Panasonic Uji Peruntungan di Bisnis Properti Savasa Smart Living

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 16 September 2018 - 07:25 WIB

PT Puradelta Lestari Tbk anak perusahaan Sinar Mas Land bersama dengan PT Panasonic Homes Global Indonesia meluncurkan Marketing Gallery dan mengembangkan proyek hunian Savasa di kota Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/9/2018).
PT Puradelta Lestari Tbk anak perusahaan Sinar Mas Land bersama dengan PT Panasonic Homes Global Indonesia meluncurkan Marketing Gallery dan mengembangkan proyek hunian Savasa di kota Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Sabtu (15/9/2018).

INDUSTRY.co.id, Cikarang - Presiden Komisaris PT Panasonic Gobel Indonesia, Rachmat Gobel optimis untuk mengembangkan bisnis di bidang properti di tengah kondisi ekonomi dan properti yang sedang lesu.

Seperti diketahui PT Panasonic Homes Gobel Indonesia (PHGI) menggaet Sinar Mas Land, melalui anak perusahaannya PT. Puradelta Lestari, Tbk. (PDL) meluncurkan Marketing Gallery dan Show Unit SAVASA, proyek hunian di Kota Deltamas, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

"Banyak orang yang menganggap saya gila, mereka bertanya kenapa saya berani ekspansi ditengah ekonomi dan kondisi pasar properti yang sedang lesu. Saya jawab justru kami mempunyai optimisme tentang ekonomi Indonesia ke depan," jelasnya di Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (15/9).

Kedua perusahaan tersebut telah membentuk perusahaan joint venture bernama PT. PanaHome Deltamas Indonesia (PHDI) pada bulan November lalu, dan akan mengembangkan proyek hunian yang mencakup total area yang direncanakan seluas 37 hektar.

Kepemilikan proyek dibagi sebesar 49% kepada PT. Puradelta Lestari, Tbk yang merupakan perusahaan publik di bawah Sinar Mas Land, Sojitz Corporation dan lainnya, dan 51% kepada Panasonic Group (Panasonic Homes).

Pengembangan SAVASA akan dibagi dalam 3 tahap, dimana pengembangan tahap pertama akan dilakukan di area seluas 13 hektar. Pengembangan tahap pertama terdiri dari 811 rumah dan 33 ruko yang akan terbagi ke dalam 4 klaster: Asa, Niwa, Hana, dan Yuta.

Kedua perusahaan ini telah mengucurkan investasi sebesar Rp 360 miliar untuk pembelian dan pengembangan lahan di tahap pertama.

Gobel mengaku optimistis karena pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah sudah sangat agresif hingga saat ini. Dia yakin pertumbuhan ekonomi pun akan ikut bergairah seiring melesatnya infrastruktur.

"Ada beberapa proyek infrastruktur seperti MRT Jakarta, Pelabuhan Patimban dan kereta cepat Jakarta-Surabaya yang dibiayai oleh Jepang. Tiga (proyek) ini saja sudah menggambarkan bagaimana investasi di Indonesia ke depan. Apalagi di Bekasi ini juga bakal ada LRT dan Tol Cikampek Elevated, ini sangat optimis," tegasnya.  

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Garuda Indonesia Vintage Flight Experience (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 19:00 WIB

Garuda Indonesia Mulai Operasikan Layanan Vintage Flight Experience

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi melayani penerbangan "Vintage" bertajuk "Garuda Indonesia Vintage Flight Experience" yang ditandai dengan pengoperasian penerbangan pertama vintage flight…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 18:25 WIB

Dinilai Mampu Sumbang Devisa, Danone Ajak Media Industri Kenali Sisi Positif dari Sampah Plastik

PT Danone Indonesia bekerjasama dengan Forum Wartawan Industri (Forwin) mengadakan Workshop Media dengan tema "Inovasi dan Kontribusi Industri Menerapkan Model Pengelolaan Sampah Plastik yang…

Peluncuran Realme U1 (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:53 WIB

Disiapkan Untuk Jadi Smartphone Selfie, Realme Hadirkan Realme U1 Dengan Kamera SelfiePro 25MP

Smartphone Realme secara resmi telah memperluas rangkaian produk mereka ke Asia Tenggara dengan meluncurkan jajaran smartphone baru yang mengintegrasikan kinerja yang cepat, kamera selfie yang…

Tanaman kopi (foto Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:26 WIB

Kabar Gembira, Indonesia Peringkat ke-4 Produsen Kopi Dunia

Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan Indonesia saat ini berada di peringkat ke-4 produsen kopi dunia dengan jumlah produksi sebesar 600.000 ton atau sekitar 6,6 persen…

Sucofindo-Pindad Produksi Industri Transportasi dan Generator Listrik (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 10 Desember 2018 - 17:16 WIB

Sucofindo-Pindad Produksi Industri Transportasi dan Generator Listrik

Dua perusahaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) PT Sucofindo (Persero) dan PT Pindad (Persero) bersinergi dalam wadah Nota Kesepahaman Bersama untuk meningkatkan efisiensi pengunaan asset dan…