Nail Blockchain Resmi Diperkenalkan di Indonesia

Oleh : Ridwan | Rabu, 10 Oktober 2018 - 08:35 WIB

CEO Nail Blockchain, Takahashi Akihiro (Foto: Industry.co.id)
CEO Nail Blockchain, Takahashi Akihiro (Foto: Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Perusahaan Venture Capital dan Project Incubator asal Jepang, Nail Blockchain resmi memperkenalkan diri ke Indonesia dengan menggelar "Seminar Project Nail Coin Tour Negara G20". 

Indonesia menjadi negara tujuan ketiga Nail Blockchain setelah Jepang, Korea Selatan untuk memperkenalkan bisnis mereka. 

Acara tersebut merupakan upaya Nail Blockchain mengedukasi para pelaku usaha terkait potensi penggunaan teknologi blockchain di Indonesia sebagai teknologi masa depan dengan sistem kerja yang transparan, dan efisien. 

Dengan memanfaatkan blockchain, bitcoin menjadi mata uang digital pertama yang mampu mengatasi double-spending tanpa memerlukan otoritas tepercaya dan telah menjadi inspirasi bagi banyak aplikasi lainnya.

Walaupun pada awalnya teknologi blockchain diterapkan untuk mata uang digital atau cryptocurrency, seiring berjalannya waktu disadari bahwa blockchain memiliki potensi yang jauh lebih luas untuk diterapkan di sektor lain.

Takahashi Akihiro selaku CEO Nail Blockchain memandang Indonesia memiliki pasar yang cukup potensial untuk menerapkan teknologi blockchain. 

"Indonesia bisa menerapkan teknologi blockchain, tapi harus ada beberapa pengertian yang harus dipahami oleh pasar dalam negeri mengenai blockchain," katanya di Jakarta (9/10/2018).

Sesuai data World Bank, dengan PDB sebesar 1.015 miliar dollar AS di tahun 2017, Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, dan merupakan ekonomi terbesar ke-10 di antara negara-negara G-20. Ekonomi Indonesia diproyeksikan akan terus bertumbuh menjadi sebesar 1.150 miliar dollar AS pada tahun 2020.

Pemerintah telah menargetkan Indonesia menjadi kekuatan ekonomi digital terbesar di kawasan ASEAN dengan proyeksi nilai transaksi sebesar 130 miliar dollar AS.

Berdasarkan data “We Are Social” pada Januari 2018, jumlah penduduk Indonesia sebanyak 265,4 juta jiwa, sedangkan pengguna telepon aktif sebesar 177,9 Juta, pengguna media sosial aktif sebesar 130 Juta dan pengguna internet aktif sebesar 132,7 Juta. Dengan demikian Indonesia merupakan negara terbesar ketiga di Asia yang penduduknya telah menggunakan koneksi Internet dan smartphone.

Ditambahkan Takahashi, tentu sebagai negara yang memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar, Indonesia sangat mungkin untuk mengimplementasikan teknologi blockchain sebagai salah satu main driver untuk percepatan pencapaian target pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.  

Menurutnya, Nail adalah program global, oleh karena itu sangat diharapkan banyak orang Indonesia menggunakan Nail sebagai alternatif investasi. 

"Kami punya harapan yang tinggi di pasar Indonesia," terangnya. 

Selain memperkanlkan bisnisnya di Indonesia, Nail Blockchain memiliki pilot project membangun pusat-pusat inkubator blockchain dan IT project di beberapa negara, tak terkecuali Indonesia. 

Selain itu, salah satu group holding mereka (Nail Blockchain) adalah perusahaan Venture Capital (VC) yang selalu menyuntikkan dana-nya untuk startup-startup kecil dan pemula yang potensial, khususnya di bidang IT Teknologi dan blockchain. 

"Jenis startup inilah yang potensinya cukup menjanjikan keuntungan besar," imbuh Takahashi. 

Takahashi berharap Seminar Project Nail Coin Tour Negara G20 ini dapat memberikan pemahaman yang baik untuk semua stakeholder dan menjadikan Nail Blockchain sebagai salah satu alternatif investasi baru perusahaan-perusahaan besar Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Airlangga resmikan Real CoId-Pressed Facility PT Sewu Segar Primatama (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 12 Desember 2018 - 12:42 WIB

Dukung Industri 4.0, Re.juve Datangkan Teknologi High-Pressure Pertama di Indonesia

PT Sewu Segar Primatama (anak perusahaan PT Sewu Sentral Primatama), perusahaan nasional pemroduksi coId-pressed juice dengan merek dagang Re.juve, meresmikan Real CoId-Pressed Facility (CPF)…

Para Pemain, Sutradara, dan Produser film Down Swan

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:54 WIB

Film Down Swan Angkat Tema Tentang Anak Down Syndrom

Di tengah booming-nya film horor, production house (PH) baru bernama Adiksi Film siap memproduksi film drama keluarga yang bercerita seputar dunia anak anak berkebutuhan khusus, berjudul Down…

Natasha Demetra, Cheryl Halpern, Imam Prihadiyoko, Sri Anglung Prabu Punta dan Damien Dematra dalam sesi diskusi "vision of peace"i

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:41 WIB

Visions of Peace Jadi Tema Lomba Karya Seni Film, Lukisan dan Puisi

Dalam rangkaian peringatan Hari Toleransi Sedunia yang jatuh tanggal 10 Desember setiap tahunnya, Majelis Adat Budaya Keraton Nusantara (Madukara), Menara62 Muhammadiyah dan International Festivals…

Dirjen Horti, Suwandi memegang hasil panen cabai

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:19 WIB

Jaga Pasokan dan Harga, Kementan Terus Dorong Pengembangan Olahan Aneka Cabai

Pati,- Salah satu program fokus Kementerian Pertanian (Kementan) yakni membangun kawasan cabai di daerah sentra guna meningkatkan produksi dan stabilisasi harga. Hal ini penting karena cabai…

Ilustrasi Petani Kakao

Rabu, 12 Desember 2018 - 11:05 WIB

Indonesia sebagai Produsen Kakao Dunia Bukan Mimpi

Bogor, Jawa Barat Hasil riset Peneliti Kementerian Pertanian menawarkan solusi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas biji kakao Indonesia. Tanaman kakao (Theobroma cacao L.) merupakan…