Kemenperin Buka 400 Formasi CPNS, Tenaga Pendidikan Jadi Mayoritas

Oleh : Ridwan | Senin, 24 September 2018 - 12:05 WIB

Kementerian Perindustrian. (Foto: IST)
Kementerian Perindustrian. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 sebanyak 400 formasi untuk para lulusan Diploma III (D-III), D-IV, Strata 1 (S-1), dan S-2.

Hal ini berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 56 Tahun 2018 Tanggal 29 Agustus 2018 Tentang Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Perindustrian Tahun Anggaran 2018.

“Total 400 formasi tersebut, terdiri dari 352 formasi umum, 40 formasi khusus putra dan putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian (cumlaude) dan 8 formasi khusus penyandang disabilitas," kata Sekretaris Jenderal Kemenperin Haris Munandar di Jakarta, Senin (24/9/2018).

Haris menjelaskan, formasi yang disediakan tahun ini didominasi untuk mengisi kebutuhan tenaga pengajar di sejumlah unit pendidikan yang dimiliki oleh Kemenperin, seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Politeknik.

"Sebanyak 212 formasi itu akan ditempatkan sebagai dosen, guru, instruktur dan pranata laboratorium pendidikan bagi SMK dan Politeknik di lingkungan Kemenperin," ungkapnya.

Upaya tersebut sejalan dengan fokus pemerintah saat ini dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) terutama yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

"Apalagi, Kemenperin menjadi leading sector untuk pelaksanaan program pendidikan vokasi. Sejak tahun lalu, kami telah meluncurkan pendidikan vokasi yang link and match antara SMK dengan industri," jelasnya.

Haris menambahkan, 188 sisa formasi lainnya adalah untuk mengisi jabatan pelaksana maupun jabatan fungsional sebagai penunjang utama tugas pokok Kemenperin.

"Dalam upaya mendorong peningkatan kinerja industri nasional agar semakin berdaya saing global, dibutuhkan tenaga aparatur yang kompeten terutama dalam kesiapan memasuki era revolusi industri 4.0," tuturnya.

Mengenai persyaratan untuk pelamar CPNS, usia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun. “Selain itu, syarat lainnya pelamar harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dengan nilai TOEFL sekurang-kurangnya 475 untuk formasi guru dan dosen. Sedangkan, nilai TOEFL sekurang-kurangnya 500 untuk formasi di unit Direktorat Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional. Nilai TOEFL berlaku sampai dengan 31 Desember 2018," papar Haris.

Tata cara pendaftarannya, pelamar harus membuat akun sistem seleksi CPNS (SSCN) 2018 melalui portal nasional https://sscn.bkn.go.id mulai hari Rabu, 26 September 2018 dan ditutup pada hari Jumat, 5 Oktober 2018 (ditutup pukul 23.59 WIB).

Yang perlu disiapkan, di antaranya pas foto (berlatar belakang merah min 120 kb dan max 200 kb dengan format .JPG atau .JPEG), KTP, ijazah, dan transkip nilai untuk diunggah di portal tersebut.

Rencananya, pengumuman hasil validasi dokumen administrasi pada tanggal 14 Oktober 2018. Apabila terjadi perubahan jadwal, akan diinformasikan lebih lanjut melalui laman khusus penerimaan CPNS Kemenperin: http://rekrutmen.kemenperin.go.id.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi PLTA Batangtoru di Medan

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:42 WIB

Warga Batangtoru: Percayakan Keselamatan Orangutan Kepada Kami, Mereka Keluarga Kami Ratusan Tahun

Medan Masyarakat di sekitar lokasi pembangunan PLTA Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus menyuarakan dukungan terhadap proyek energi bersih terbarukan itu. Mereka menuding, penolakan…

Pejualan Indihome di masyarakat.

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:33 WIB

Telkom Umumkan Pemenang Grand Prize IndiHome Family Vaganza

Jakarta Bertempat di Trans TV Jakarta, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melaksanakan pengundian Grand Prize Program IndiHome, dalam sebuah acara bertajuk Grand Prize - IndiHome Family…

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Kamis, 21 Februari 2019 - 21:00 WIB

Dukungan Pemda Penting Bagi Industri Sawit

Keberadaan perkebunan dan industri sawit sebagai investasi padat karya telah menjadi solusi Pemerintah untuk mendorong peningkatan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja daerah.

KAI bekerjasama dengan Gerakan Suluh Kebangsaan mengadakan Jelajah Kebangsaan dengan rute dari Merak ke Banyuwangi, 18-22 Februari 2019.

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:51 WIB

KAI Jadi Tuan Rumah Kegiatan Jelajah Kebangsaan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat memajukan dan mencerdaskan bangsa.

Foto Ilustrasi Kawasan Kumuh

Kamis, 21 Februari 2019 - 19:33 WIB

Tahun Ini, Pemerintah Bakal Tata Kawasan Kumuh Capai 24 Ribu Hektar

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) akan melakukan melaksanakan penataan terhadap 888 hektare (ha) kawasan kumuh pada 2019.