Kementan Bidik Potensi Sentra Benih Jeruk Purworejo

Oleh : Wiyanto | Rabu, 26 September 2018 - 11:34 WIB

Dirjen Hortikultura Kementan
Dirjen Hortikultura Kementan

INDUSTRY.co.id -

Purworejo - Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi buah jeruk. Salah satunya melalui pengembangan sentra benih jeruk seperti yang dilakukan di Kabupaten Purworejo.

Kabupaten ini dikenal sebagai sentra benih jeruk untuk memenuhi petani jeruk kabupaten sekitarnya maupun antar pulau. Kelompok tani penangkar jeruk dan buah lainnya seperti mangga, manggis, jambu kristal, jambu bol, nangka, blimbing, alpukat, durian dengan berbagai varietas kembali dilirik oleh provinsi provinsi lain seperti Sumatera, Kalimantan Sulawesi, Bali dan lainnya.

Dirjen Hortikultura Suwandi mengatakan jeruk merupakan komoditas strategis substitusi impor. Benih dikembangkan besar besaran guna mencukupi pengembangan kawasan.

Luas budidaya jeruk sudah mencapai 50.000 hektar tersebar di sebagian besar kabupaten. ini sesuai arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menggenjot produksi dan mensejahterakan petani, demikian dikatakan di Suwandi saat mengunjungi sentra pembibitan bibit jeruk di Purworejo, Selasa Malam (25/9).

Suwandi menegaskan sistem perbenihan harus diperkuat mengingat benih sebagai penciri produksi dan pondasi pertanian ada di benih. Tahun 2018 ini sudah didistribusikan 10 juta benih jeruk setara 25.000 hektar.

Hasilnya akan terlihat nanti 2,5 hingga 3 tahun ke depan, tegasnya.

Direktur Buah dan Florikuktura, Sarwo Edi menambahkan dengan adanya pemenuhan bibit buah buahan ini, diharapkan kesejahteraan petani buah akan meningkat. Produk buah Indonesia meningkat bertujuan untuk memenuhi pasar domestik.

Dan tentunya dapat bersaing di pasar Internasional, tambahnya.

Salah satu tempat penangkaran Jeruk dan buah lainnya berada di desa Karangduwur Kecamatan Kemiri kabupaten Purworejo. Proses produksi benih dikelola oleh kelompok penangkar dikoordinir oleh Eko.

Eko mengatakan jumlah produksi benih jeruk Purworejo mencapat 1 juta benih setahun dengan wilayah pemasaran di Jawa dan sejumlah kabupaten di luar Jawa. Harga benih bervariasi sesuai varietas, ukuran tinggi pohon dan komoditasnya, ujar Eko

Disini dikembangkan berbagai varietas benih jeruk yaitu varietas siam madu, trigas, batu 55, RGL, siam banjar, tejakula, sabilulungan, dengan harga Rp.7.500 hingga Rp 12.500 per pohon, terangnya.

Benih Durian otong, siminang, matahari, bawor, ktomo banyumas dengan harga Rp. 15.000 sampai 25.000 per pohon. Sedangkan benih nangka sikandel Rp.15.000 sampai 20.000 per pohon, sambung Eko.

Selanjutnya, diungkapkan Eko, Mangga Arumanis, Simanalagi, Gedonggincu, Gadung harga Rp 10.000 hingga 15.000, sedangkan Manggis Kaligesing dg harga berkisar Rp.15.000 hingga 20.000 per pohon. Jambu kristal Rp.15.000 hingga 20.000 per pohon dan jambu bol Rp. 15.000 hingga 20.000 per pohon.

Harga harga tersebut tergantung varietas dan ukuran dari pohon tersebut. Bahkan ini benih sengon atau jinjing Rp 1.500 perbatang, jelasnya.

Eko pun mengungkapkan anggota Kelompok Tani Penangkar di lokasi tersebut sangat antusias mendengar kabar baik bahwa bibit buah buahan tersebut banyak di butuhkan masyarakat sekaitan dengan program pengembangan kawasan buah buahan yang merupakan salah satu program pemerintah.

Para Penangkar semangat untuk memproduksi bibit buah buahan yang unggul, bermutu dan bersertifikat sesuai anjuran pemerintah, ungkapnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Mobil Anak Bangsa segera produksi massal bus listrik merek MAB (Foto: Fadli INDUSTRY.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:32 WIB

Gandeng Tiongkok, Bakrie Otoparts Akan Kembangkan Bus Listrik

Bakrie Otoparts gandeng perusahaan Tiongkok BYD Corporation mengembangkan bus listrik untuk digunakan di sejumlah kota di Indonesila dalam upaya menciptakan transportasi ramah lingkungan dan…

Arie Setiadi Murwanto, Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sulawesi Tengah Kementerian PUPR.

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:23 WIB

Kementerian PUPR Bangun 1.200 Hunian Sementara Untuk Masyarakat Terdampak Bencana Sulawesi Tengah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun sebanyak 1.200 Hunian Sementara (Huntara) sebagai transit sampai dengan hunian tetap dan relokasi permukiman selesai.

Ilustrasi Utang Luar Negeri

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:21 WIB

BI: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 5.410,5 Triliun

Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia bertambah menjadi US$ 360,7 miliar atau sekitar Rp 5.410,5 triliun (asumsi kurs Rp 15.000/dolar AS) hingga akhir Agustus 2018.

Dirut BTN Maryono (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 12:02 WIB

BTN Fasilitasi KPR Atlet Komite Olimpiade Indonesia

PT Bank Tabungan Negara Tbk memfasilitasi kredit pemilikan rumah (KPR) atlet yang tergabung dalam Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dengan skema menarik dan terjangkau.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:50 WIB

Jamkrida Sumsel akan Disuntik Modal Rp100 Miliar

PT Jamkrida Sumatera Selatan bakal mendapatkan suntikan modal dari Pemprov Sumatra Selatan untuk mencukupi modal dasar senilai Rp100 miliar.