Tren Kenaikan Ekspor Minyak Sawit Mentah Diperkirakan Terus Berlanjut

Oleh : Hariyanto | Rabu, 12 September 2018 - 14:57 WIB

kelapa sawit (ilustrasi)
kelapa sawit (ilustrasi)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Tren positif kenaikan ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) pada Juli tahun ini diperkirakan akan terus berlanjut.

"Kondisi pasar CPO global diperkirakan terus membaik. Namun, meningkatnya ekspor belum mampu mengurangi stok dalam negeri secara signifikan, sebab produksi domestik masih tetap tinggi setidaknya hingga Oktober," kata analis Produksi Kelapa Sawit Cofco International, Roby Fauzan di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Kelebihan stok dalam negeri, menurut Roby, masih terjadi kendati pemerintah memperluas mandatori penggunaan biodiesel (B20) kepada sektor non public service obligation (PSO). 

"Tren harga CPO global masih belum akan mengalami kenaikan signifikan, kecuali permintaan minyak kelapa sawit di dunia melonjak sehingga mampu mengurangi kelebihan stok di Indonesia dan Malaysia," ungkapnya.

Berdasarkan data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI), produksi kelapa sawit pada Juli 2018 mencapai level tertingginya sejak 2015 dengan mencapai 4,28 juta ton.

Sepanjang Juli ekspor minyak sawit Indonesia ke China naik sebesar 6%, atau sejumlah 350.120 ton dari Juni yang mencapai 330.430. Hal itu salah satunya terjadi lantaran Beijing mulai mempromosikan penggunaan biofuel dalam rangka mengurangi emisi.

Secara year on year, capaian kinerja ekspor minyak sawit Indonesia dan industri hilirnya hanya mampu naik 2% sampai pada Juli 2018 ini dibandingkan periode tahun lalu. Volume ekspor Januari hingga Juli 2017 mencapai 18,15 juta ton, pada periode yang sama tahun ini naik menjadi 18,52 juta ton.

Di sisi produksi, sepanjang bulan Juli 2018 produksi diprediksi mencapai 4,28 juta ton. Ini juga merupakan rekor tertinggi produksi CPO and PKO sejak 2015. 

Cuaca yang mendukung dan pengaruh El Nino dari dua tahun lalu sudah tidak ada serta meningkatnya luas tanaman menghasilkan mendorong meningkatnya produksi tandan buah sawit (TBS).

Sementara itu, terkait dengan harga, sepanjang Juli 2018 harga CPO bergerak di kisaran US$567,50 hingga US$610 per metrik ton, dengan harga rata-rata US$587,4 per metrik ton. (imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur PT Jababeka, Tbk Sutedja Sidarta Darmono

Senin, 19 November 2018 - 14:45 WIB

Sutedja Sidarta Darmono Jadi Motor Transformasi Jababeka Ciptakan Kota Mandiri Berbasis Industri 4.0

Sutedja Sidarta Darmono, Direktur Jababeka Tbk yang merupakan sang anak pendiri Kawasan Industri seluas lebih dari 5.000 hektare (Ha) ini yang menjadi motor transformasi Jababeka dari pengembang…

Banun Harpini Kepala Balai Karantina Kementan

Senin, 19 November 2018 - 13:26 WIB

Masuki Era Industri 4.0, Kementan Kembangkan Layanan Digital Karantina

INDUSTRY.co.id -

Bogor Seiring peningkatan arus lalu lintas produk pertanian, karantina sebagai otoritas yang menjamin kelestarian dan kesehatan sumber daya hayati,…

Mentan Amran Sulaiman

Senin, 19 November 2018 - 13:21 WIB

Ini Intruksi Menteri Amran Usai Blusukan Dadakan di Polbangtan Bogor

INDUSTRY.co.id -

Suasana Ujian Tengah Semester (UTS) di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor yang semula tenang di Senin (19/11) pagi mendadak berubah.…

R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Senin, 19 November 2018 - 11:18 WIB

Jelang Dua Dekade Eksistensi, R&R Public Relations Raih Penghargaan PR Agency of The Year 2018

Berpengalaman lebih dari 18 tahun di industri kehumasan, R&R Public Relations sebagai PR agency lokal peroleh penghargaan "PR Agency of the Year 2018" dalam ajang Indonesia PR Program of the…

Menteri Perindutrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi pabrik karet PT New Kalbar Processors (NKP) di Kabupaten Kubu Raya,Kalimantan Barat (Foto: Kemenperin)

Senin, 19 November 2018 - 11:15 WIB

Kunjungi New Kalbar Processors, Menperin Janji Tumbuhkan Industri Pengolahan Karet Remah

Kementerian Perindustrian terus mendorong pertumbuhan sektor industri pengolahan crumb rubber (karet remah). Oleh karena itu, melalui Paket Kebijakan Ekonomi XVI yang telah dikeluarkan pemerintah,…