau Direktur Pelaksana Internasional Monetery Fund (IMF), Christine Lagarde, yang mengunjungi Indonesian Pavilion.

"Ini bagus sekali. Sangat fintech (teknologi finansial). Kalian selangkah lebih maju," ucap Lagarde saat berkunjung ke Indonesia Pavilion. 

"Dari sekitar 150 UMKM, kurang lebih ada 4000 produk yang dipamerkan sudah ada di BLANJA.com. Harapannya, ini bisa menjadi pintu bagi produk Asli Indonesia untuk menunjukkan eksistensinya sehingga punya potensi untuk ekspor ke luar negeri," tambah Jemy.

Indonesia Pavilion tidak hanya memamerkan pencapaian pembangunan Indonesia dari BUMN dan UMKM binaan BUMN dan kementerian terkait, namun juga menampilkan demo pembuatan batik, tenun, kerajinan tas, kipas, topeng dan suling serta kerajinan lainnya.

Meeting yang menghadirkan lebih dari 34.000 peserta delegasi dari berbagai negara, dinilai membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha UMKM karena banyak produknya dipesan untuk dijadikan oleh-oleh bagi para delegasi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam

Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:00 WIB

Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek

Annual Meeting IMF WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat untuk para pelaku UMKM memamerkan produk berkualitasnya yang banyak mengusung karya seni dan kerajinan tangan khas Indonesia.…

PT Sri Rejeki Isman Tbk

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:48 WIB

Depresiasi Rupiah Kerek Penjualan Ekspor Sri Rejeki Isman

Kondisi tersebut membuat manajemen SRIL berkeinginan untuk meningkatkan porsi ekspor berkisar 56% hingga 58% sampai akhir tahun 2018.

Produk Minuman PT Delta Djakarta (ist)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:12 WIB

Dampak Depresiasi Rupiah, Delta Djakarta Berupaya Kendalikan Biaya Produksi

Produsen minuman beralkohol PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) berupaya untuk menjaga biaya produksi. Pasalnya, bahan baku pembuatan minuman ini masih mengandalkan impor, seperti malt. Sementara,…