IHSG Akan Bertahan Menghijau

Oleh : Wiyanto | Jumat, 21 September 2018 - 09:28 WIB

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)
Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Diharapkan IHSG selanjutnya dapat bertahan di atas support 5896-5911 dan Resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 5950-5968. Kenaikan yang terjadi diikuti dengan penurunan volume beli dan adanya gap di level 5882-5897. Posisi ini akan rentan terjadi pelemahan jika sentimen yang ada kurang mendukung meskipun juga terdapat peluang untuk kembali melanjutkan kenaikan sepanjang IHSG mampu bertahan di atas target supportnya.

"Diharapkan aksi beli masih dapat bertahan untuk membantu IHSG berada dalam tren kenaikannya di akhir pekan. Tetap mewaspadai berbagai sentimen yang dapat menahan IHSG melanjutkan kenaikannya.," katanya di Jakarta, Jumat (21/9/2018).

Ia sodorkan saham-saham pilihan:

ITMG Trading buy selama bertahan di atas 26850. Support 26775-26850 Resisten 27350-27375

UNTR Trading buy selama bertahan di atas 32675. Support 32600-32675 Resisten 32975-33000

TCPI BoW di kisaran 3190-3200. Support 3200-3220 Resisten 3400-3450

BBNI Trading buy selama bertahan di atas 7200. Support 7125-7200 Resisten 7475-7650

AKRA Trading buy selama bertahan di atas 3500. Support 3470-3500 Resisten 3620-3650

Sebelumnya, kembalinya aksi beli membuat laju IHSG berada di atas target resisten 5884-5892.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:00 WIB

Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek

Annual Meeting IMF WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat untuk para pelaku UMKM memamerkan produk berkualitasnya yang banyak mengusung karya seni dan kerajinan tangan khas Indonesia.…

PT Sri Rejeki Isman Tbk

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:48 WIB

Depresiasi Rupiah Kerek Penjualan Ekspor Sri Rejeki Isman

Kondisi tersebut membuat manajemen SRIL berkeinginan untuk meningkatkan porsi ekspor berkisar 56% hingga 58% sampai akhir tahun 2018.

Produk Minuman PT Delta Djakarta (ist)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:12 WIB

Dampak Depresiasi Rupiah, Delta Djakarta Berupaya Kendalikan Biaya Produksi

Produsen minuman beralkohol PT Delta Djakarta Tbk (DLTA) berupaya untuk menjaga biaya produksi. Pasalnya, bahan baku pembuatan minuman ini masih mengandalkan impor, seperti malt. Sementara,…

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 18:00 WIB

Mentan Amran Kerja Sama Pengembangan Rain Water Harvesting System

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjalin kerja sama dengan pemerintahan Taiwan untuk pengembangan sektor pertanian Indonesia.

PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Tingkatkan Branding, GMF AeroAsia Jalin Kemitraan Strategis Dengan Perusahaan MRO Asal Eropa

Kolaborasi ini dirancang untuk mengembangkan dan meningkatkan sistem kualitas serta kapabilitas GMF serta untuk memperkuat posisi AFI KLM E & M di Asia.