Rupiah Diperkirakan Lanjutkan Penguatan

Oleh : Wiyanto | Senin, 17 September 2018 - 09:12 WIB

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)
Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14.825-14.790. Pergerakan Rupiah yang mulai mencoba menguat dengan memanfaatkan sentimen positif dari dalam negeri, diharapkan dapat kembali berlanjut sehingga mengurangi potensi pelemahan.

"Namun demikian, adanya rilis kenaikan penjualan ritel AS dapat berpotensi memberikan sentimen positif pada USD yang dibarengi dengan kenaikan imbal hasil obligasi AS. Tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat Rupiah kembali melemah," ujar analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Senin (17/9/2018).


Menurut dia, berkurangnya kenaikan USD memberikan imbas positif pada pergerakan Rupiah yang dapat kembali menguat. Rupiah terbantukan dengan sentimen yang cukup positif dari pernyataan IMF yang mendukung langkah Pemerintah Indonesia dan Bank Indonesia dalam merespons aksi jual yang melanda _emerging market_ beberapa waktu ini. Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah untuk mengurangi risiko terjadinya arus modal asing keluar, memperketat impor, dan mengendalikan defisit neraca berjalan sebesar 3% dari produk domestik bruto (PDB).

"Pergerakan Rupiah mendapat dukungan dari kenaikan EUR setelah Gubernur ECB, Mario Draghi, menyampaikan optimismenya terhadap pertumbuhan Zona Euro meski Zona Eropa menghadapi situasi global dan adanya penurunan perkiraan pertumbuhan kawasan," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Gantung

Senin, 22 Oktober 2018 - 19:40 WIB

Tingkatkan Konektivitas Antardesa, Kementerian PUPR Bangun 134 Jembatan Gantung Tahun 2018

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun jembatan gantung untuk meningkatkan konektivitas setiap desa-desa yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Ekspor kendaraan Suzuki

Senin, 22 Oktober 2018 - 19:31 WIB

Lakukan Ekspor All New Ertiga dan NEX ll, Suzuki Incar Pasar Global

Acara peresmian hari ini mengawali ekspor 12.000 unit All New Ertiga ke Meksiko, Filipina, dan 20 negara lainnya yang tersebar di benua Asia, Amerika Latin, dan Oseania.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melepas ekspor perdanaAll New Ertiga dan New Scooter Nex II di Pabrik Suzuki Cikarang, Bekasi, Jawa Barat (Foto: Kemeneprin)

Senin, 22 Oktober 2018 - 19:15 WIB

Ekspor Industri Otomotif Nasional Makin Tak Terbendung

Industri otomotif di Indonesia semakin menghasilkan produk yang berdaya saing tinggi dan mampu mengikuti selera konsumen global. Hal ini mendorong produsen di dalam negeri untuk terus melakukan…

Foto Doc Kementan

Senin, 22 Oktober 2018 - 19:03 WIB

Pemerintah Siap Kawal Optimalisasi Lahan Rawa

INDUSTRY.co.id -

Banjar Baru - Penutupan acara peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 38 tahun 2018, dilaksanakan di Halaman Kantor Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel,…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat melihat interior All New Ertiga sebelummelepas ekspor perdanake ke 22 negara tujuan ekspor di Pabrik Suzuki Cikarang, Bekasi, Jawa Barat (Foto: Kemeneprin)

Senin, 22 Oktober 2018 - 17:45 WIB

Lepas Ekspor All New Ertiga dan Nex II, Menperin Acungi Jempol Capaian Gemilang Suzuki

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan apresiasinya kepada PT. Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang ikut berkontribusi dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia.