Tahun Depan NYIA Bisa Dioperasionalkan

Oleh : Herry Barus | Jumat, 21 September 2018 - 15:00 WIB

New Yogyakarta International/ NYIA (Foto Dok Industry.co.id)
New Yogyakarta International/ NYIA (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Kulon Progo- PT Angkasa Pura I optimistis proyek pembangunan bandara baru New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, beroperasi pada April 2019.

"Dengan dukungan banyak pihak, kami rasa target operasi pada April 2019 sangat optimistis dapat tercapai. Kami juga melibatkan masyarakat terdampak NYIA dalam proses pembangunan baik dari segi pekerja lapangan, tim keamanan, pelatihan-pelatihan, ataupun pelaksana kantin bandara," kata Project Manager NYIA Taochid Purnama Hadi kepada awak mediadi Kulon Progo, Kamis (20/9/2018)

Namun demikian, ia mengatakan tahap pekerjaan konstruksi Pembangunan NYIA di Kulon Progo baru mencapai 0,1033 persen.

"Total progres keseluruhan proyek Airside dan Landside baru mencapai 0,1033 persen, terdiri atas Airside 0,667 persen dan Landside 0,366 persen," katanya.

Ia pengatakan pada tahap pertama pembangunan ini, landasan pacu pesawat yang dibangun sepanjang 3.250 meter dengan lebar 40 meter. Kemudian, terminal bandara ditargetkan selesai 50 persen. Saat ini telah dilakukan timbunan landasan pacu (runway) sepanjang 2.000 meter dengan 22 persen.

"Runway sepanjang 3.250 meter, pesawat besar sudah bisa mendarat di NYIA," katanya.

Taochid mengatakan jumlah pekerja yang dibutuhkan dalam pengerjaan proyek 6.000 orang dari November 2018 sampai Januari 2019. "Sampai hari ini baru ada 1.200 orang. Proyek pembangunan NYIA membutuhkan pekerja dengan berbagai kemampuan," katanya.

Juru Bicara NYIA Agus Pandu Purnama mengatakan PT AP I memberikan bantuan melalui dana tanggung jawab sosial perusaan (CSR) kepada warga terdampak bandara, mulai dari pemantuan kesehatan warga terdampak bandara, khususnya ibu hamil dan anak, kemudian pelatihan kewirausahaan, pelatihan bahasa Inggris hingga pemberdayaan nelayan.

"Kami membekali warga terdampak bandara dari berbagai aspek keterampilan, supaya saat bandara jadi mereka siap bekerja sesuai keterampilan dan keahlian yang mereka kuasai," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto Doc Kementan

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:44 WIB

Hasilkan 20 Triliun dalam 3,5 Tahun, Ekspor Obat Hewan Indonesia Meningkat

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Dalam kurun waktu 3,5 tahun, ekspor obat hewan telah signifikan mendatangkan devisa negara yang cukup besar. Berdasarkan data Direktorat…

Bambang Tribaroto Corporate Secretary Bank BRI (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 20:00 WIB

BRI-Pemprov Perkuat Sistem Informasi Pertanian di Jawa Tengah.

Bank BRI bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan acara puncak perayaan Hari Tani 2018 yang dilaksanakan di Alun-alun Bung Karno, Kabupaten Ungaran, Jawa Tengah Sabtu (20/10/2018).…

Garuda-Polri Sepakat Kemitraan Strategis Layanan Jasa Penerbangan (Foto Dok Garuda Indonesia)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Garuda-Polri Sepakat Kemitraan Strategis Layanan Jasa Penerbangan

Maskapai nasional Garuda Indonesia bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI), Jumat (19/10/2018) melakukan penandatanganan nota kesepahaman perpanjangan komitmen kemitraan strategis…

Taufik Hidayat, Direktur Utama PT. PP Properti Tbk (Dok. Industry)

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 17:00 WIB

PT PP Bukukan Kontrak Baru Rp32,45 Triliun

PT PP (Persero) Tbk, perusahaan konstruksi dan investasi di Indonesia berhasil membukukan kontrak baru Rp32,45 triliun sampai akhir September 2018, naik 1,5 persen dibanding periode yang sama…

Ilustrasi Pertamina EP

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 16:30 WIB

Pertamina EP Capai Produksi 102 Persen

PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) mencatat pencapaian produksi minyak PT Pertamina EP Asset 3 sebesar 12.408 BOPD atau 102 persen dari target 2018 sebesar 12.138 BOPD.