Grab Sudah Empat Tahun Beroperasi di Vietnam

Oleh : Herry Barus | Jumat, 14 September 2018 - 13:00 WIB

Penyedia transportasi berbasis aplikasi, Grab Indonesia (Foto Ist)
Penyedia transportasi berbasis aplikasi, Grab Indonesia (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Perusahaan penyedia jasa aplikasi yang berpusat di Malaysia, Grab, menyatakan sudah beroperasi di Vietnam sejak empat tahun lalu.

"Hari ini kami mendengar berita bahwa pesaing kami memperluas pelayanannya ke Hanoi. Grab memiliki sejarah panjang di Vietnam, kami telah beroperasi di negara tersebut selama empat tahun dan telah hadir di 36 kota di negara tersebut," kata Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, dalam pernyataan di Jakarta, Kamis (13/9/2018)

Pihaknya menyatakan sebelum di Indonesia telah meluncurkan pelayanan Grabbike di Vietnam dengan memahahami budaya bersepeda motor di negara tersebut.

Saat ini, lanjutnya, Grab di Vietnam beroperasi secara "hyperlocal", seperti pola operasional yang dilakukan di Indonesia.

"Vietnam memiliki pelayanan GrabBike, GrabFood dan GrabExpress dengan pertumbuhan yang sangat baik," papar Ridzki Kramadibrata.

Ia menyatakan bahwa keselamatan selalu menjadi prioritas utama Grab, termasuk ketika berekspansi ke layanan dan kota baru.

Sebagaimana diwartakan, Go-Viet, aplikasi berbasis daring yang merupakan perpanjangan tangan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Go-Jek) bersama warga lokal Vietnam resmi beroperasi di dua kota Vietnam, Ho Chi Minh City dan Hanoi.

Hanoi merupakan kota kedua setelah Ho Chi Minh City yang menjadi lokasi peluncuran aplikasi ini. Di Ho Chi Minh City, Go-Viet meluncur pertama kali pada Agustus 2018.

"Hari ini secara resmi meluncurkan Go-Viet di Vietnam. Vietnam negara pertama wilayah ekspansi Go-Jek. Satu hal yang istimewa adalah semangat kolaborasi, menggabungkan teknologi Go-Jek, investasi dengan keahlian tim manajemen lokal Go-Viet," ujar CEO Go-Jek, Nadiem Makarim di Hanoi, Rabu (12/9).

Sementara itu, Co-Founder Go-Viet, Duc Nguyen berharap beroperasinya Go-Viet bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Vietnam.

"Generasi muda Vietnam mengembangkan teknologi keuangan digital. Bersama-sama membangun kesejahteraan Vietnam dan kualitas hidup Vietnam. Saat ini untuk memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan perekonomian Vietnam, karenanya kami memutuskan menjadi mitra Go-Jek," tutur dia dalam kesempatan yang sama.

Nguyen mengatakan, saat ini Go-Viet baru menyediakan dua pelayanan yakni Go-Bike dan Go-Send. Ke depannya, Go-Viet juga akan menyediakan sejumlah layanan antara lain Go-Car, Go-Food dan Go-Pay.

Hadir dalam kesempatan itu Presiden Joko Widodo, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi, Sekretaris Kabiner Pramono Anung, Duta besar Indonesia untuk Vietnam dan pejabat pemerintah Vietnam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pejualan Indihome di masyarakat.

Senin, 25 Maret 2019 - 20:24 WIB

The Next IndiHome Luncurkan Digital Movement

Jakarta - IndiHome sebagai layanan triple play milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus berkiprah turut serta membangun masyarakat digital Indonesia. The Next IndiHome membawa…

Dok Foto (Samsung)

Senin, 25 Maret 2019 - 20:15 WIB

Samsung Menghadirkan Produk Terbaru yang Meningkatkan Pengalaman Hidup Terkoneksi

Samsung Electronics Co., Ltd hari ini memperlihatkan inovasi terbarunya serta menguraikan visi dan strategi perusahaan untuk pengalaman Internet of Things (IoT) yang cerdas di Samsung Forum…

Rapat Komite Kebijakan Menetapkan Plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) dihadiri oleh, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Sumarno, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dirut Perum Jamkrindo Diding S Anwar (Ahmad Fadli/INDUSTRY.co.id)

Senin, 25 Maret 2019 - 19:01 WIB

Bunga Dipangkas, Kucuran KUR capai 17% hingga akhir Februari

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat, hingga Februari 2019, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai 17% dari target tahun ini.

Dok Vivo mobile Indonesia

Senin, 25 Maret 2019 - 18:00 WIB

Vivo Umumkan Kolaborasi dengan Tencent Games dan PUBG Corporation untuk PUBG MOBILE Club Open 2019

Vivo mengumumkan kemitraan dengan mobile game – Player Unknown's Battlegrounds Mobile (PUBG MOBILE) yang dikembangkan oleh Tencent Games dan PUBG Corporation, sebagai sponsor utama dari PUBG…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto meninjau proses pengemasan nanas dalam kaleng di pabrik PT Great Giant Pinapple,Lampung (Foto: Kemenperin)

Senin, 25 Maret 2019 - 17:15 WIB

Menperin Siapkan Tiga Strategi Jitu Dongkrak Industri Mamin

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah meyiapkan tiga strategi jitu guna memacu pertumbuhan industri makanan dan minuman berbasis industri 4.0.