Ekspor Semen Indonesia Capai Dua Juta Ton

Oleh : Herry Barus | Kamis, 20 September 2018 - 07:30 WIB

Ilustrasi Pabrik Semen.
Ilustrasi Pabrik Semen.

INDUSTRY.co.id - Surabaya- Kinerja ekspor Semen Indonesia hingga Agustus 2018 mengalami kenaikan signifikan hingga mencapai 2 juta ton, atau naik hampir 50 persen dibanding periode yang sama tahun 2017

Direktur Marketing & Supply Chain PT Semen Indonesia Persero Tbk (SMGR), Adi Munandir di Surabaya, Rabu mengatakan kenaikan ekspor didorong dari adanya aturan Pemerintah China yang kini menerapkan kebijakan lingkungan, dan membuat produksi semen di negara itu berkurang.

"Sampai hari ini, kinerja ekspor hampir 2 juta ton, padahal sebelumnya tidak sampai demikian. Salah satunya karena terjadi kebijakan lingkungan di China dan permintaan tinggi," kata Adi saat kegiatan Investor Summit di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Surabaya.

Ia berharap dengan kenaikan ekspor dapat terus mendorong kinerja perusahaan yang sampai akhir 2018 menargetkan penjualan ekspor hingga sebesar 3 juta ton, dengan nilai Rp4,44 trilliun.

"Kami akan terus menggenjot penjualan ekspor sebagai langkah untuk memperkuat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta untuk memacu utilisasi pabrik dalam negeri," katanya.

Ia mengatakan dorongan ekspor hingga akhir tahun karena produksi semen secara nasional mengalami surplus atau sedang berlebih pasokan hingga 40 persen yang membuat kompetisi menjadi sangat ketat.

"Kami dari Semen Indonesia tentunya mengutamakan pasar dalam negeri dulu, setelah itu baru mendorong kinerja ekspor," tuturnya.

Sekretaris Perusahaan Semen Indonesia, Agung Wiharto mengatakan sepanjang Januari sampai Agustus 2018 SMGR telah mencatatkan penjualan ekspor sebesar 1,99 juta ton, tumbuh 42,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 1,39 juta ton.

Keberhasilan pencapaian penjualan ekspor, kata dia,  membuktikan kualitas produk yang dihasilkan pabrik SMGR telah diakui Internasional serta memiliki daya saing tinggi.

Sedangkan peningkatan ekspor ke China mencapai sekitar 30 persen, sisanya ke beberapa negara tujuan di antaranya Srilanka, Tahiti, Timor Leste, Tonga, Uni Emirat Arab, Yaman, Filipina, China.

Selain negara tersebut SMGR juga mengekspor ke Australia, Austria, Maldives, India dan Bangladesh.

"Untuk lebih meningkatkan penjualan di pasar ekspor, SMGR akan memperkuat jaringan ekspor di negara-negara tujuan serta menjajaki berbagai negara lainnya dan ikut aktif dalam kegiatan misi dagang," katanya.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Foto Ilustrasi Pabrik Rokok

Sabtu, 23 Maret 2019 - 08:00 WIB

5,98 Juta Tenaga Kerja Bergabung di Industri Hasil Tembakau

Industri Hasil Tembakau (IHT) menyerap 5,98 juta tenaga kerja, yang terdiri atas 4,28 juta pekerja di sektor manufaktur dan distribusi, serta sisanya 1,7 juta pekerja di sektor perkebunan.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 07:00 WIB

Market Cap Tembus Rp.500 Triliun , BBRI Cetak Rekor Baru Pekan ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) untuk kedua kalinya selama sepekan menorehkan prestasi terbaiknya di perdagangan bursa saham.

Gubernur Papua, Lukas Enembe, (Foto: Fadli/Industry.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 06:00 WIB

Rp5 Miliar Disiapkan Pemprov Papua untuk Korban Banjir

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyiapkan bantuan uang sebesar Rp5 miliar untuk membantu penanganan korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura.

Tersangka Korupsi (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 04:50 WIB

KPK Benarkan Amankan Direktur Krakatau Steel

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengamankan sebanyak empat orang terkait dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang diduga berhubungan dengan salah satu Direktur Krakatau Steel.

Kingston Partner Gathering, Kamis (21/3/2019)

Jumat, 22 Maret 2019 - 23:00 WIB

Perkuat Pasar, Kingston Miliki Puluhan Mitra Reseller di Indonesia

Kingston Technology, salah satu pemimpin dunia dalam solusi produk dan teknologi penyimpanan memori, secara bersama-sama dengan para mitra penjualan mengumumkan program mitra resmi di Indonesia.