Sore ini, Indeks Harga Saham Gabungan Berakhir Menguat ke Posisi 5.931

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 14 September 2018 - 16:54 WIB

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (Foto ist)
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (Foto ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditiutup menguat 1,25% atau 73 poin ke posisi 5.931 pada akhir perdagangan Jumat (14/09/2018) dibandingkan posisi pada akhir perdagangan sehari sebelumnya di level 5.858.

Penguatan indeks tersebut ditopang oleh kenaikan harga 252 saham. Selain itu, ada 137 saham melemah, 133 saham stagnan dan 134 saham tidak ditransaksikan. IHSG pada perdagangan hari ini bergerak pada kisaran 5.870-5.931.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai sebesar Rp5,7 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp4,75 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp947,87 miliar dan di Pasar Tunai sebesar Rp49,88 juta.

Sementara itu, total volume transaksi tercatat sebanyak 76,68 juta lot saham, hasil dari 341.785 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih bernilai total Rp270,73 miliar, tetapi dengan volume penjualan bersih sebanyak 1,96 juta lot saham.

Seluruh indeks sektoral BEI mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini. Indeks sektor infrastruktur mengalami peningkatan tertinggi, yaitu sebesar 2,19% atau 22,21 poin ke posisi 1.035. Kemudian diikuti oleh indeks sektor aneka industri dan indeks sektor perdagangan yang masing-masing terangkat 2,07% dan 1,39%.

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah BRPT yang harganya naik 6,48% atau Rp105 menjadi Rp1.725 per unit, ITMG yang harganya terangkat 4,63% atau Rp1.200 menjadi Rp27.100 per unit dan TKM yang harganya meningkat 4,06% atau 140 menjadi Rp3.590 per unit.

Saham-saham LQ45 yang menjadi top losers pada perdagangan hari ini adalah MEDC yang harganya turun 2,35% atau Rp20 menjadi Rp830 per unit, INCO yang harganya susut 1,74% atau Rp60 menjadi Rp3.390 per unit dan BSDE yang harganya tergerus 1,28% atau Rp15 menjadi Rp1.155 per unit. (Abraham Sihombing)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur PT Jababeka, Tbk Sutedja Sidarta Darmono

Senin, 19 November 2018 - 14:45 WIB

Sutedja Sidarta Darmono Jadi Motor Transformasi Jababeka Ciptakan Kota Mandiri Berbasis Industri 4.0

Sutedja Sidarta Darmono, Direktur Jababeka Tbk yang merupakan sang anak pendiri Kawasan Industri seluas lebih dari 5.000 hektare (Ha) ini yang menjadi motor transformasi Jababeka dari pengembang…

Banun Harpini Kepala Balai Karantina Kementan

Senin, 19 November 2018 - 13:26 WIB

Masuki Era Industri 4.0, Kementan Kembangkan Layanan Digital Karantina

INDUSTRY.co.id -

Bogor Seiring peningkatan arus lalu lintas produk pertanian, karantina sebagai otoritas yang menjamin kelestarian dan kesehatan sumber daya hayati,…

Mentan Amran Sulaiman

Senin, 19 November 2018 - 13:21 WIB

Ini Intruksi Menteri Amran Usai Blusukan Dadakan di Polbangtan Bogor

INDUSTRY.co.id -

Suasana Ujian Tengah Semester (UTS) di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang semula tenang di Senin (19/11) pagi mendadak berubah.…

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…