PLN Babel Targetkan Pelanggan Industri Tumbuh 12 Persen

Oleh : Herry Barus | Rabu, 26 September 2018 - 18:00 WIB

PLN (Foto/Rizki Meirino)
PLN (Foto/Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Pangkalpinang- PLN Area Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan pertumbuhan pelanggan industri pada 2018 sebesar 12 persen dari tahun sebelumnya.

Manajer PLN Area Bangka, Eko Prihandana di Pangkalpinang, Selasa (25/9/2018), mengatakan pada 2017 khusus pelanggan industri, total kVa yang sudah sebesar 23.076 kVA atau sebanyak 46 pelanggan.

"Sedangkan untuk tahun ini sampai dengan Juni, total yang sudah disambung sebanyak 10.803 kVA atau sebanyak 25 pelanggan," katanya.

Dikatakannya, untuk pelanggan di atas 200 kVa saat ini sebanyak 19 pelanggan dan untuk pelanggan di atas 16.5 sampai 197 kVa sebanyak 52 pelanggan.

Menurutnya peningkatan jumlah pelanggan industri dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni pertama, adanya pembukaan industri-industri baru seperti tapioka, smelter dan lain sebagainya.
 

Kedua adalah munculnya dorongan dari para pelaku industri untuk melakukan efisiensi biaya produksi pada sisi tenaga listrik sehingga banyak pelaku usaha yang mengalihkan sumber listriknya dari sebelumnya menggunakan genset sendiri (captive power) menjadi pelanggan PLN.

"Kami perkirakan tren positif ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun, mengingat adanya dorongan dari para pelaku industri untuk beralih dari captive power menjadi pelanggan PLN," ujarnya.

Ia menambahkan untuk saat ini kapasitas pembangkit di Bangka surplus 40 mVa, sehingga ditargetkan hingga pada akhir tahun bisa tersambung khusus industri sebesar 25 mVa.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:00 WIB

Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek

Annual Meeting IMF WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat untuk para pelaku UMKM memamerkan produk berkualitasnya yang banyak mengusung karya seni dan kerajinan tangan khas Indonesia.…

PT Sri Rejeki Isman Tbk

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:48 WIB

Depresiasi Rupiah Kerek Penjualan Ekspor Sri Rejeki Isman

Kondisi tersebut membuat manajemen SRIL berkeinginan untuk meningkatkan porsi ekspor berkisar 56% hingga 58% sampai akhir tahun 2018.

Produk Minuman PT Delta Djakarta (ist)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:12 WIB

Dampak Depresiasi Rupiah, Delta Djakarta Berupaya Kendalikan Biaya Produksi

Produsen minuman beralkohol PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) berupaya untuk menjaga biaya produksi. Pasalnya, bahan baku pembuatan minuman ini masih mengandalkan impor, seperti malt. Sementara,…

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Mentan Amran Kerja Sama Pengembangan Rain Water Harvesting System

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjalin kerja sama dengan pemerintahan Taiwan untuk pengembangan sektor pertanian Indonesia.

PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Tingkatkan Branding, GMF AeroAsia Jalin Kemitraan Strategis Dengan Perusahaan MRO Asal Eropa

Kolaborasi ini dirancang untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem kualitas serta kapabilitas GMF serta untuk memperkuat posisi AFI KLM E & M di Asia.