SKRN Bidik Pertumbuhan 25 Persen di 2018

Oleh : Wiyanto | Kamis, 11 Oktober 2018 - 13:21 WIB

SKRN
SKRN

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) pada tahun 2018, mengincar pendapatan sebesar Rp600 miliar atau naik 25% dari tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp480 miliar.

Tahun depan kami menargetkan pendapatan naik 20% dibanding perolehan tahun 2018 menjadi Rp720 miliar, kata Presiden Direktur SKRN, Yafin Tandiono Tan di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Untuk mendukung target itu, jelas dia, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp600 miliar pada tahun 2017 dan 2018.

SKRN resmi tercatat di papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pagi ini, Kamis (11/10/2018). Dengan mengantungi dana hasil initial public offering (IPO) sebesar Rp210 miliar, perusahaan penyewaan crane tersebut, siap menangkap peluang dari maraknya pembangunan infrastruktur.

Ia mengungkapkan bahwa, pihaknya tengah mengincar kontrak sebesar USD100 juta hingga tahun 2020. Adapun target kontrak itu berasal dari sektor minyak dan gas (Migas), infrastruktur, dan pertambangan.

Sampai saat ini, kami sudah mengantongi kontrak USD40 juta dari dua perusahaan Migas dan pertambangan. Nilai target itu akan bertambah sampai tiga tahun kedepan dan menjadi motor pertumbuhan pendapatan, kata Yafin.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:00 WIB

Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek

Annual Meeting IMF WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat untuk para pelaku UMKM memamerkan produk berkualitasnya yang banyak mengusung karya seni dan kerajinan tangan khas Indonesia.…

PT Sri Rejeki Isman Tbk

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:48 WIB

Depresiasi Rupiah Kerek Penjualan Ekspor Sri Rejeki Isman

Kondisi tersebut membuat manajemen SRIL berkeinginan untuk meningkatkan porsi ekspor berkisar 56% hingga 58% sampai akhir tahun 2018.

Produk Minuman PT Delta Djakarta (ist)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:12 WIB

Dampak Depresiasi Rupiah, Delta Djakarta Berupaya Kendalikan Biaya Produksi

Produsen minuman beralkohol PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) berupaya untuk menjaga biaya produksi. Pasalnya, bahan baku pembuatan minuman ini masih mengandalkan impor, seperti malt. Sementara,…

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Mentan Amran Kerja Sama Pengembangan Rain Water Harvesting System

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjalin kerja sama dengan pemerintahan Taiwan untuk pengembangan sektor pertanian Indonesia.

PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Tingkatkan Branding, GMF AeroAsia Jalin Kemitraan Strategis Dengan Perusahaan MRO Asal Eropa

Kolaborasi ini dirancang untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem kualitas serta kapabilitas GMF serta untuk memperkuat posisi AFI KLM E & M di Asia.