Pemerintah Tingkatkan Ekspor Tekstil dan TPT ke AS

Oleh : Hariyanto | Selasa, 14 Februari 2017 - 11:38 WIB

Produk Tekstil (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)
Produk Tekstil (Hariyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Pemerintah Indonesia akan mendorong peningkatan kerja sama bilateral dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Donald Trump dengan meningkatkan ekspor ‎tekstil dan produk tekstil (TPT).

"Peningkatan kerja sama ini sangat memungkinkan karena AS di bawah pemerintah Trump lebih mengedepankan kerja sama bilateral ketimbang regional. AS juga pasar strategis bagi produk-produk non migas Indonesia dan diharapkan bisa meningkatkan investasinya di Indonesia," kata Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (14/2/2017).

Sementara untuk kerja sama perdagangan, lanjut Airlangga, pihaknya meminta dukungan pemerintah AS untuk masuknya produk TPT Indonesia ke negara tersebut. Selama ini produk TPT dalam negeri kalah bersaing dengan produk serupa asal Vietnam lantaran dikenakan bea masuk yang tinggi.

"Kalau ekspor produk tekstil kita kena bea masuk 12,5%. Kalau itu bisa lebih rendah lagi, akan meningkatkan daya saing industri TPT nasional," ujar Menperin.

Airlangga berharap, pemerintah AS bisa menurunkan bea masuk produk tekstil Indonesia. Bahkan bila perlu dibuat sama seperti produk Vietnam, yaitu sebesar 0%.

"Minimal setara dengan vietnam sebesar 0% karena ada FTA. Bilateral akan kita upayakan jadi prioritas," ujar Airlangga.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gulai Lemea, Kuliner Khas Ramadan Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu (Ist)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Mencicipi Gulai Lemea, Kuliner Lezat Khas Bengkulu Saat Ramadan

Indonesia, kaya akan keanekaragam kuliner yang lezat seperti kuliner khas Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yakni Gulai "Lemea" yang saat ini banyak dicari oleh kalangan…

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Jelang Lebaran 2018, Pertamina Bentuk Satgas BBM dan LPG

Pertamina memproyeksikan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2018 konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji harian secara nasional naik rata-rata 15% bila dibandingkan dengan hari biasanya.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:28 WIB

IHSG Jumat Ditutup Menguat 29,20 Poin

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, ditutup menguat sebesar 29,20 poin seiring dengan kondisi pasar yang mulai pulih.

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:14 WIB

Pertamina: Selama Ramadhan Konsumsi LPG Meningkat Lima Persen

PT Pertamina (Persero) telah mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG selama Ramadan hingga mudik Idul Fitri dengan menambah pasokan sejak awal Ramadan. Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina…

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:00 WIB

Paripurna DPR Antiklimaks Setujui RUU Terorisme

Rapat paripurna pengambilan keputusan atas revisi Rancangan Undang Undang Tindak Pidana Terorisme seakan antiklimaks tanpa adanya interupsi dan perdebatan, akhirnya secara aklamasi menyetujui…