Resmi Masuk Indonesia, Produk Smartphone Realme Incar Pasar Anak Muda

Oleh : Hariyanto | Selasa, 18 September 2018 - 11:24 WIB

Smartphone Realme
Smartphone Realme

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Merek smartphone Realme mengumumkan kehadiranya di Indonesia untuk memperluas target pasar anak muda di kawasan Asia Tenggara. Realme pede kehadiranya bisa menjadi “game changer” di pasar smartphone Indonesia dengan fokus menyediakan smartphone yang memiliki kinerja cepat dan desain stylish untuk anak muda dengan harga yang terjangkau. 

Indonesia merupakan negara Asia Tenggara pertama yang menjadi tujuan ekspansi Realme dalam menyasar pasar anak muda, setelah sebelumnya Realme sukses memasarkan Realme 1 dan Realme 2 di India. 

Realme 1 terjual habis dalam dua menit setelah tersedia di situs Amazon India, menjadikan Realme 1 sebagai produk smartphone yang mendapatkan predikat Best-Seller. Realme 2 pun memecahkan rekor terjual sebanyak 370.000 unit hanya dalam waktu 2 minggu setelah peluncurannya di India. Hal ini semakin memperkuat kepercayaan diri Realme untuk hadir sebagai game changer di pasar Indonesia. 

Founder and CEO Global Realme, Sky Li mengatakan, dengan membawa semangat 'proud to be young', Realme siap untuk menghilangkan batasan dan menetapkan standar kualitas baru di industri smartphone di Indonesia. Smartphone Realme memiliki konsep ‘power meets style’ atau integrasi dari kinerja yang cepat dan desain yang trendi telah berhasil menginspirasi dan menarik jutaan pengguna. 

"Designing for young people, bukan hanya sebuah pernyataan tetapi juga terbukti dalam semua produk Realme yang memungkinkan setiap penggunanya, anak muda di seluruh dunia untuk mengeksplorasi kemungkinan yang tak terbatas," kata Sky Li melalui keterangan media yang diterima INDUSTRY.co.id, Swlasa (18/9/2018).

Sky Li menambahkan, Realme percaya bahwa menjadi muda berarti memiliki kekuatan dan semangat. Menjadi muda adalah berbicara mengenai kemungkinan yang tidak terbatas dan tidak takut menghadapi tantangan. Menjadi muda juga tentang menemukan, menciptakan, dan bermimpi. 

"Realme melihat anak muda selalu memiliki kemungkinan yang tak terbatas. Kemungkinan untuk menciptakan terobosan untuk berubah dan bangga dengan pertumbuhan anak muda untuk menaklukkan dan meraih kesuksesan serta bertahan tanpa takut membuka jalan yang baru,” tambah Sky Li.

Realme akan fokus menyediakan smartphone dengan teknologi terkini untuk anak muda yang menawarkan kinerja cepat dan desain yang penuh gaya namun dengan harga yang terjangkau.

Beberapa waktu lalu, Chief Product Officer Realme, Levi Lee mengatakan bahwa Realme 2 merupakan smartphone Realme pertama yang akan dipasarkan secara internasional. Hal ini semakin menegaskan bahwa Realme akan segera masuk ke negara lain yang memiliki potensi pasar yang besar, salah satunya Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 05:30 WIB

Pertamina Tak Masalah Persaingan Harga Avtur

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan perusahaannya tidak mempermasalahkan jika nantinya ada pesaing di bisnis penjualan bahan pesawat terbang (avtur).

Petani jagung

Senin, 18 Februari 2019 - 05:00 WIB

Tambahan Produksi Jagung 3,3 Juta Ton, Tak Perlu Impor

Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada para petani jagung yang telah memproduksi tambahan pasokan komoditas pangan itu hingga 3,3 juta ton sehingga Indonesia…

Pelabuhan Peti Kemas (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 04:30 WIB

Dukung Industri Logistik, Pelindo 1 Selesaikan Pengembangan Pelabuhan Sibolga

PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 telah merampungkan pengembangan Pelabuhan Sibolga, Sumatera Utara, yang menjadi salah satu program pemerintah untuk meningkatkan kinerja pelayanan…

Petani desa di tengah sawah (Foto: Dok Industry.co.id)

Senin, 18 Februari 2019 - 04:00 WIB

Industri 4.0 Belum Bela Hak Petani Jamin Harga Pangan Terjangkau

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menegaskan bahwa saat ini pemerintah Indonesia masih belum bisa membela hak-hak petani dan menjamin harga pangan yang terjangkau.

Menperin airlangga bersama presiden jokowi di acara roadmap industri 4.0

Minggu, 17 Februari 2019 - 20:26 WIB

Dana Riset Dinilai Belum Khusus untuk Industri 4.0

Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Suhono Harso Supangkat mengatakan, dana riset dan pengembangan dari pemerintah belum khusus untuk revolusi industri ke-empat.