Jokowi Cek Kesiapan Penyaluran Beras dan Gula via

Oleh : Irvan AF | Selasa, 14 Februari 2017 - 12:08 WIB

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Bloomberg/Dimas Ardian via Getty Images)
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. (Bloomberg/Dimas Ardian via Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengecek kesiapan penyaluran beras dan gula kepada warga masyarakat yang berhak melalui penggunaan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

"Kita kan akan memulai mendistribusikan beras dan gula ini melalui kartu," kata Presiden Jokowi di Gudang Perum Bulog Divisi Regional DKI Jakarta kawasan Kelapa Gading, Selasa (14/2/2017).

Presiden Jokowi menyebutkan pendistribusian beras, gula dan kebutuhan pokok lain melalui kartu itu akan diluncurkan pada 23 Februari 2017 "Akan diluncurkan pada 23 Februari nanti di 44 kota, saya lihat persiapannya, nanti akan disiapkan seperti ini," kata Jokowi sambil menunjukkan beras dan gula dalam kemasan.

Untuk beras sudah ada mereknya Beraskita sedangkan untuk gula bermerek Maniskita.

"Yang beras dijual Rp8.500 per kg dan Maniskita dijual Rp12.500 per kg. Gula di luar harganya Rp15.000 per kg," kata Jokowi.

Presiden Jokowi menyebutkan kemasan dan kualitas beras dan gula itu sudah bagus.

"Saya kira pola seperti ini yang akan kita coba di 44 kota, kalau lancar dan baik baru akan dilakukan di kota-kota lain," kata Presiden Jokowi.

Sementara itu mengenai pengiriman bantuan kemanusiaan berupa beras untuk Sri Lanka yang menghadapi kerawanan pangan karena kekeringan, Presiden mengatakan pengiriman beras itu atas permintaan Presiden Sri Lanka Sirisena.

Presiden menyebutkan persahabatan Indonesia dengan Sri Lanka sudah sejak lama. Sejak KAA 1955 kedua negara berada pada satu blok yang sama, kemudian pada Gerakan Non Blok juga sama.

"Sejarah seperti itu yang kita lihat sehingga saat Presiden Sirisena menyampaikan surat kepada saya tentang kondisi kerawanan pangan karena kekeringan itu kita respon dengan cepat karena memang Pak Dubes Sri Lanka di Jakarta menyampaikan lebih cepat lebih baik," katanya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu Menlu Retno LP Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Seskab Pramono Anung, Menko PMK Puan Maharani.

Juga hadir Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki, Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti dan perwakilan Pemerintah Sri Lanka.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pandu Sastro Wardoyo Pakar Blockchain

Rabu, 18 Juli 2018 - 23:37 WIB

Membaca Peluang Baru di Era Blockchain

Blockchain berasal dari cryptocurrency, sehingga perkembangannya mendapatkan banyak sekali suntikan dana semenjak awal, tanpa harus meminta dari perusahaan atau bank

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania bersama Presiden Direktur PT Gaya Motor Ary Mariano (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 20:34 WIB

Perkuat Pasar Kendaraan Premium di Indonesia, BMW Tambah Investasi Hingga Rp20 Miliar

BMW Indonesia secara konsisten terus menerus tingkatkan aktivitas produksinya di Indonesia melalui investasi senilai lebih dari Rp270 miliar sejak tahun 2011 hingga saat ini. Tambahan investasi…

Dirut BTN Maryono (Fot Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 WIB

BTN Tak Ikut Biaya Divestasi Saham PT Freeport

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak akan ikut menyalurkan kredit ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk membeli 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:31 WIB

Rupiah Rabu Sore Melemah ke Rp14.414

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, (18/7/2018) ditutup melemah besar 36 poin menjadi Rp14.414 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

Dirut Bank BNI Achmad Baiquni (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:26 WIB

Januari-Juni 2018, Laba Bersih Bank BNI Tumbuh 16 Persen

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan laba bersih 16% menjadi Rp7,44 triliun sepanjang Januari-Juni 2018 dibandingkan dengan realisasi laba bersih di periode yang sama pada 2017…