Mendag Jamin Stok Pangan Aman Hingga 6 Bulan

Oleh : Irvan AF | Selasa, 29 November 2016 - 13:49 WIB

Ilustrasi pangan. (Jewel Samad/AFP/Getty Images)
Ilustrasi pangan. (Jewel Samad/AFP/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan stok bahan pangan akan mencukupi hingga enam bulan mendatang.

"Stok sembako enggak perlu dikuatirkan. Beras Bulog cukup dalam enam bulan ke depan," kata Menteri Enggartiasto, usai bertemu Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menhub Budi Karya, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (29/11/2016).

Sementara persediaan pangan secara keseluruhan diperkirakan mencukupi hingga Februari 2017.

Ia justru mengkhawatirkan jalur distribusi pangan yang rawan gangguan. "Yang saya kuatirkan distribusinya, karena ada faktor cuaca, kemacetan," ujarnya.

Untuk mengantisipasi terhambatnya jalur pendistribusian pangan, ia telah berkoordinasi dengan sejumlah distributor utama pangan.

"Kami minta distributor amankan jalur distribusi. Agar (distributor utama) menyiapkan diri untuk menyalurkan (pangan) hingga ke distributor ke-4, distributor ke-5 hingga ke pasar," katanya.

Pihaknya mengatakan tidak akan melakukan intervensi pasar bila kondisi harga di pasar normal. Namun pihaknya tidak akan ragu untuk melakukan intervensi bila ada indikasi gejolak harga pangan.

Sementara untuk mengantisipasi penimbunan pangan, Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Polri. "Kalau ada indikasi ini (penimbunan pangan) kami koordinasi dengan polisi," katanya.

Pada Selasa, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita melakukan konferensi video dengan para kapolda se-Indonesia membahas pengamanan Natal dan Tahun Baru 2017.

Dalam konferensi video tersebut, para pejabat tinggi negara itu melakukan koordinasi untuk persiapan Operasi Lilin 2016 yang di antaranya meliputi pengamanan tempat-tempat ibadah, jalur mudik, antisipasi potensi konflik, ancaman terorisme dan koordinasi untuk menjaga ketersediaan stok pangan.(Ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Pandu Sastro Wardoyo Pakar Blockchain

Rabu, 18 Juli 2018 - 23:37 WIB

Membaca Peluang Baru di Era Blockchain

Blockchain berasal dari cryptocurrency, sehingga perkembangannya mendapatkan banyak sekali suntikan dana semenjak awal, tanpa harus meminta dari perusahaan atau bank

Vice President of Corporate Communications BMW Group Indonesia Jodie O'tania bersama Presiden Direktur PT Gaya Motor Ary Mariano (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 20:34 WIB

Perkuat Pasar Kendaraan Premium di Indonesia, BMW Tambah Investasi Hingga Rp20 Miliar

BMW Indonesia secara konsisten terus menerus tingkatkan aktivitas produksinya di Indonesia melalui investasi senilai lebih dari Rp270 miliar sejak tahun 2011 hingga saat ini. Tambahan investasi…

Dirut BTN Maryono (Fot Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:50 WIB

BTN Tak Ikut Biaya Divestasi Saham PT Freeport

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tidak akan ikut menyalurkan kredit ke PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) untuk membeli 51 persen saham PT Freeport Indonesia.

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:31 WIB

Rupiah Rabu Sore Melemah ke Rp14.414

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu sore, (18/7/2018) ditutup melemah besar 36 poin menjadi Rp14.414 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.378 per dolar AS.

Dirut Bank BNI Achmad Baiquni (Foto Rizki Meirino)

Rabu, 18 Juli 2018 - 19:26 WIB

Januari-Juni 2018, Laba Bersih Bank BNI Tumbuh 16 Persen

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mencatat kenaikan laba bersih 16% menjadi Rp7,44 triliun sepanjang Januari-Juni 2018 dibandingkan dengan realisasi laba bersih di periode yang sama pada 2017…